Silaturahmi Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan Papua Siap Fasilitasi Kemudahan Berusaha bagi Pelaku UMKM

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan Papua (kiri), berbincang akrab dengan Jun (42), pemilik Lapak Putra bakso bakar, di kawasan ICP, Senin (18/5/2026). Jun mengaku senang dan berharap difasilitasi NIB serta fasilitasi permodalan.

Ketua Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan Papua (kiri), berbincang akrab dengan Jun (42), pemilik Lapak Putra bakso bakar, di kawasan ICP, Senin (18/5/2026). Jun mengaku senang dan berharap difasilitasi NIB serta fasilitasi permodalan.

Pedagang ICP sambut hangat Ketua Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan Papua. Mereka berharap NIB, permodalan KUR, dan pendataan berkelanjutan

Konawe, PERSADA KITA.ID – Suasana berbeda tampak di kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP) Unaaha, Senin (18/5/2026). Rombongan Ketua Forum Usaha Kecil Menengah dan Industri Kecil Menengah (UKM-IKM) Kabupaten Konawe, Rita Harmasan Papua, bersama sejumlah pengurus forum menyambangi pedagang dan pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan perkantoran Pemda Konawe tersebut.

Rombongan pengurus forum UKM-IKM Konawe dari kiri depan: Rita Harmasan Papua, Rasnawati SH dan kiri belakang: Irana S dari Divisi Pemberdayaan Perempuan dan anggota Divisi Humas, Evi Damayanthy saat bersilaturrahmi bersama pelaku UMKM di ICP Unaaha.

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi. Rita Harmasan yang didampingi Sekretaris Forum, Rasnawati, SH; anggota Divisi Humas, Evi Damayanthy; dan Irana S dari Divisi Pemberdayaan Perempuan, secara langsung berdialog dengan para pelaku usaha mikro kecil. Mereka mendengar keluhan, mencatat kebutuhan permodalan, serta melihat langsung dinamika kegiatan jualan dan hiburan di ICP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sela-sela dialog, Rita Harmasan Papua secara khusus mengajak seluruh pelaku usaha, baik yang berada di kawasan ICP maupun yang tersebar di seluruh Kabupaten Konawe, untuk bergabung menjadi anggota Forum UKM-IKM Konawe.

Suasana dialog antara pengurus Forum UKM-IKM Konawe dengan pelaku usaha mikro di area pedestrian ICP.

“Kami undang semuanya. Tidak ada biaya pendaftaran. Forum ini rumah kita bersama untuk memperjuangkan nasib pelaku usaha mikro kecil,” ajaknya antusias.

Lebih lanjut, Rita membeberkan salah satu program unggulan forum, yakni memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha mikro kecil. Untuk mewujudkan ini, forum akan menggandeng Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Konawe yang memiliki kewenangan memproses NIB dari usulan pelaku usaha.

Forum UKM-IKM Konawe juga akan menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Konawe serta berbagai instansi teknis terkait untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan manajemen bisnis UMKM, mulai dari pembukuan sederhana, pemasaran digital, hingga strategi penjualan regional hingga ekspor produk unggulan layak ekspor.

Dalam hal permodalan, forum akan menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke Bank Sultra, BPR Bahteramas, dan sejumlah bank lainnya.

Komentar dan Harapan Pedagang ICP

Kunjungan rombongan forum disambut hangat oleh para pedagang yang beraktivitas di kawasan ICP. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan komentar dan harapan secara langsung.

Jun (42), warga Kelurahan Wawonggole, Kecamatan Unaaha, pemilik “Lapak Putra” yang menjual bakso bakar, mengaku merasa senang dengan kehadiran rombongan forum.

“Saya senang dikunjungi forum ini. Harapan saya, forum benar-benar membantu permodalan dan NIB. Bakso bakar saya ini sudah punya pelanggan tetap, tapi kalau ada NIB dan bantuan modal, saya bisa buka cabang,” ujar Jun.

Imam (44), warga BTN Wawonggole yang membuka lapak mainan mobil-mobilan yang disukai anak-anak dan remaja, juga menyampaikan kegembiraannya. Ia bahkan menawarkan diri untuk terlibat aktif.

“Saya siap membantu pendataan sesama pelaku usaha di area ICP ini. Banyak pedagang yang belum terdata dengan baik. Dengan pendataan yang benar, bantuan dari pemerintah dan forum bisa tepat sasaran,” tegas Imam.

Sementara itu, Anggi Febriyanti (25), warga Kelurahan Tumpas, pemilik “Anggi Assesoris”, mengaku merasa sangat terbantu dengan upaya forum yang akan memfasilitasi pembuatan NIB untuk lapaknya. Toko aksesoris miliknya sering dan banyak dikunjungi ibu-ibu serta kaum remaja.

“Selama ini saya jualan hanya mengandalkan izin seadanya. Saya tidak tahu cara urus NIB. Dengan adanya forum yang mau membantu, saya jadi lega. Semoga NIB saya bisa secepatnya terealisasi, sehingga usaha saya lebih dipercaya pembeli dan bisa diajak kerja sama dengan toko lain,” harap Anggi dengan penuh semangat.

Menanggapi antusiasme para pedagang, Rita Harmasan Papua langsung merespon positif tawaran Imam untuk membantu pendataan.

“Terima kasih Pak Imam, kami sangat membutuhkan dari pelaku usaha seperti bapak. Dan untuk Jun serta Mbak Anggi, NIB serta permodalan akan kami fasilitasi dan prioritaskan. Forum hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit,” ujar Rita. (JM)

Berita Terkait

Pengurus Forum UKM-IKM Konawe Ikuti Sosialisasi HKI: Resep Kue hingga Kemasan Kini Bisa Dilindungi Hukum
Senin Lega! Daging Ayam dan Telur Stabil, Cabai Rawit Kini Rp45 Ribu di Pasar Asinua Unaaha
Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain
Video Conference Operasionalisasi KDKMP, dari Desa Mataiwoi: Bupati Konawe Dorong Sinergi Koperasi Merah Putih dan Peternakan
Fokus di Terminal Baruga, Sultra Kebut Operasional 75 Koperasi Merah Putih Jelang Juli 2026
Presiden Prabowo Resmikan Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Jadi Tonggak Bersejarah
Pascakonsolidasi, Rita Harmasan Papua: Forum UKM-IKM Konawe Siap Jadi Penggerak Bisnis Bukan Sekadar Wadah
Forum UKM-IKM Konawe Gelar Konsolidasi Pengurus Baru, Rita Harmasan Papua Pimpin 300 Anggota
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:51 WITA

Pengurus Forum UKM-IKM Konawe Ikuti Sosialisasi HKI: Resep Kue hingga Kemasan Kini Bisa Dilindungi Hukum

Senin, 18 Mei 2026 - 21:27 WITA

Silaturahmi Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan Papua Siap Fasilitasi Kemudahan Berusaha bagi Pelaku UMKM

Senin, 18 Mei 2026 - 10:41 WITA

Senin Lega! Daging Ayam dan Telur Stabil, Cabai Rawit Kini Rp45 Ribu di Pasar Asinua Unaaha

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:52 WITA

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:42 WITA

Fokus di Terminal Baruga, Sultra Kebut Operasional 75 Koperasi Merah Putih Jelang Juli 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:58 WITA

Presiden Prabowo Resmikan Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Jadi Tonggak Bersejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:35 WITA

Pascakonsolidasi, Rita Harmasan Papua: Forum UKM-IKM Konawe Siap Jadi Penggerak Bisnis Bukan Sekadar Wadah

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:15 WITA

Forum UKM-IKM Konawe Gelar Konsolidasi Pengurus Baru, Rita Harmasan Papua Pimpin 300 Anggota

Berita Terbaru

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, saat pemaparan di hadapan puluhan content creator dalam workshop yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026).

EKONOMI & BISNIS

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:52 WITA