Pawai Budaya Nusantara Warnai HUT Ke-65 Konawe: Ribuan Peserta Tampilkan Keberagaman Etnis

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Konawe merayakan hari jadinya yang ke-65 dengan gemerlap Pawai Budaya Nusantara, Jumat (16/5/2025). Ribuan peserta dari berbagai etnis memadati jalanan Kota Unaaha, menampilkan kekayaan budaya sekaligus mempererat persatuan.

Kabupaten Konawe merayakan hari jadinya yang ke-65 dengan gemerlap Pawai Budaya Nusantara, Jumat (16/5/2025). Ribuan peserta dari berbagai etnis memadati jalanan Kota Unaaha, menampilkan kekayaan budaya sekaligus mempererat persatuan.

 

Pawai budaya ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan pengingat bahwa kebudayaan adalah pondasi pembangunan

PERSADA KITA.ID| KONAWE – Kabupaten Konawe merayakan hari jadinya yang ke-65 dengan gemerlap Pawai Budaya Nusantara, Jumat (16/5/2025). Ribuan peserta dari berbagai etnis memadati jalanan Kota Unaaha, menampilkan kekayaan budaya sekaligus mempererat persatuan. Kirab yang dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand, ini menjadi puncak perayaan HUT Kabupaten Konawe, mengusung tema “Menjaga Kearifan Lokal Menuju Konawe Bersahaja”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan pawai dilakukan di Inolobunggadue Central Park (ICP), diikuti oleh barisan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menampilkan atraksi Drum Band peserta pawai pertama yang dilepas dari titik start, serta kelompok terakhir dari Ormas Paguyuban Adat Tolaki.

Rute pawai melintasi Kompleks Kantor Bupati Konawe, perempatan pos lantas, Tugu Adipura, dan berakhir di Rumah Adat Laika Mbu’u, tempat Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyambut dengan hangat didampingi Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, dan Wakil Bupati, H. Syamsul Ibrahim.

Peserta Pawai Tampilkan Kebhinekaan
Lebih dari 5.000 peserta dari 93 kelompok turut serta, belum termasuk puluhan ormas yang tergabung dalam Paguyuban Adat Tolaki. Mereka mengenakan pakaian adat dari berbagai etnis, seperti Tolaki, Bugis, Jawa, Bali, serta suku-suku asli Sulawesi Tenggara. Tak hanya busana, peserta juga menampilkan atraksi kesenian, mulai dari tarian tradisional, musik etnik, hingga pertunjukan bela diri.

Baca Juga:  Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan
Bupati Konawe, H Yusran Akbar dan Wakil Bupati H Syamsul Ibrahim bersama peserta Pawai Budaya Nusantara.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat. “Ini bukti bahwa Konawe adalah miniatur Indonesia. Kita hidup dalam keberagaman, tetapi tetap bersatu. Pawai budaya ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan pengingat bahwa kebudayaan adalah pondasi pembangunan,” ujarnya.

Wakil Bupati, H. Syamsul Ibrahim, menambahkan bahwa pawai budaya menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah. “Konawe kaya akan budaya, dan hari ini kita tunjukkan kepada dunia. Melalui kegiatan ini, kami ingin generasi muda terus melestarikan warisan leluhur,” tegasnya.

Rumah Adat Laika Mbu’u Jadi Pusat Penyambutan
Puncak acara berlangsung di Rumah Adat Laika Mbu’u, simbol kebanggaan masyarakat Tolaki. Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, mengapresiasi gelaran pawai yang dinilainya sukses memadukan tradisi dan modernitas. “Konawe menunjukkan bahwa kemajuan tidak harus mengikis kearifan lokal. Justru budaya adalah modal sosial untuk membangun daerah,” ucapnya.

Rangkaian HUT Ke-65 Konawe juga diisi dengan lomba kuliner tradisional oleh jajaran SKPD

Selain pawai, rangkaian HUT Ke-65 Konawe juga diisi dengan lomba kuliner tradisional oleh jajaran SKPD, serta pertunjukan seni malam hari. Pemerintah Kabupaten berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga diharapkan dapat mendongkrak pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami berkomitmen menjadikan Konawe sebagai destinasi budaya unggulan di Sultra. Tahun depan, acara ini akan lebih besar lagi,” tutup Bupati Yusran Akbar, disambut sorak hadirin.

Dengan semaraknya Pawai Budaya Nusantara, Kabupaten Konawe membuktikan bahwa usia 65 tahun bukan sekadar angka, melainkan tonggak kebangkitan budaya yang berkelanjutan. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi

Berita Terbaru