Dari Sampah Menjadi Emas: DLH Konawe Optimis Ubah Limbah Jadi Peluang Ekonomi

- Penulis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di balik tumpukan sampah yang sering dianggap sebagai masalah, tersimpan potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe yakin bahwa dengan pendekatan yang tepat, sampah tidak hanya bisa dikelola, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat. Optimisme ini bukan sekadar wacana, melainkan didukung oleh strategi terukur dan komitmen kuat dari pemerintah daerah. Rabu (30/4/2025)

Di balik tumpukan sampah yang sering dianggap sebagai masalah, tersimpan potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe yakin bahwa dengan pendekatan yang tepat, sampah tidak hanya bisa dikelola, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat. Optimisme ini bukan sekadar wacana, melainkan didukung oleh strategi terukur dan komitmen kuat dari pemerintah daerah. Rabu (30/4/2025)

“Ini bagian dari visi Konawe Bersahaja. Kami ingin masyarakat tidak hanya hidup bersih, tetapi juga sejahtera dari pengelolaan sampah,”

PERSADA KITA.ID| KONAWE – Di balik tumpukan sampah yang sering dianggap sebagai masalah, tersimpan potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe yakin bahwa dengan pendekatan yang tepat, sampah tidak hanya bisa dikelola, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat. Optimisme ini bukan sekadar wacana, melainkan didukung oleh strategi terukur dan komitmen kuat dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampah sebagai Sumber Daya, Bukan Lagi Masalah

Setiap hari, Kota Unaaha, ibukota Kabupaten Konawe, menghasilkan sekitar 30 ton sampah. Dari jumlah tersebut, 17-20 ton berhasil diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sementara sisanya masih menjadi tantangan. Namun, bagi DLH Konawe, angka ini bukan sekadar beban, melainkan peluang untuk dikonversi menjadi nilai ekonomi.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe, Andriyati Razak, S.Sos, MM melalui Sekretaris DLH Konawe, Syahrul, SKM, MM, kepada wartawan menjelaskan bahwa pengelolaan sampah harus bergeser dari sekadar “membuang” menjadi “memanfaatkan”.

“Kami yakin, dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle, sampah bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat,” tegas Syahrul saat berbincang dengan awak media di kantornya, Rabu (30/4/2025).

Strategi DLH: Dari Bank Sampah hingga Kemitraan Daur Ulang

Untuk mewujudkan visi tersebut, DLH Konawe telah menyusun sejumlah langkah konkret:

1. Bank Sampah di Setiap Kelurahan
Program bank sampah akan diperluas ke seluruh kelurahan di lima kecamatan: Wawotobi, Unaaha, Anggaberi, Uepai, dan Tongauna. Masyarakat diajak untuk memilah sampah dari rumah, kemudian menabungnya di bank sampah. Sampah yang terkumpul akan dijual ke industri daur ulang, dan hasilnya dikembalikan kepada warga.

2. Pelatihan Pengolahan Sampah Bernilai Ekonomi
DLH akan menggandeng UKM dan kelompok kreatif untuk mengubah sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam menjadi produk kerajinan. Sementara sampah organik akan diolah menjadi kompos dan biogas.

Baca Juga:  Resmi Diketok! RPJMD Konawe 2025-2029 Jadi Peta Jalan Pembangunan, Bupati Yusran Siapkan 6 Strategi Transformasi

3. Kemitraan dengan Pelaku Usaha Daur Ulang
Kerja sama dengan perusahaan pengolah sampah akan diperkuat untuk menciptakan rantai pasok yang berkelanjutan.

4. Edukasi Pemilahan Sampah Sejak Dini
Kampanye sadar sampah akan digencarkan di sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat.

Infrastruktur Pendukung: TPS3R dan TPA Modern

Selain program berbasis masyarakat, DLH juga menyiapkan infrastruktur pendukung. TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) akan dibangun di Pasar Asinua, sementara TPA Mataiwoi akan ditingkatkan kapasitasnya. Kedua fasilitas ini ditargetkan beroperasi penuh pada Oktober 2025.

“Kami belajar dari daerah lain yang sukses mengubah sampah menjadi berkah. Konawe juga bisa,” ujar Yose Rizal Tabara, ST, staf fungsional DLH yang turut mendampingi diskusi.

Pasukan Hijau: Ujung Tombak Kebersihan Konawe

Tak hanya mengandalkan terapan teknologi ke depannya, DLH juga mengerahkan 440 personel “Pasukan Hijau” yang terdiri dari petugas kebersihan, pengangkut sampah, dan pemelihara taman. Mereka didukung oleh 8 unit dump truk, 2 arm roll, 10 kontainer sampah, dan 5 motor pengangkut.

“Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang menjaga Konawe tetap bersih,” puji Plt Kadis DLH, Andriyati Razak, S.Sos, MM

Target: Turunkan Sampah ke TPA 30% dan Raih Adipura

Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi beban TPA, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung Konawe meraih Penghargaan Adipura.

“Ini bagian dari visi Konawe Bersahaja Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati, Syamsul Ibrahim. Kami ingin masyarakat tidak hanya hidup bersih, tetapi juga sejahtera dari pengelolaan sampah,” tutup Andriyati.

Dengan langkah-langkah progresif ini, Konawe berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengubah sampah dari masalah menjadi berkah. JEMS

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”
Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama
Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe
Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih
Uang Kita Ada! Pemkab Konawe Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Agustus 2026
Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra
H-2 MTQ XXXI Sultra, Bupati Yusran Akbar Tinjau Eks STQ Unaaha: Pastikan Finalisasi Kesiapan
Menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe, Wabup Syamsul Ibrahim: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:11 WITA

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:03 WITA

Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:19 WITA

Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WITA

Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih

Senin, 22 Juni 2026 - 09:38 WITA

Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra

Berita Terbaru