Mendes Yandri Lepas Ekspor 18,5 Ton Gula Kelapa ke Hungaria

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria melepas ekspor gula kelapa produksi BUM Desa Kabul Ciptaku ke Hungaria seberat 18,5 ton dengan nilai US$35.000, Kamis (1/5/2025). Acara pelepasan turut dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria melepas ekspor gula kelapa produksi BUM Desa Kabul Ciptaku ke Hungaria seberat 18,5 ton dengan nilai US$35.000, Kamis (1/5/2025). Acara pelepasan turut dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

“Insya Allah, desa-desa di Indonesia bisa menyumbang 2-3% melalui Desa Ekspor, termasuk Desa Ketahanan Pangan dan Desa Swasembada Energi,”

PERSADA KITA.ID | Banyumas, Jateng – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria melepas ekspor gula kelapa produksi BUM Desa Kabul Ciptaku ke Hungaria seberat 18,5 ton dengan nilai US$35.000, Kamis (1/5/2025). Acara pelepasan turut dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto

Mendes Yandri menyatakan bahwa ekspor ini merupakan bagian dari 12 Rencana Aksi Kemendes PDT, khususnya pemberdayaan BUM Desa dan terwujudnya Desa Ekspor. “Ekspor ini merupakan tindak lanjut MoU saya dengan Pak Mendag untuk mewujudkan Desa Ekspor,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kerja sama ini akan terus diperkuat guna mendukung program “Bangun Desa, Bangun Indonesia” serta target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. “Insya Allah, desa-desa di Indonesia bisa menyumbang 2-3% melalui Desa Ekspor, termasuk Desa Ketahanan Pangan dan Desa Swasembada Energi,” jelasnya.

Baca Juga:  Mendagri Tito Karnavian Keluarkan SE, Paksa Pemda Perkuat Layanan Kesehatan & Stop Tolak Pasien Kritis

Yandri juga berpesan kepada pengelola BUM Desa Kabul Ciptaku untuk menjaga mutu produk, mengingat ekspor ini tidak hanya membawa nama Desa Langgonsari, tetapi juga reputasi Indonesia di kancah global. “Apalagi, 90% kebutuhan gula kelapa dunia berasal dari Indonesia, dengan 80%-nya diproduksi di Banyumas dan sekitarnya. Ini menjadi tulang punggung ekspor gula kelapa nasional,” tegasnya.

Sebelum pelepasan ekspor, Mendes Yandri, Mendag Budi, dan Wamendes Ariza meninjau langsung proses produksi gula kelapa yang dipandu Direktur BUM Desa Kabul Ciptaku, Akhmad Hariyanto.

Hadir dalam acara tersebut anggota Komisi V DPR Yanuar Arif Wibowo, Sekjen Kemendag Ismy Karim, Ketua DPRD Banyumas Subagyo, Ketua GP Ansor Addin Jauharuddin, serta pejabat tinggi Kemendag dan Forkompimda Banyumas. Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, dan sejumlah pejabat eselon I Kemendes PDT.

Ekspor gula kelapa ini menjadi bukti semakin menguatnya peran BUM Desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui komoditas unggulan lokal. (K-Des).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis
Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan
Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan
Gerak Cepat Dukung Data Nasional, Bupati Konawe dan Istri Disensus Petugas BPS
Sensus Ekonomi 2026 di Konawe Mulai, Bupati: Data Akurat Kunci Turunkan Kemiskinan
STIE 66 Kendari Target Raih Akreditasi Unggul 2026, Luncurkan Program Kerjasama Pemerintah Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WITA

Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:26 WITA

Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46 WITA

Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45 WITA

Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan

Berita Terbaru