Wamendagri Akhmad Wiyagus Salut Bupati Konawe Yusran Akbar: Konawe Daerah Tangguh Mandiri Pangan

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus (kanan) bersama Bupati Konawe Yusran Akbar (kiri) saat berbincang usai pelaksanaan panen raya di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Rabu (10/6/2026).

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus (kanan) bersama Bupati Konawe Yusran Akbar (kiri) saat berbincang usai pelaksanaan panen raya di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Rabu (10/6/2026).

Wamendagri Akhmad Wiyagus memuji Bupati Konawe Yusran Akbar atas keberhasilan sektor pertanian pangan. Konawe jadi penyumbang beras terbesar Sultra dan peringkat 80 nasional usai panen raya di Tongauna, Konawe, Sulawesi Tenggara

Konawe, PERSADA KITA.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Komjen Pol (Purn) Drs Akhmad Wiyagus, SIK, MSi, MM, memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Konawe, H Yusran Akbar, ST, atas keberhasilan daerah tersebut dalam mengelola sektor pertanian tanaman pangan. Apresiasi itu disampaikan Wamendagri usai mengikuti panen raya di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026).

“Konawe salah satu daerah tangguh mandiri. Saya salut kepada semua jajaran di sini, dari unsur pemerintah daerah, Perkominda, sampai dengan teman-teman desa dan kelurahan, juga para petani sebagai garda terdepan,” ujar Wamendagri Akhmad Wiyagus dalam wawancara eksklusif di lokasi panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabupaten Konawe tercatat sebagai salah satu daerah penyumbang beras terbesar di Indonesia, menempati urutan ke-80 secara nasional dan nomor satu di Sulawesi Tenggara. Potensi pertanian yang melimpah ini, menurut Wamendagri, harus dijaga dan dikelola dengan baik dari hulu ke hilir.

Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri, Dr Drs La Ode Ahmad P. Bolombo, AP, MSi, menegaskan pentingnya menjaga ekosistem pangan secara berkelanjutan. Mulai dari pembersihan lahan, pengolahan, pemupukan, hingga panen harus berjalan proporsional. Faktor pendukung seperti aksesibilitas, fasilitas gudang, dan pusat distribusi juga menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah.

“Saya bersyukur dan melihat langsung di Konawe. Ini salah satu daerah yang betul-betul tangguh. Siklus hulu-hilir sudah dipikirkan,” ujar Dirjen Bolombo.

Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad P. Bolombo (kiri) di dampingi Bupati Konawe Yusran Akbar (kanan) saat berbincang bersama salah seorang petani usai panen raya di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Rabu (10/6/2026).

Selain itu, Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri itu juga mengaku telah menghubungi pejabat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan meminta Bupati Yusran Akbar menyiapkan proposal usulan sesuai pemetaan kondisi pangan.

“Pak Bupati sudah siapkan proposal, saya tunggu di Jakarta,” ujar Dirjen La Ode Ahmad.

Bupati Konawe Yusran Akbar (kiri) di sela-sela panen raya. Bupati menyampaikan usulan krusial terkait kebutuhan gudang penyimpanan gabah saat musim panen raya.

Sementara itu ditempat sama, Bupati Konawe, H Yusran Akbar, ST, mengungkapkan bahwa luas sawah di daerahnya mencapai kurang lebih 40.000 hektar, didukung bendungan dan daerah irigasi yang berpotensi mengairi 80.000 hektar lebih. Namun, satu masalah krusial yang dihadapi adalah keterbatasan gudang penyimpanan.

Baca Juga:  H-2 MTQ XXXI Sultra, Bupati Yusran Akbar Tinjau Eks STQ Unaaha: Pastikan Finalisasi Kesiapan

“Saat panen raya bersamaan, kalau gudang tidak ada, harga pasti turun. Tapi kalau gudang tersedia, gabah bisa dikeringkan dan lebih tahan lama,” jelas Yusran Akbar.

Bupati Yusran juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe telah menjalin kerja sama dengan Bulog untuk mendistribusikan beras hingga ke Papua, Merauke, dan 16 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

“Alhamdulillah, melalui Bulog, beras Konawe sudah sampai ke Papua, Merauke, dan 16 kabupaten kota di Sultra,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, SPd, MM, menyatakan legislatif selalu mendukung penuh program ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa dengan ketersediaan gudang, harga gabah petani bisa stabil bahkan meningkat di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Dengan gudang, harga gabah bukan cuma sesuai HPP, bisa dari Rp6.500 sampai Rp7.000 bahkan Rp7.500,” ujar Made Asmaya.

Bupati Buton Selatan, Adios, yang turut hadir dalam acara tersebut mengaku siap menjalin kerja sama pangan dengan Konawe. Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim, SE, MSi, membenarkan bahwa akan segera dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Konawe dan Pemkab Buton Selatan.

“Insyaallah akan ada penandatanganan MoU antara Pemkab Buton Selatan dengan Bupati Konawe, disaksikan Pak Dirjen,” ungkap Syamsul Ibrahim.

Bupati Buton Selatan menambahkan bahwa wilayahnya masih kekurangan beras dan akan membangun gudang di Buton Selatan untuk melayani Wakatobi dan daerah sekitarnya. Ia juga memuji kualitas beras Konawe.

“Saya kemarin di Surabaya, ternyata rasa beras yang paling nikmat itu berasal dari Konawe. Ini kuliner Sulawesi Tenggara. Konawe membawa nama Sulawesi Tenggara,” puji Adios.

Dengan berbagai capaian dan apresiasi dari pemerintah pusat, Kabupaten Konawe semakin mantap memantapkan posisinya sebagai lumbung pangan tidak hanya bagi Sulawesi Tenggara, tetapi juga bagi Indonesia Timur. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah
Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra
Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Senin, 21 September 2026 - 14:06 WITA

Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 16:30 WITA

Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WITA

Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru