Fokus di Terminal Baruga, Sultra Kebut Operasional 75 Koperasi Merah Putih Jelang Juli 2026

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka bersama jajaran Forkopimda memberikan keterangan pers saat meninjau langsung gedung Koperasi Merah Putih di area Terminal Baruga, Sabtu (16/5/2026).

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka bersama jajaran Forkopimda memberikan keterangan pers saat meninjau langsung gedung Koperasi Merah Putih di area Terminal Baruga, Sabtu (16/5/2026).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memusatkan operasional Koperasi Merah Putih di Terminal Baruga, sebagai langkah percepatan distribusi sembako dan ekonomi desa.

Kendari, PERSADA KITA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi memulai babak baru penguatan ekonomi kerakyatan dengan memusatkan seluruh rangkaian operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Terminal Baruga, Kota Kendari, Sabtu (16/5/2026).

Lokasi yang selama ini dikenal sebagai simpul transportasi publik itu kini bertransformasi menjadi pusat distribusi logistik dan kebutuhan pokok bagi 75 koperasi yang sudah siap beroperasi penuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini diikuti langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, bersama Ketua DPRD Sultra, unsur Forkopimda, Wali Kota Kendari, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra. Usai mengikuti rangkaian virtual dari Istana Negara, orang nomor satu di Sultra itu langsung bergerak cepat meninjau bangunan fisik koperasi yang berlokasi strategis di terminal tersebut.

Dalam keterangan persnya di lokasi, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa Sultra menjadi salah satu daerah dengan tingkat kesiapan tertinggi. Dari total 771 unit KDKMP yang sedang diproses di Sultra, sebanyak 75 unit di antaranya telah mencapai status 100 persen siap operasional.

“Hari ini Bapak Presiden meresmikan 1.061 koperasi secara nasional. Di Sultra, yang sudah berwujud fisik dan siap jalan seperti ini ada 75 koperasi. Ini bukti kita bergerak cepat,” tegas Gubernur.

Ia menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih tidak hanya sekadar toko kelontong biasa, melainkan pusat distribusi kebutuhan pokok yang terintegrasi. Pemerintah pusat dijadwalkan akan mulai menyalurkan pasokan dalam waktu dekat.

“Tahap selanjutnya adalah pengisian. Sembako akan didistribusikan dari pusat ke koperasi-koperasi ini. Target kita, minggu kedua Juli 2026, semua sudah penuh terisi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur mengakui bahwa salah satu hambatan utama dalam pembangunan koperasi di sejumlah wilayah adalah keterbatasan aset dan lahan. Namun, berkat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, persoalan tersebut diselesaikan dengan pemanfaatan aset daerah yang produktif, seperti Terminal Baruga.

“Kami tidak ingin program ini macet karena urusan lahan. Makanya kami siapkan aset yang ada.” ujarnya.

Presiden Prabowo: Tonggak Ekonomi Rakyat

Secara nasional, program Koperasi Merah Putih diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Koperasi Desa Merah Putih Nglawak. Dengan menekan sirine, Presiden menandai dimulainya operasionalisasi serentak ribuan koperasi modern yang dilengkapi gudang, sistem logistik, kendaraan operasional, hingga jaringan distribusi pangan.

“Hari ini kita meresmikan lebih dari seribu koperasi. Ini bukan koperasi biasa. Ini adalah langkah besar membangun ekonomi rakyat dari bawah, membangun kemandirian bangsa dari desa dan kelurahan,” ujar Presiden dalam sambutannya yang diikuti secara virtual dari Terminal Baruga.

Secara keseluruhan, Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan pembangunan 2.273 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Sultra. Dengan dimulainya operasional di Terminal Baruga, Pemerintah Daerah optimis seluruh target dapat tercapai tepat waktu. JM

Berita Terkait

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain
Video Conference Operasionalisasi KDKMP, dari Desa Mataiwoi: Bupati Konawe Dorong Sinergi Koperasi Merah Putih dan Peternakan
Presiden Prabowo Resmikan Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Jadi Tonggak Bersejarah
Pascakonsolidasi, Rita Harmasan Papua: Forum UKM-IKM Konawe Siap Jadi Penggerak Bisnis Bukan Sekadar Wadah
Forum UKM-IKM Konawe Gelar Konsolidasi Pengurus Baru, Rita Harmasan Papua Pimpin 300 Anggota
Wakapolda Sultra Sambut Kepulangan 1 SSK Personel Brimob dari Penugasan Satgas Amole II di Papua: Tugas Mulia di Kawasan PT Freeport
Security PT OSS Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Mess Karyawan
Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:52 WITA

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:12 WITA

Video Conference Operasionalisasi KDKMP, dari Desa Mataiwoi: Bupati Konawe Dorong Sinergi Koperasi Merah Putih dan Peternakan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:42 WITA

Fokus di Terminal Baruga, Sultra Kebut Operasional 75 Koperasi Merah Putih Jelang Juli 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:35 WITA

Pascakonsolidasi, Rita Harmasan Papua: Forum UKM-IKM Konawe Siap Jadi Penggerak Bisnis Bukan Sekadar Wadah

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:15 WITA

Forum UKM-IKM Konawe Gelar Konsolidasi Pengurus Baru, Rita Harmasan Papua Pimpin 300 Anggota

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WITA

Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:31 WITA

Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:00 WITA

Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala BWS Wil IV Kendari Teken Berita Acara Hibah Lahan Eksklusif 7,39 hektar dari Pusat

Berita Terbaru

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, saat pemaparan di hadapan puluhan content creator dalam workshop yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026).

EKONOMI & BISNIS

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:52 WITA