“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga untuk memupuk sportivitas antarwarga.
Konawe, PERSADA KITA.ID – Turnamen Bola Voli Putri “Partai Rakyat Indonesia (PRI) Cup I” Tingkat Desa/Kelurahan se-Dapil 5, Kabupaten Konawe, resmi bergulir. Pembukaan berlangsung meriah di Lapangan PRI, Kelurahan Tongauna, Selasa (27/10/2026) sore.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Tongauna, Muhammad Idil Daud, S.E. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran panitia pelaksana serta para donatur, khususnya Haji Amir, yang telah membangun fasilitas Lapangan Bola Voli PRI dari area bekas hutan sehingga layak digunakan untuk kegiatan positif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Idil menegaskan bahwa turnamen ini memiliki dua misi utama. Pertama, sebagai wadah kompetisi untuk menjaring dan membina bibit-bibit atlet bola voli putri potensial di tingkat desa dan kelurahan agar dapat melaju ke tingkat kabupaten hingga nasional. Kedua, sebagai instrumen pemersatu yang mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga untuk memupuk sportivitas antarwarga. Kami berharap dari sini lahir atlet-atlet potensial yang bisa membawa nama baik daerah,” tegas Camat Muhammad Idil.

Penguatan Ekonomi Kerakyatan lewat UMKM
Selain berdampak pada sektor olahraga, PRI Cup 1 secara tegas dirancang untuk memberikan efek ganda yang nyata bagi perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pelaku UMKM. Panitia menargetkan turnamen ini menjadi pusat aktivitas ekonomi kerakyatan yang produktif selama sepuluh hari ke depan.

Kehadiran ratusan penonton, suporter, dan kontingen setiap harinya di Lapangan PRI diprediksi akan meningkatkan omzet pedagang lokal, pemilik warung, serta pelaku usaha kuliner (seperti penjual makanan ringan, minuman, dan makanan siap saji) di sekitar venue.
Lebih lanjut, ajang keramaian ini membuka ruang bagi pedagang kaki lima untuk mendirikan stan di area sekitar lapangan. Hal ini menciptakan lapangan pekerjaan sementara dan meningkatkan pendapatan harian keluarga. Masuknya pengunjung dari luar desa/kelurahan ke wilayah Tongauna turut menggerakkan sektor pendukung lainnya, menjadikan turnamen sebagai pengungkit perputaran ekonomi lokal.

Dukungan PBVSI dan Agenda Tahunan
Sekretaris Umum (Sekum) PBVSI Kabupaten Konawe, Muhammad Rangga, yang turut hadir dalam pembukaan tersebut menegaskan komitmen pihaknya. Turnamen ini akan diusulkan masuk ke dalam kalender resmi PBVSI serta diajukan kepada Dispora dan KONI agar terselenggara secara rutin setiap tahun.

“Kepengurusan baru PBVSI Konawe akan menyasar program pembinaan ke daerah-daerah secara berjenjang, mulai dari usia dini, remaja, hingga senior,” ujarnya. Ia juga menginstruksikan para atlet untuk menjunjung tinggi fair play dan meminta wasit memimpin pertandingan secara adil, tegas, dan objektif.
Turnamen yang diikuti 15 tim ini akan berlangsung dari 27 Oktober hingga 5 November 2026, dengan total hadiah pembinaan sebesar Rp20 juta bagi Juara I hingga Juara IV. Rangkaian acara akan ditutup dengan pesta rakyat bersama musisi Ian Kasela, sebelum dilanjutkan dengan turnamen bola voli putra PRI Cup 2. (JM)
















