Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra

- Penulis

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, saat menyampaikan pernyataan terkait capaian inflasi Kabupaten Konawe yang kembali menjadi yang terendah se-Sulawesi Tenggara di ruang kerjanya, Unaaha, Rabu (2/9/2026).

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, saat menyampaikan pernyataan terkait capaian inflasi Kabupaten Konawe yang kembali menjadi yang terendah se-Sulawesi Tenggara di ruang kerjanya, Unaaha, Rabu (2/9/2026).

“Pengendalian inflasi adalah kerja kolaborasi yang harus terus kita jaga. Ini prestasi bersama seluruh elemen daerah,”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Prestasi gemilang kembali diraih Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Bupati H. Yusran Akbar, ST. Sepanjang delapan bulan pertama tahun 2026—mulai Januari hingga Agustus—Konawe secara konsisten mempertahankan predikat sebagai daerah dengan tingkat inflasi tahunan (year-on-year) terendah di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara.

Capaian ini bukan kebetulan, melainkan buah dari sinergi taktis, komitmen kolektif, serta eksekusi cepat berbagai kebijakan pengendalianharga di tingkat tapak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, menegaskan bahwa rendahnya angka inflasi di Konawe adalah hasil implementasi empat pilar strategi yang berjalan simultan. “Pengendalian inflasi adalah kerja kolaborasi yang harus terus kita jaga. Ini prestasi bersama seluruh elemen daerah,” ujarnya di Unaaha, Rabu (2/9/2026).

Grafik perkembangan inflasi Kabupaten Konawe periode Januari–Agustus 2026 yang menunjukkan konsistensi sebagai daerah dengan inflasi terendah di Sulawesi Tenggara selama delapan bulan berturut-turut.

Kilas Balik: Dominasi Konawe dari Bulan ke Bulan
Data BPS menunjukkan dominasi Konawe dalam delapan bulan terakhir sungguh luar biasa:

Januari 2026: Inflasi Konawe 3,79%—terendah, sementara rata-rata Sultra 5,10%

Februari 2026: 3,57% (terendah) vs rata-rata Sultra 5,41%

Maret 2026: 1,81% (terendah) vs rata-rata Sultra 3,37%

April 2026: 1,61% (terendah) vs rata-rata Sultra 2,98%

Mei 2026: 2,59% (terendah) vs rata-rata Sultra 4,07%

Juni 2026: 2,12% (terendah) vs rata-rata Sultra 4,68%

Juli 2026: 1,49% (terendah) vs rata-rata Sultra 3,43%

Agustus 2026: 2,48% (terendah) vs rata-rata Sultra 3,35%

Puncaknya terjadi pada Juli 2026, ketika Konawe mencatat inflasi hanya 1,49 persen, jauh di bawah rata-rata provinsi yang mencapai 3,43 persen, bahkan di bawah rata-rata nasional 2,88 persen. Angka ini merupakan yang terendah kedua secara nasional.

Agustus 2026: Deflasi di Tengah Tekanan Inflasi
Pada Agustus 2026, BPS mencatat inflasi year-on-year Konawe sebesar 2,48 persen dengan IHK 113,90. Secara bulanan, Konawe justru mengalami deflasi 0,44 persen (month-to-month), sementara inflasi tahun kalender tercatat 3,88 persen.

Angka inflasi tahunan Konawe melambat signifikan dibanding Agustus 2025 yang mencapai 4,97 persen, menunjukkan keberhasilan kebijakan pengendalian harga di daerah.

Kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar dengan andil 0,76 persen, diikuti kelompok makanan-minuman (0,41 persen) dan perlengkapan rumah tangga (0,40 persen).

 

Komoditas penyumbang inflasi terbesar antara lain:

Minyak goreng (0,37 persen)

Sigaret Kretek Mesin/SKM (0,30 persen)

Pelumas/oli mesin (0,27 persen)

Bensin (0,22 persen)

Sementara deflasi bulanan didorong penurunan harga kangkung, tomat, ikan gabus, dan bayam yang menjadi komoditas andil terbesar.

Baca Juga:  Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan

Empat Pilar Strategi Jitu Bupati Yusran
Keberhasilan mempertahankan inflasi terendah selama delapan bulan berturut-turut tidak lepas dari empat pilar strategi yang dijalankan secara simultan:

Menjaga Ketersediaan Bahan Pokok – Pemkab Konawe mengawal siklus panen setiap komoditas, menjamin keandalan irigasi pertanian, dan menyalurkan subsidi transportasi untuk komoditas dari luar daerah seperti bawang merah dan bawang putih.

Menggerakkan Ekonomi Lokal – Mengoptimalkan peran UMKM dan menyelenggarakan event strategis berskala daerah maupun regional untuk menghidupkan transaksi riil di pasar.

Koordinasi Lintas Sektor – Menjalin komunikasi solid dengan Perum Bulog, asosiasi pelaku usaha, distributor besar, dan instansi terkait untuk memantau rantai pasok dan mencegah penimbunan.

Komitmen Bersama – Sinergi seluruh elemen, mulai dari birokrasi, swasta, petani, pedagang, hingga masyarakat, untuk menyatukan langkah demi ketahanan ekonomi Konawe.

Perbandingan Inflasi Se-Sulawesi Tenggara
Berdasarkan data BPS, tingkat inflasi tahunan Agustus 2026 tertinggi di Sultra terjadi di Kota Kendari sebesar 3,66 persen. Disusul Kabupaten Kolaka 3,60 persen, Provinsi Sultra secara keseluruhan 3,35 persen, dan Kota Baubau 3,12 persen.

Kabupaten Konawe kembali mencatatkan inflasi terendah di antara seluruh kabupaten/kota se-Sultra dengan 2,48 persen, sekaligus memperpanjang rekor konsistensinya selama delapan bulan berturut-turut.

Sementara inflasi bulanan, seluruh wilayah di Sultra mengalami deflasi, dengan Konawe mencatat deflasi tertinggi ke-2 sebesar 0,44 persen.

Adapun inflasi tahun kalender (y-to-d) Agustus 2026:

Kabupaten Kolaka: 4,37 persen

Kota Baubau: 4,25 persen

Provinsi Sultra: 4,02 persen

Kabupaten Konawe: 3,88 persen

Kota Kendari: 3,84 persen

Dampak Nyata: Pangan Melimpah, Daya Beli Terjaga
Keefektifan strategi Bupati Konawe terlihat nyata pada stabilitas kelompok bahan pangan. Pada Juli 2026, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau mencatat deflasi tahunan -0,65 persen. Tren positif berlanjut pada Agustus 2026 dengan deflasi bulanan kelompok makanan mencapai -1,66 persen (andil deflasi -0,73 persen) berkat melimpahnya stok pangan lokal hasil panen yang terjaga di pasar-pasar Konawe.

Bupati Yusran menegaskan, Konawe terus memperkuat posisinya sebagai daerah penyangga pangan nasional dengan pasokan beras yang turut memenuhi kebutuhan wilayah lain di Indonesia.

Dengan fondasi ekonomi paruh pertama 2026 yang kokoh, Kabupaten Konawe tidak hanya melindungi kesejahteraan dan daya beli masyarakatnya, tetapi juga memantapkan posisinya sebagai daerah dengan manajemen pengendalian inflasi terbaik di Sulawesi Tenggara. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bupati Konawe Apresiasi Gotong Royong di Puncak Kemah Bakti dan Festival Bahari
Blusukan ke Stan UMKM, Bupati Yusran Akbar Pastikan Ekonomi Rakyat Tumbuh
Bupati Yusran Akbar Kunjungi “Pabalu”, Dari Dialog Dagangan Hingga Foto Bareng Warga
Dinas Perikanan Konawe Latih Wanita Nelayan di KNMP Sore Jaya
Bupati Konawe Yusran Akbar Borong Tahu Isi dan Peragakan Mainan Anak di Tengah Semarak Porseni
Dinas Ketahanan Pangan Konawe Salurkan 21,57 Ton Beras untuk 719 Keluarga di Routa
Kadis PU Konawe Robin Hermansyah: Jembatan Routa Jadi Pemantik Semangat Bangun Wilayah Terluar
Jembatan Routa 45 Meter Resmi Dibuka Bupati Yusran Akbar, Hubungkan Sultra-Sulteng-Sulsel
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:41 WITA

Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:17 WITA

Blusukan ke Stan UMKM, Bupati Yusran Akbar Pastikan Ekonomi Rakyat Tumbuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Bupati Yusran Akbar Kunjungi “Pabalu”, Dari Dialog Dagangan Hingga Foto Bareng Warga

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Dinas Perikanan Konawe Latih Wanita Nelayan di KNMP Sore Jaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:50 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Borong Tahu Isi dan Peragakan Mainan Anak di Tengah Semarak Porseni

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, saat menyampaikan pernyataan terkait capaian inflasi Kabupaten Konawe yang kembali menjadi yang terendah se-Sulawesi Tenggara di ruang kerjanya, Unaaha, Rabu (2/9/2026).

EKONOMI & BISNIS

Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:41 WITA