“Data Bukan Angka Biasa!” Bupati Konawe Bikin Mahasiswa UHO Terpana, Ini Pesannya yang Viral!

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T. (tengah) bersama Prof. Dr. H. Eka Suaib, M.Si., Dekan FISIP UHO, dan Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si., Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan, usai acara kuliah praktisi. Kolaborasi akademisi dan praktisi menjadi kunci peningkatan kualitas pendidikan.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T. (tengah) bersama Prof. Dr. H. Eka Suaib, M.Si., Dekan FISIP UHO, dan Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si., Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan, usai acara kuliah praktisi. Kolaborasi akademisi dan praktisi menjadi kunci peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam kuliah praktisi yang penuh semangat dan inspiratif, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan bahwa data adalah senjata paling ampuh dalam membangun daerah. Di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Haluoleo (UHO), Yusran Akbar mengajak generasi muda untuk tidak hanya melihat angka, tetapi membaca cerita di baliknya demi kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kendari, PERSADAKITA.ID – Suasana Aula Bahtiar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara dipenuhi antusiasme yang luar biasa pada Selasa (28/10/2025). Ratusan mahasiswa dari berbagai angkatan, khususnya mahasiswa Ilmu Pemerintahan, memadati aula untuk menyaksikan langsung kuliah praktisi yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kabupaten Konawe, Bupati H. Yusran Akbar, S.T.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menyampaikan kuliah praktisi dengan penuh semangat di Aula Bahtiar Fisip UHO. Ia menekankan pentingnya data sebagai fondasi pengambilan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Acara yang diinisiasi oleh Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan ini bertema “Pentingnya Data dalam Pengambilan Kebijakan”, sebuah topik yang sangat relevan di era digital saat ini. Acara dibuka oleh Dekan FISIP UHO, Prof. Dr. H. Eka Suaib, M.Si., dan dimoderatori oleh Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan, Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya yang penuh gaya dan penuh makna, Bupati Yusran Akbar membawa para mahasiswa keluar dari dunia teori dan masuk ke ranah praktik pemerintahan. Ia membuka dengan pernyataan yang kuat: “Data bukan sekadar angka, melainkan juga cerita tentang dunia.”

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Penda Konawe dan pihak Civitas Akademik Universitas Haluoleo serta pemberirian Piagam Penghargaan.

Yusran Akbar yang juga Ketua Kadin Konawe ini menjelaskan bahwa setiap data yang dikumpulkan—baik itu statistik kemiskinan, tingkat kelulusan siswa, atau laporan keluhan masyarakat—adalah rekaman denyut kehidupan nyata. “Di balik setiap angka, tersimpan kisah nyata tentang ekonomi yang bergerak, pelayanan publik yang perlu diperbaiki, hingga masa depan daerah yang harus direncanakan dengan lebih cerdas,” ujar Bupati Yusran.

Bupati Konawe Yusran Akbar menekankan lima alasan utama mengapa data begitu penting:

Pengambilan Keputusan: Data adalah kompas yang memandu kebijakan agar tidak asal-asalan. “Tanpa data, kebijakan hanyalah tebakan. Dengan data, setiap keputusan menjadi langkah pasti menuju perubahan,” tegasnya.

Baca Juga:  400 Karung Beras Dibagikan Gratis! Kadin Sultra Tegaskan: Ojol Adalah Pahlawan Ekonomi Jalanan

Pemecahan Masalah: Data membantu menemukan akar masalah, bukan hanya gejalanya. “Setiap permasalahan bukanlah dinding penghalang, melainkan pintu menuju solusi yang lebih baik. Data adalah kunci dari pintu itu.”

Meningkatkan Pemahaman: Data memberikan kacamata yang lebih jernih untuk melihat realitas. “Semakin baik kita memahami situasi melalui data, semakin tepat pula langkah yang bisa kita ambil.”

Optimalisasi Kinerja: Data memungkinkan pemerintah bekerja lebih cerdas, bukan hanya lebih keras. Dengan analisis data, program yang efektif dapat dikenali dan anggaran dapat dialokasikan secara lebih efisien.

Mendekatkan Pemerintah dan Masyarakat: Data menjadi jembatan yang menghubungkan suara rakyat dengan tindakan pemerintah. “Melalui data, aspirasi masyarakat dapat terdengar lebih jelas, dan pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengambil keputusan, tetapi mitra yang memahami kondisi warganya secara nyata.”

Bupati Yusran juga menyentuh isu Big Data, menyoroti potensinya untuk membuat pemerintah menjadi pelopor, bukan sekadar pemadam kebakaran. Dengan menganalisis tren demografi, mobilitas penduduk, atau pola keluhan masyarakat, pemerintah dapat merancang kebijakan proaktif yang responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.

Namun, Bupati Yusran juga mengingatkan akan bahaya interpretasi data yang salah. “Data bisa menjadi sahabat terbaik, namun bisa juga menjadi sumber kesalahan besar jika dibaca dengan keliru. Oleh karena itu, kemampuan memahami konteks, metodologi, dan kualitas data menjadi sangat penting. Bukan sekadar melihat angka, tetapi menafsirkan maknanya dengan cermat dan hati-hati.”

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat dan interaktif, di mana mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan seputar tantangan implementasi data di lapangan, serta bagaimana generasi muda bisa berkontribusi dalam membangun ekosistem data yang berkualitas di daerah hingga acara dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Penda Konawe dan pihak Civitas Akademik Universitas Haluoleo serta pemberirian Piagam Penghargaan.

Kuliah praktisi ini tidak hanya memberikan ilmu yang bermanfaat, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang berbasis data dan fakta, siap menghadapi tantangan pemerintahan di masa depan. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”
Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:54 WITA

Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Berita Terbaru