Dari GIB Wawotobi ke Astacita: Bupati Yusran Komitmen Dukung Visi Pangan Prabowo-Gibran

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, turun langsung membersihkan saluran irigasi bersama petani dan ASN dalam peluncuran Gerakan Irigasi Bersih di Bendungan Wawotobi, 11 Agustus 2025.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, turun langsung membersihkan saluran irigasi bersama petani dan ASN dalam peluncuran Gerakan Irigasi Bersih di Bendungan Wawotobi, 11 Agustus 2025.

“Ini harus jadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial. Mari jadikan perawatan irigasi sebagai tanggung jawab bersama. Karena sawah yang terairi adalah harapan petani, makanan rakyat, dan masa depan bangsa,”

PERSADA KITA.ID | KONAWE – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., menggaungkan semangat gotong royong melalui peluncuran Gerakan Irigasi Bersih (GIB) di kawasan Bendungan Wawotobi, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (11/8/2025). Aksi nyata ini menjadi simbol komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya padi, yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, Kepala Dinas SDA Bina Marga, perwakilan Balai dan Satuan Kerja Kementerian PUPR, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe, serta akademisi dari Universitas Haluoleo, menegaskan bahwa GIB bukan sekadar kerja bakti, melainkan bagian dari strategi pembangunan pertanian berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Konawe H Yusran Akbar ST Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menegaskan bahwa GIB adalah langkah strategis menuju Konawe Swasembada Pangan dan dukungan terhadap visi Astacita nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menekankan pentingnya perawatan sistem irigasi sebagai fondasi ketahanan pangan.

“Gerakan Irigasi Bersih ini bukan ritual tahunan biasa. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa saluran air yang menghidupi ribuan hektare sawah di Konawe tetap berfungsi optimal. Jika irigasi bersih dan lancar, maka petani sejahtera, produksi meningkat, dan Konawe makin kuat berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemkab Konawe Siapkan Pasar Induk Pangan

Daerah Irigasi Wawotobi-Ameroro, yang menjangkau ribuan hektare lahan pertanian, menjadi fokus utama GIB. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan kontribusi signifikan terhadap produksi beras regional dan nasional.

Bendungan Wawotobi, aset strategis Konawe yang mengairi ribuan hektare sawah produktif di kawasan Daerah Irigasi Wawotobi-Ameroro.

Yusran menegaskan bahwa keberlanjutan sistem irigasi adalah kunci menuju Konawe Bersahaja—visi pembangunan daerah yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan. Ia juga menghubungkan gerakan ini dengan dukungan terhadap visi Astacita pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran, yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional.

“Konawe bukan hanya daerah produsen, tapi juga daerah pelopor. Kita ingin menjadi contoh bagaimana pengelolaan sumber daya air yang baik bisa mendorong kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati.

Ratusan petani dan aparatur daerah bahu-membahu membersihkan saluran irigasi dalam aksi gotong royong Gerakan Irigasi Bersih (GIB), simbol kolaborasi nyata untuk ketahanan pangan.

Gerakan Irigasi Bersih melibatkan ratusan petani, aparatur sipil, dan relawan yang secara serentak membersihkan saluran irigasi primer, sekunder, dan tersier dari sedimentasi, gulma, dan sampah. Selain fisik, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi pengelolaan irigasi berbasis partisipatif dan edukasi lingkungan oleh Dinas Pertanian dan PUPR setempat.

Bupati berharap GIB menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya dilakukan secara top-down, tetapi juga tumbuh dari bawah oleh kesadaran kolektif masyarakat.

“Ini harus jadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial. Mari jadikan perawatan irigasi sebagai tanggung jawab bersama. Karena sawah yang terairi adalah harapan petani, makanan rakyat, dan masa depan bangsa,” ajaknya penuh semangat.

Dengan langkah nyata di Bendungan Wawotobi, Konawe semakin menegaskan posisinya sebagai penyangga pangan nasional, sekaligus membuktikan bahwa pembangunan dimulai dari hal-hal sederhana: air yang mengalir, tanah yang subur, dan rakyat yang sejahtera. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
7 Daerah Waspada, Gubernur Sultra Peringatkan Kesiapan Nyata
Bupati Konawe Yusran Akbar Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI dengan Upacara Penurunan Bendera
Kepahlawanan Tak Pernah Pudar, BupatiKonawe Yusran Akbar Beri Penghormatan Kepada Veteran di HUT ke-81 RI
Suasana Haru! I Bupati Yusran Akbar Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Konawe
Bupati Konawe Yusran Akbar Pimpin Langsung Penganugerahan Satyalancana Karya Satya kepada 29 ASN
Paripurna HUT ke-81 RI, Inflasi Terendah se-Sultra! Bupati Konawe: Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:51 WITA

7 Daerah Waspada, Gubernur Sultra Peringatkan Kesiapan Nyata

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:56 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI dengan Upacara Penurunan Bendera

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:17 WITA

Kepahlawanan Tak Pernah Pudar, BupatiKonawe Yusran Akbar Beri Penghormatan Kepada Veteran di HUT ke-81 RI

Berita Terbaru