“Kami di pemerintah daerah sangat mendukung riset-riset berbasis kearifan lokal yang diusung para akademisi, karena itu sejalan dengan visi pembangunan kami yang berpihak pada budaya masyarakat,”
Kendari, PERSADA KITA.ID – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., turut hadir dalam prosesi pengukuhan delapan guru besar baru di Universitas Halu Oleo (UHO), Rabu (29/7/2026) kemarin. Acara berlangsung khidmat di Gedung Auditorium Mokodompit, Kampus Hijau Anduonohu, Kendari.

Di antara delapan profesor yang dikukuhkan, nama Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si. menjadi sorotan utama. Ia resmi menyandang jabatan Guru Besar dalam bidang Ilmu Komunikasi Pembangunan dan menjadi profesor pertama di bidang tersebut di UHO.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidato ilmiahnya yang berjudul “Hybrid Development Communication: Menjembatani Big Data dan Kearifan Lokal dalam Pembangunan Berkelanjutan” , Prof. Najib menawarkan pendekatan baru yang memadukan teknologi modern dengan nilai-nilai budaya lokal untuk kemajuan daerah.
Kehadiran Bupati Konawe mendapat perhatian tersendiri. Usai acara, Yusran Akbar menyampaikan kebanggaan mendalam atas pencapaian Prof. Najib.
“Saya sangat berbangga dan mengapresiasi pencapaian luar biasa Bapak Prof. Najib. Pengukuhan ini bukan hanya kebanggaan bagi UHO, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Konawe,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa riset berbasis kearifan lokal sangat sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Konawe.
“Kami di pemerintah daerah sangat mendukung riset-riset berbasis kearifan lokal yang diusung para akademisi, karena itu sejalan dengan visi pembangunan kami yang berpihak pada budaya masyarakat,” tambah Yusran.
Ia juga berharap Prof. Najib dapat memberikan sumbangsih nyata bagi kebijakan publik di daerah, khususnya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang humanis dan berkeadilan.
“Pemerintah Kabupaten Konawe siap berkolaborasi dengan UHO dalam berbagai program riset dan pengabdian masyarakat ke depan,” pungkas Bupati Yusran. JM
















