Target MCP 80 Persen! Ini Langkah Strategis DPRD dan Pemda Konawe Matangkan APBD 2027

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana serius Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, saat membuka sosialisasi Kamus Usulan Pokir di ruang rapat utama, Senin (26/1/2026).

Suasana serius Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, saat membuka sosialisasi Kamus Usulan Pokir di ruang rapat utama, Senin (26/1/2026).

Memastikan setiap rupiah APBD tepat sasaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe tidak ingin ada lagi usulan masyarakat yang tercecer. Dalam langkah strategis menyongsong APBD 2027, seluruh anggota dewan digembleng untuk mematangkan “Kamus Usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir)” dan penguasaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) demi menghadirkan perencanaan anggaran yang akurat, terukur, dan bebas dari kekeliruan administratif

Konawe, PERSADA KITA.ID – Suasana ruang rapat Ketua DPRD Konawe terlihat serius namun dinamis. Para wakil rakyat duduk dengan laptop masing-masing, tidak hanya mendengarkan teori, tetapi langsung mempraktikkan input data. Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM, membuka sosialisasi dengan nada tegas pada Senin (26/1/2026).

“Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas. Kita pernah melakukannya, tapi dunia terus berubah. Ada regulasi baru, ada penyesuaian teknis. Jika kita lambat mengupdate pemahaman, maka Pokir hasil jerih payah reses dan musrenbang tidak akan terakomodir dengan sempurna. Akibatnya? Masyarakat yang dirugikan,” ujar Made Asmaya di hadapan puluhan anggotanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Bappeda, Dr. Adrianto, S.STP., M.Si, ini menyoroti satu titik kritis: waktu. Seluruh usulan Pokir yang merupakan aspirasi murni masyarakat wajib diinput ke dalam SIPD pada rentang Januari hingga Februari 2026. Jika melewati batas tersebut, usulan rakyat akan hilang dalam sistem perencanaan nasional.

Dr. Adrianto menjelaskan teknis yang kerap menjadi ganjalan di tahun-tahun sebelumnya. “Bapak/Ibu dewan yang terhormat, Pokir itu bukan hanya secarik kertas. Mulai tahun 2027 nanti, tidak ada toleransi untuk usulan yang tidak tercatat di SIPD. Mei 2026 kita akan melakukan crossing antara Pokir DPRD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kalau tidak sinkron, anggaran tidak bisa cair,” paparnya.

Salah satu poin paling mengejutkan yang diungkap dalam sosialisasi tersebut adalah adanya penurunan Indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) dari angka 56 menjadi 51. Angka ini mengindikasikan adanya kerentanan dalam proses perencanaan, terutama akibat keterlambatan dokumen karena irisan penyusunan RPJMD dan masalah aset daerah.

“Ini alarm bagi kita semua. Target kita ke depan adalah indeks 70 hingga 80. Caranya hanya satu: perbaiki dokumen perencanaan dari hulu. Mulai dari Kamus Usulan Pokir ini. Jangan sampai usulan yang sama muncul setiap tahun tanpa kejelasan status,” tegas Dr. Adrianto.

Menutup sesi, Kepala Bagian Hukum Setda Konawe, Ari Mas’ud, SH, mengingatkan bahwa setiap usulan tambahan dari DPRD harus mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah. “Tidak semua yang diinginkan bisa langsung dianggarkan. Tapi dengan kamus usulan yang matang, prioritas pembangunan akan jelas. Inilah wujud nyata sinergitas eksekutif dan legislatif untuk Konawe yang lebih maju.”

Dengan sosialisasi ini, DPRD Konawe optimistis APBD 2027 akan menjadi yang paling akurat dalam sejarah, mencerminkan kebutuhan riil 17 kecamatan di Kabupaten Konawe. JM

Berita Terkait

Tim URC Satreskrim Polres Konawe Tangkap Pelaku Curanmor
Dukung Program Presiden, GPIM Konawe Tebar Hewan Kurban Sapi di Tongauna
Idul Adha 1447 H di Polres Konawe: 13 Sapi & 1 Kambing Kurban, 2 Ekor Bantuan Kapolri
Bupati Yusran Akbar Serahkan Langsung Sapi Kurban 1,2 Ton dari Presiden Prabowo untuk Warga Desa Tabanggele
“WTP Ini untuk Masyarakat Konawe,” Tegas Bupati Yusran Akbar usai BPK Sultra Serahkan LHP 2025
Rapat Finalisasi Pinjaman Rp100 M Lebih ke PT SMI, Bupati Yusran Akbar: Jangan Sampai Bangunan Megah, Tapi Pelayanan Rumah Sakit Nol
Disdukcapil Konawe “Jemput Bola” hingga Pelosok: Disabilitas, Lansia, hingga Warga Lapas Dapat KTP
Perkuat Konektivitas Wilayah, Dua Bupati Kompak Tinjau Lokasi Jembatan Penghubung Konawe-Konsel
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:59 WITA

Dari Bumi Anoa untuk Indonesia: Ini Daftar Lengkap Daerah se-Sulawesi Penerima Penghargaan Kemendagri

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:29 WITA

JMSI Sultra keluarkan Surat Edaran: Tegaskan Larangan Pencatutan Nama Organisasi dan Ancam Sanksi Anggota Nakal

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:52 WITA

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:58 WITA

Presiden Prabowo Resmikan Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Jadi Tonggak Bersejarah

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:35 WITA

Kapolda Riau: 39 Jembatan Desa Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 - 08:53 WITA

Taekwondo, Dari Konawe ke Jepang: Rahmat Lagaligo Lolos ke 22nd Japan WATA Open, Bupati Yusran Akbar Beri Dukungan Penuh

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:16 WITA

Legalitas Lengkap, Tapi Kantor Dibakar Massa: PT RCP Beber Hal ini…

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:02 WITA

Manajemen PT RCP Tegaskan Penangkapan Arkan Dahrin Murni Masalah Hukum Personal

Berita Terbaru

Tim URC Satreskrim Polres Konawe dipimpin AIPTU Supahmil tangkap pelaku curanmor di Unaaha. Pelaku R (22) tertunduk di depan unit Honda Scoopy DT 6857 AA

HUKUM & KRIMINAL

Tim URC Satreskrim Polres Konawe Tangkap Pelaku Curanmor

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:56 WITA