Luarbiasa! Mahasiswa Konawe Bikin Sejarah, Gagas Perda Sendiri – Pemerintah Langsung Tancap Gas!

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Konawe menandatangani dan penyerahan berita acara disaksikan mahasiswa dan Forkopimda: Sejarah dicatat! Wabup Konawe, H. Syamsul Ibrahim, menandatangani kesepakatan lahirnya Perda Beasiswa yang digagas mahasiswa. Malam yang membuka jalan menuju pendidikan adil di Rujab Bupati Konawe, Minggu malam (31/8/2025)

Wabup Konawe menandatangani dan penyerahan berita acara disaksikan mahasiswa dan Forkopimda: Sejarah dicatat! Wabup Konawe, H. Syamsul Ibrahim, menandatangani kesepakatan lahirnya Perda Beasiswa yang digagas mahasiswa. Malam yang membuka jalan menuju pendidikan adil di Rujab Bupati Konawe, Minggu malam (31/8/2025)

31 Agustus 2025. Malam bersejarah di Konawe. Mahasiswa berhasil meyakinkan Wabup dan Forkopimda untuk lahirkan Perda Beasiswa—terobosan pertama di Sulawesi Tenggara

Konawe, PERSADA KITA.ID – Sebuah terobosan monumental tercatat dalam sejarah pemerintahan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Untuk pertama kalinya, ide lahirnya Peraturan Daerah (Perda) datang bukan dari elite politik atau birokrat, melainkan dari kalangan mahasiswa. Gagasan mereka: Perda Beasiswa dan Bantuan Pendidikan bagi mahasiswa asal Konawe.

Sejarah dicatat! Wabup Konawe, H. Syamsul Ibrahim, menandatangani kesepakatan lahirnya Perda Beasiswa yang digagas mahasiswa. Malam yang membuka jalan menuju pendidikan adil.

Pada Minggu malam (31/8/2025), sejarah itu ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan oleh Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si, di Rumah Jabatan (Rujab) Wabup, disaksikan langsung oleh Forkopimda, sejumlah pejabat pemda, tokoh masyarakat, dan perwakilan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan yang sarat makna itu, Wabup menyatakan bahwa inisiatif mahasiswa bukan hanya segar, tapi juga visioner. “Ini adalah sejarah baru. Belum pernah saya temui di Sultra, apalagi di Konawe, Perda lahir dari gagasan mahasiswa. Ini harus kita dukung penuh,” tegas Syamsul Ibrahim.

Suasana pertemuan di Rujab Wabup Konawe, penuh khidmat: Malam bersejarah di Rumah Jabatan Wabup Konawe. Diskusi serius antara mahasiswa, Forkopimda, dan birokrat membawa angin segar untuk pendidikan daerah.

Gagasan tersebut dipelopori oleh Syahri Ramadhan bersama Ketua BEM Universitas Lakidende (Unilaki) dan kawan-kawan. Mereka datang bukan untuk demo, tapi untuk berdialog, bernegosiasi, dan menawarkan solusi atas keterbatasan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak daerah.

Setelah diskusi intensif, Pemkab Konawe secara resmi menyanggupi aspirasi mahasiswa dan berkomitmen memasukkan Rancangan Perda (Raperda) tentang Beasiswa dan Bantuan Pendidikan ke dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2025. Targetnya, Perda ini selesai dan berlaku efektif pada 2026.

Wabup berbicara di depan peserta saat usai penandatanganan Berita Acara: “Ini sejarah baru,” tegas Wabup Konawe. Untuk pertama kalinya, Perda digagas mahasiswa dan akan menjadi payung hukum bantuan pendidikan berkelanjutan.

Yang membanggakan, mahasiswa tidak hanya jadi penggagas, tapi juga akan dilibatkan langsung dalam penyusunan raperda hingga pembahasan di DPRD. Ini langkah revolusioner dalam tata kelola pemerintahan yang inklusif.

Baca Juga:  Bupati Konawe Yusran Akbar Tinjau Lahan Sawah Terancam Gagal Panen Akibat Kurangnya Pasokan Air di Kecamatan Uepai 

“Kami ingin prosesnya transparan dan partisipatif. Mahasiswa akan dampingi kami dari awal hingga akhir. Ini bukan sekadar janji, tapi komitmen bersama,” ujar Wabup.

Konawe, meski kaya sumber daya alam, masih menghadapi tantangan besar dalam kualitas SDM. Banyak anak muda berprestasi terhambat melanjutkan kuliah karena biaya. Selama ini, bantuan pendidikan bersifat insidentil, tidak sistematis, dan tidak diatur dalam payung hukum yang kuat.

Dengan lahirnya Perda ini, diharapkan:

  • Bantuan beasiswa menjadi reguler dan berkelanjutan
  • Anggaran pendidikan memenuhi amanat 20% APBD
  • Mahasiswa asal Konawe terlindungi secara hukum dalam akses pendidikan
  • Meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di daerah
Suasana pertemuan di Rujab Wabup Konawe, penuh khidmat: Malam bersejarah di Rumah Jabatan Wabup Konawe usai diskusi serius antara mahasiswa, Forkopimda, dan birokrat membawa angin segar untuk pendidikan daerah.

Hadir dalam pertemuan ini Sekda Konawe, Dr. Ferdinand, SP., MH, Waka Polres, Kompol Hasruddin, perwakilan Kejari, dan tokoh masyarakat H. Irawan Laliasa, SE., M.Si, yang memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda.

“Ini contoh nyata governance yang sehat. Pemerintah mendengar, rakyat berani mengusulkan. Inilah demokrasi yang sesungguhnya,” ujar Irawan.

Jika terealisasi, Konawe akan menjadi kabupaten pertama di Sultra yang memiliki Perda khusus beasiswa yang digagas oleh rakyat, bukan pejabat. Ini bisa menjadi model bagi daerah lain.

“Kami tidak minta diistimewakan. Kami hanya minta kesempatan yang adil untuk belajar. Dan malam ini, mimpi itu mulai menjadi kenyataan,” kata Syahri Ramadhan, dengan mata berkaca-kaca.

Sejarah telah dibuat. Bukan di gedung DPR, tapi di ruang dialog sederhana, di mana suara mahasiswa didengar, dihargai, dan dijadikan dasar hukum.

Konawe mencatat sejarah. Dan generasi muda yang memulainya. JM

Berita Terkait

Puskesmas Unaaha Target Periksa 26.083 Jiwa PKG Gratis, Kapus: Kami Butuh Tambahan Mobil Dinas dan Stok strip Gula Darah Tambahan
Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total
Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus
Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah
Call Center 112 Konawe Beroperasi 24 Jam: Gratis-Bebas Pulsa
MTQ XXXI Sultra di Konawe Diundur karena Ujian Nasional, Target Juara 1 Dicanangkan
Gelora UKW Perdana di Konawe: Puluhan Wartawan Asah Mental Jelang Uji Kompetensi
Momentum Hari Buruh, Bupati Konawe Beri Apresiasi Pekerja Teladan di PT OSS Morosi
Berita ini 8 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:39 WITA

Puskesmas Unaaha Target Periksa 26.083 Jiwa PKG Gratis, Kapus: Kami Butuh Tambahan Mobil Dinas dan Stok strip Gula Darah Tambahan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:57 WITA

Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:21 WITA

Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:19 WITA

Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:42 WITA

MTQ XXXI Sultra di Konawe Diundur karena Ujian Nasional, Target Juara 1 Dicanangkan

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:48 WITA

Gelora UKW Perdana di Konawe: Puluhan Wartawan Asah Mental Jelang Uji Kompetensi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:55 WITA

Momentum Hari Buruh, Bupati Konawe Beri Apresiasi Pekerja Teladan di PT OSS Morosi

Kamis, 30 April 2026 - 16:45 WITA

Siap Jadi Tuan Rumah Rakordes Nasional, Wakil Bupati Konawe Matangkan Persiapan dengan Libatkan Kemendagri dan Seluruh OPD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x