“Pembagian masker ini adalah langkah preventif kami. Kabut asap yang terjadi sejak sepekan terakhir ini sangat berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan.”
Konawe, PERSADA KITA – Kepala UPTD Puskesmas Unaaha, Nur Sadra, S.Km, bersama jajarannya turun langsung ke jalan raya, Jumat (16/10/2026). Mereka membagikan ratusan masker gratis kepada pengendara, pejalan kaki, pasien, hingga keluarga pasien di depan kantor UPTD Puskesmas Unaaha.

Aksi cepat tanggap (gercep) ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Unaaha, Ibukota Kabupaten Konawe, sejak sepekan terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan di lokasi, petugas medis yang mengenakan seragam kostum merah terlihat membagikan masker secara estafet kepada pengendara sepeda motor, sopir truk, dan warga yang melintas. Sedikitnya 250 pcs masker dibagikan dalam kegiatan tersebut.

“Pembagian masker ini adalah langkah preventif kami. Kabut asap yang terjadi sejak sepekan terakhir ini sangat berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan. Kami ingin memastikan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tetap terlindungi,” tegas Nur Sadra saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Nur Sadra menekankan, masker yang dibagikan diharapkan dapat meminimalisir paparan partikel berbahaya dari kabut asap. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak napas atau batuk yang mengarah ke gejala ISPA.

“Kami tidak hanya membagikan masker, tetapi juga mengedukasi warga agar tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak pada saat kabut asap terlihat pekat. Kesehatan paru-paru adalah prioritas utama,” pungkasnya.
Aksi ini merupakan bagian dari instruksi langsung Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, SE, MM, dalam menyikapi kondisi udara dan kabut asap yang diprediksi memicu peningkatan kasus ISPA.

Dalam instruksinya, Kadis Kesehatan Konawe meminta seluruh jajaran fasyankes untuk memastikan ketersediaan logistik, baik obat-obatan maupun non-obat-obatan. “Bapak/Ibu tolong dipastikan: Tabung Oksigen dan cadangannya tersedia, regulator berfungsi dengan baik, selang oksigen/kanul tidak dipergunakan untuk banyak pasien (1 pasien untuk satu selang/kanul), serta masker,” tegas instruksi tersebut.

Selain itu, Kadis Kesehatan juga menekankan agar ketersediaan obat-obatan asma, anti radang, anti alergi, mukolitik, antibiotik, dan lainnya tersedia cukup banyak di masing-masing fasyankes. Komunikasi dan koordinasi dengan lintas sektor terkait kondisi dan dampak dari polusi serta kabut asap ini juga diminta untuk terus dilakukan.
Melalui langkah ini, diharapkan masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah dapat terhindar dari risiko gangguan pernapasan, serta seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Konawe siap siaga menghadapi potensi lonjakan kasus ISPA. JM















