Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mohon Maaf Atas insiden Terjadi diduga Melibatkan Ajudannya

- Penulis

Minggu, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf yang sebesar-besarnya atas insiden pengancaman dan kekerasan terhadap seorang wartawan yang melibatkan ajudannya di Stasiun Tawang Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, (05/04/2025)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf yang sebesar-besarnya atas insiden pengancaman dan kekerasan terhadap seorang wartawan yang melibatkan ajudannya di Stasiun Tawang Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, (05/04/2025)

“Saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi dan membuat tidak nyaman kepada rekan-rekan media,”

SEMARANG,(persadakita.id)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf yang sebesar-besarnya atas insiden pengancaman dan kekerasan terhadap seorang wartawan yang melibatkan ajudannya di Stasiun Tawang Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, (05/04/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolri menyesalkan atas insiden tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti atas insiden yang melibatkan ajudannya.

“Saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi dan membuat tidak nyaman kepada rekan-rekan media,” ucap Kapolri kepada media Detiksatu.id saat dikonfirmasi, Minggu 6 April 2025.

Kapolri Listyo Sigit berjanji akan mencari tahu, apa penyebab sampai sikap ajudannya seperti itu.

“Karena saya baru mendengar dari link berita,” tegasnya.

“Namun apabila kalau benar itu terjadi, saya sangat menyesal kejadian tersebut, karena hubungan dengan teman-teman media sangat baik. Segera saya akan telusuri dan menindaklanjuti kejadian tersebut,” Ucap Kapolri.

Baca Juga:  Bamsoet: Hari Buruh Harus Jadi Momentum Atasi Pengangguran dan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

Selain itu, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh ajudan Kapolri. Peristiwa tersebut terjadi ketika Kapolri berada di Stasiun Tawang Semarang saat menyapa seorang penumpang duduk di kursi roda.

Saat itu, sejumlah jurnalis dan humas berbagai lembaga mengambil gambar dari jarak yang wajar. Namun, salah satu ajudan Kapolri meminta kepada para jurnalis dan humas untuk mundur, akan tetapi dengan cara didorong dengan cukup kasar.

Seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar, menyingkir dari lokasi tersebut dan menuju sekitar peron. Saat sesampainya di situ, ajudan Kapolri menghampiri dan kemudian melakukan kekerasan dengan cara memukul kepala Makna. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar
Kapolda Riau: 39 Jembatan Desa Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Rakyat
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab
Lawan Korupsi Desa, Mendagri Andalkan ABPEDNAS: “Mekanisme Pengawasan dari Bawah Lebih Penting”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:40 WITA

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WITA

Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:35 WITA

Kapolda Riau: 39 Jembatan Desa Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Rakyat

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:51 WITA

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat

Berita Terbaru