Gubernur Sultra Didampingi Bupati Konawe Launching Budidaya Maggot sebagai Aksi Quick Win 100 Hari ASR-Hugua Bangun Sulawesi Tenggara

- Penulis

Minggu, 23 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONAWE (persadakita.id)
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjem TNI (Purn) Andi Sumangerukka di dampingi Bupati Konawe, H Yusran Akbar meluncurkan program bantuan budidaya maggot sebagai bagian dari aksi Quick Win 100 hari kepemimpinannya. Acara ini digelar di Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, pada Minggu (23/3/2025).

Program budidaya maggot ini merupakan inisiatif strategis untuk mengatasi dua isu penting, yaitu pengelolaan sampah organik dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Maggot, dipilih sebagai solusi alami untuk mengurai sampah organik sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dalam acara tersebut, Andi Sumangerukka, memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 2 juta per KK kepada 50 ibu rumah tangga di Kabupaten Konawe. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi rumah tangga dan menciptakan dampak positif bagi perekonomian desa. Sementara, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar yang juga saat itu turut menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada perwakilan penerima bantuan, yang totalnya diberikan kepada 50 kepala keluarga (KK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Andi Sumangerukka dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam penanganan sampah dan kemiskinan ekstrem. “Kita tidak membatasi adanya pembangunan hilirisasi, tetapi kita juga harus melihat bagaimana manajemen sampah dalam mengelola hilirisasi. Jangan sampai sampah itu menjadi masalah. Oleh karena itu, saya berharap dalam hilirisasi nanti minimal ada transfer teknologi yang bisa kita dapatkan,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya pemerataan kesejahteraan, terutama di daerah penghasil sumber daya alam. “Jika kita bicara kemiskinan, harusnya tempat-tempat hilirisasi, apalagi penyumbang devisa negara berkaitan dengan sumber daya alam, kemiskinan tidak boleh ada. Justru daerah-daerah penghasil itu ekonomi masyarakatnya harus meningkat. Ini nanti Pak Yusran dan saya akan menyelesaikan itu. Kedepan, tidak akan ada lagi perbedaan yang terlalu jauh antara yang kaya dengan yang miskin, apalagi di daerah-daerah penghasil. Itu tidak boleh lagi terjadi, kalau itu terjadi, ironis sekali,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD

Program ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Gubernur juga menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden untuk menciptakan Indonesia Emas.

“Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden untuk mewujudkan visi Indonesia Emas. Oleh karena itu, saya berharap kepada bupati dan jajarannya agar kegiatan ini mendapat perhatian serius, sehingga program ini berjalan lancar,” ujar Gubernur.

Program ini melibatkan peran aktif ibu-ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot. “Ibu-ibu akan kita berikan bantuan modal. Kenapa ibu-ibu diberikan bantuan? Karena jika ibu-ibu memiliki uang, ekonomi rumah tangganya akan bergerak, dan dampaknya akan terasa di lingkungan sekitarnya. Minimal, akan banyak UMKM yang tumbuh untuk menopang ekonomi di desa, bahkan hingga menumbuhkan ekonomi kecamatan dan kabupaten. Jika ekonomi di kabupaten bergerak, dapat kita bayangkan pertumbuhan ekonomi provinsi akan meningkat pesat,” jelas Gubernur.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD terkait. Sementara itu, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Konawe, Forkopimda, dan kepala OPD terkait.

Dengan diluncurkannya program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan komitmennya dalam menciptakan solusi nyata untuk masalah sampah dan kemiskinan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi.JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”
Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:54 WITA

Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Berita Terbaru