Tito Karnavian: “Kepala Daerah Harus Turun ke Pasar!” – Gerakan Pangan Murah Diresmikan di Kendari

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, Kadin Indonesia bersama Kemendagri, BPN, dan Pemprov Sultra meluncurkan solusi nyata: Gerakan Pangan Murah, yang digelar di Kendari, 26 Agustus 2025.

Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, Kadin Indonesia bersama Kemendagri, BPN, dan Pemprov Sultra meluncurkan solusi nyata: Gerakan Pangan Murah, yang digelar di Kendari, 26 Agustus 2025.

“Stabilitas harga pangan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.” Kalimat itu dilontarkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat meresmikan Gerakan Pangan Murah di Kendari, yang melibatkan Kadin, BPN, dan Pemprov Sultra.

Kendari, PERSADA KITA.ID – Dalam upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Pangan Nasional (BPN), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meluncurkan Gerakan Pangan Murah di Kota Kendari, Selasa (26/8/2025). Acara strategis ini dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie, Kepala BPN Arief Prasetyo Adi, dan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kota Kendari ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor untuk menekan inflasi pangan, menjaga stabilitas harga, serta memastikan ketersediaan bahan pokok yang terjangkau bagi masyarakat luas. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata menuju swasembada pangan nasional, sesuai arahan Presiden RI.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kadin siap menjadi jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah

Dalam sambutannya, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Ketersediaan dan keterjangkauan pangan adalah hak dasar rakyat. Ketahanan pangan tidak bisa dibangun sendiri-sendiri, tapi harus melalui gotong royong nasional. Kadin siap menjadi jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga:  Pangdam Mayjen Piek Pimpin Sertijab, Tegaskan Profesionalisme dan Regenerasi di Lingkungan TNI AD

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pangan adalah isu strategis yang menjadi perhatian utama Presiden.

“Negara merdeka adalah negara yang merdeka dari ketergantungan pangan. Stabilitas harga pangan adalah tanggung jawab bersama, dan saya minta seluruh kepala daerah aktif memantau pasar secara rutin,” tegasnya.

Gerakan ini juga melibatkan pelaku UMKM, petani lokal, dan distributor pangan untuk menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging dengan harga di bawah pasar. BPN berperan sebagai koordinator logistik, sementara Pemprov Sultra menyediakan infrastruktur dan pendukung lapangan.

Kolaborasi Kadin Indonesia bersama Kemendagri, BPN, dan Pemprov Sulawesi Tenggara saat menggelar Gerakan Pangan Murah di Kota Kendari.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyambut baik inisiatif ini.

“Ini momentum penting bagi Sultra untuk menjadi contoh daerah dalam penguatan ketahanan pangan. Kami siap menjadi pilot project gerakan nasional ini,” katanya.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menambahkan bahwa program ini akan dikembangkan secara berkelanjutan di daerah-daerah lain.

“Kami akan evaluasi dampaknya di Sultra, lalu replikasi ke wilayah lain. Targetnya, tidak hanya murah, tapi juga berkelanjutan dan berbasis produksi lokal,” jelasnya.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian pangan nasional, sekaligus membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat bisa menciptakan solusi nyata bagi rakyat. Dengan dukungan penuh dari Kadin, Kemendagri, BPN, dan Pemprov Sultra, Indonesia semakin dekat dengan swasembada pangan. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi

Berita Terbaru