Dari Pameran Jadi Pemberdayaan: Ini Bukti Nyata Expo Konawe 2025 yang Jawab Keraguan!

- Penulis

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Expo Inovasi Desa Konawe 2025 resmi ditutup, Bupati H. Yusran Akbar dalam sambutannya menyebutkan Malam penutupan bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi panggung aksi nyata sinergi pemerintah dan dunia usaha, yang diwarnai dengan penyerahan bantuan pendidikan dan perlengkapan sekolah dari PT. OSS Morosi bagi generasi muda kurang mampu, Selasa (11/11/2025) malam, di eks Kawasan STQ Unaaha.

Expo Inovasi Desa Konawe 2025 resmi ditutup, Bupati H. Yusran Akbar dalam sambutannya menyebutkan Malam penutupan bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi panggung aksi nyata sinergi pemerintah dan dunia usaha, yang diwarnai dengan penyerahan bantuan pendidikan dan perlengkapan sekolah dari PT. OSS Morosi bagi generasi muda kurang mampu, Selasa (11/11/2025) malam, di eks Kawasan STQ Unaaha.

“Expo ini telah berakhir, tetapi perjalanan kita belum selesai. Mari kita wujudkan tiga komitmen bersama: terus berinovasi, tingkatkan kualitas produk UMKM, dan jaga sinergi yang telah terbangun,”

KONAWE, PERSADA KITA.ID – Sebuah babak penting dalam sejarah pembangunan desa di Konawe resmi berakhir. Expo Inovasi Desa Kabupaten Konawe Tahun 2025, pameran terbesar dalam 65 tahun terakhir, ditutup secara resmi oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., dengan kemeriahan dan pesan mendalam, Selasa (11/11/2025) malam, di eks Kawasan STQ Unaaha. Malam penutupan bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi panggung aksi nyata sinergi pemerintah dan dunia usaha, yang diwarnai dengan penyerahan bantuan pendidikan dan perlengkapan sekolah dari PT. OSS Morosi bagi generasi muda kurang mampu, .

Suasana khidmat dan meriah di lokasi penutupan Expo Inovasi Desa Konawe 2025, dihadiri ribuan orang yang menyaksikan langsung puncak acara bersejarah bagi kemajuan desa-desa di Konawe.

Acara yang berlangsung dari pukul 21.00 hingga 24.00 WITA ini menjadi klimaks sempurna dari perjalanan tujuh hari penuh karya dan inovasi, yang diikuti oleh 291 desa dari 28 kecamatan se-Kabupaten Konawe. Hadir memenuhi undangan, Staf Ahli Gubernur Sultra Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Sukanto Toding Forkopimda Konawe, Ketua DPRD I Made Asmaya, Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, Wakil Ketua II DPRD Nuryadin, Sekda Konawe Ferdinand, para kepala OPD, serta disaksikan oleh ribuan pasang mata pengunjung yang antusias.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Konawe H Yusran Akbar ST tidak hanya menutup pameran terbesar dalam sejarah kabupaten itu. Ia, bersama jajaran pemerintahan dan dunia usaha, justru membuka pintu harapan baru bagi 291 kepala desa menjadi bukti nyata dampak Expo Inovasi Desa 2025.

Dalam sambutan “Sekapur Sirih-nya”, Bupati Konawe H. Yusran Akbar tidak hanya menutup pameran terbesar sepanjang 65 tahun sejarah kabupaten itu. Ia, bersama jajaran pemerintahan dan dunia usaha, justru membuka pintu harapan baru bagi ratusan pelajar dan mahasiswa kurang mampu melalui penyerahan bantuan pendidikan dan perlengkapan sekolah yang menjadi bukti nyata dampak Expo Inovasi Desa 2025, .

Kolaborasi Nyata untuk Masa Depan
Malam penutupan dibuka dengan Indonesia Raya yang bergema dan pembacaan doa, diikuti pengumuman stand terbaik hasil ekspo. Namun, momen paling mengharukan dan berkesan adalah ketika panggung utama menjadi saksi penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Obsidian Stainless Steel (OSS) Morosi.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar didampingi Forkopimda dan Pimpinan PT OSS menyerahkan bantuan secara simbolis, menjadi momen haru yang menandai komitmen nyata terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu di lingkar industri Morosi.

Secara simbolis, Bupati Yusran Akbar, didampingi Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda, dan Pimpinan PT. OSS, menyerahkan paket seragam dan perlengkapan sekolah kepada siswa SD/SMP tidak mampu dari Kecamatan Lingkar Industri Morosi. Tidak berhenti di situ, bantuan biaya pendidikan juga disalurkan bagi mahasiswa berprestasi dari seluruh penjuru Konawe.

Komitmen PT. OSS Morosi terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia semakin kentara dengan penyerahan bantuan peralatan untuk Balai Latihan Kerja (BLK) kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Konawe. Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Yusran pun menganugerahkan piagam penghargaan kepada pihak PT. OSS atas kontribusi dan kerjasamanya yang luar biasa.

Membungkam Keraguan dengan Prestasi Nyata
Dalam sambutan penutupannya yang berapi-api, Bupati H. Yusran Akbar, ST., dengan tegas menjawab segala keraguan yang sempat muncul sebelum expo digelar. “Mereka keliru!” serunya di hadapan ribuan hadirin. Ia memaparkan lima bukti nyata kesuksesan expo: peningkatan signifikan penjualan UMKM, perputaran ekonomi lokal yang terasa, transfer pengetahuan antardesa, terjalinnya jaringan bisnis baru, dan yang terpenting, meningkatnya kepercayaan diri desa.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Konawe Hadiri Penutupan TMMD ke-125: Jalan Baru, Jembatan, MCK, Hingga Harapan untuk Konawe Bersahaja

“Expo ini bukan untuk pencitraan, tetapi untuk pemberdayaan nyata. Silakan datang, lihat sendiri, dan tanyakan dampaknya kepada pelaku UMKM kita,” tantang Bupati.

Bupati menegaskan bahwa expo ini adalah jembatan fundamental: antara pemerintah dan rakyat, antara produk lokal dan pasar, serta antara mimpi dan kenyataan. Ia berpesan kepada seluruh kepala desa untuk menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat, dan kepada pelaku UMKM untuk terus berkarya dengan sepenuh hati.

Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya dalam sambutannya yang berapi-api, memacu semangat dengan menyatakan bahwa expo ini bukanlah titik akhir, melainkan permulaan dari sebuah “perjuangan baru” membangun daerah. Dengan menggunakan kekuatan bahasa daerah dan narasi yang membumi, ia menggugah rasa tanggung jawab kolektif setiap warga Konawe.

Expo Sebagai Wadah Edukasi dan Kolaborasi, Bukan Sekadar Pameran

Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, dalam sambutannya yang berapi-api, menaikkan gelora acara dengan menyatakan bahwa expo ini bukanlah titik akhir, melainkan permulaan dari sebuah “perjuangan baru” membangun daerah. Dengan menggunakan kekuatan bahasa daerah dan narasi yang membumi, ia menggugah rasa tanggung jawab kolektif setiap warga Konawe.

“Leundo to meronga-ronga mepokoaso ato wangungi wonuando i wuta i Konawe, nggo inambo hae keno ta pada mbeenggitoki — siapa lagi yang mau membangun daerah kita kalau bukan kita sendiri,” seru I Made Asmaya, mengutip kearifan lokal yang sarat makna.

Lebih dari sekadar ajang pamer, I Made Asmaya menekankan bahwa Expo Inovasi Desa 2025 berfungsi sebagai wadah edukasi, inspirasi, dan kolaborasi. Ia melihat momentum ini sebagai ruang bagi seluruh desa di Konawe untuk saling belajar dan menguatkan, menampilkan ide, gagasan, serta terobosan dalam memajukan wilayahnya masing-masing.

Dari sisi kebijakan, Ketua DPRD ini menegaskan komitmen penuh lembaganya untuk mendukung pembangunan berbasis desa, yang sejalan dengan RPJMD Kabupaten Konawe.

“Expo ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan komitmen besar kita: membangun desa, menata kota, menuju Konawe Bersahaja,” tegasnya.

Sekda Konawe, Ferdinand usai menyerahkan hadiah bagi desa yang meraih juara di malam penutupan Expo Inovasi Desa 2025 kabupaten Konawe, Selasa (11/11/2025).

Expo yang mengusung tema “Membangun Desa Menata Kota menuju Konawe Bersahaja, Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan” ini telah membuktikan bahwa Konawe Bersahaja bukan sekadar visi, melainkan gerakan bersama yang sedang berjalan.

“Expo ini telah berakhir, tetapi perjalanan kita belum selesai. Mari kita wujudkan tiga komitmen bersama: terus berinovasi, tingkatkan kualitas produk UMKM, dan jaga sinergi yang telah terbangun,” tutup Bupati Yusran sebelum secara resmi menutup expo, meninggalkan semangat optimisme dan kerja nyata untuk terus dikobarkan di setiap desa. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”
Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama
Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe
Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih
Uang Kita Ada! Pemkab Konawe Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Agustus 2026
Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra
H-2 MTQ XXXI Sultra, Bupati Yusran Akbar Tinjau Eks STQ Unaaha: Pastikan Finalisasi Kesiapan
Menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe, Wabup Syamsul Ibrahim: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:11 WITA

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:03 WITA

Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:19 WITA

Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WITA

Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih

Senin, 22 Juni 2026 - 13:19 WITA

Uang Kita Ada! Pemkab Konawe Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Agustus 2026

Berita Terbaru