Panggil Menteri Amran, Presiden Prabowo Terima Laporan Terkait Peningkatan Produksi dan Serapan Beras Nasional

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait perkembangan ketahanan pangan nasional dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (30/4/2025).

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait perkembangan ketahanan pangan nasional dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (30/4/2025).

Selain itu, laporan dari United States Department of Agriculture (USDA) menyebutkan bahwa produksi beras Indonesia juga diperkirakan meningkat menjadi 34,6 juta ton, naik dari 30 juta ton.

 

PERSADA KITA.ID| Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait perkembangan ketahanan pangan nasional dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (30/4/2025). Dalam keterangan pers usai pertemuan, Menteri Amran mengungkapkan sejumlah capaian signifikan di sektor pangan nasional, khususnya dalam hal ketersediaan stok beras yang menjadi capaian tertinggi dalam dua dekade terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini, stok kita hampir 3,4 juta ton. Malam itu diperkirakan sudah mencapai 3,4 juta ton. Dan kalau ini tidak ada kendala ke depan, 20 hari paling lambat, itu mencapai 4 juta ton stok kita. Sekarang ini 3,4 juta ton, ini tertinggi stok kita selama 23 tahun. Ini tertinggi,” ujar Amran kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain itu, tingkat serapan beras juga menunjukkan tren positif. Dalam satu bulan terakhir, serapan beras mencapai 1 juta ton, sementara total serapan dari Januari hingga April 2025 telah menembus angka 1,7 juta ton. “Biasanya, 10 tahun terakhir atau 5 tahun terakhir, serapan beras kita hanya rata-rata 1,2 juta ton,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Yusran Akbar Tekankan Inovasi dan Evaluasi Ketat Capaian Kinerja OPD Konawe di Awal 2026

Menteri Amran juga menyampaikan bahwa bulan Mei diperkirakan menjadi puncak panen jagung nasional. Untuk itu, pihaknya telah bersiap untuk menyerap produksi jagung dalam jumlah besar. “Kelihatan produksi jagung kita cukup baik, sehingga kita harus persiapan serap ke depan,” kata Amran.

Selain itu, laporan dari United States Department of Agriculture (USDA) menyebutkan bahwa produksi beras Indonesia juga diperkirakan meningkat menjadi 34,6 juta ton, naik dari 30 juta ton. Hal tersebut menambah capaian signifikan di sektor pangan nasional.

“Ini kabar menggembirakan, semua data ini adalah data dari BPS, kemudian data real time dari Bulog. Tidak ada data dari pertanian, karena kita harus mempercayakan kepada BPS,” jelas Amran.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan jajaran turut mendiskusikan langkah strategis dalam penguatan infrastruktur pertanian. Menteri Amran menyatakan bahwa Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR telah mengidentifikasi 2 juta hektare lahan yang memerlukan rehabilitasi irigasi.

“Kami sudah sepakat dan insyaallah dikerjakan tahun ini,” ucap Amran.

Pertemuan ini menandai komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui strategi berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.

 

Berita Terkait

Harga Pangan Stabil, Ekonomi Bergerak: Bupati Konawe dan Bulog Unaaha Salurkan Bantuan Pangan 2026 untuk 30 Ribu Keluarga
Bupati Konawe Bersama Kadin dan IMI Tebar Berkah Ramadan di Pesantren Daarullsolah Wawotobi
Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Bupati Konawe Turun Langsung Pantau Gerakan Pangan Murah di Pasar Tutuwi Motaha
Kocak, Misterius, dan Menyentuh: Film Komedi Horor Nasional Syuting Perdana di Rujab Bupati Konawe
Legalitas Lengkap, Tapi Kantor Dibakar Massa: PT RCP Beber Hal ini…
Konawe Jadi Percontohan, Gubernur Andi Sumangerukka Didampingi Bupati Yusran Akbar Luncurkan Mesin Canggih Pemilah Benih dan Pengemas “Sanggoleo Sultra”
Bupati Yusran Akbar: Kebijakan Kampung Tematik Durian Diharapkan Dongkrak Pendapatan Rp146 Milyar dari Rumah Tangga Petani
Komitmen Nyata Pemerintah Daerah: Dana Hibah Diserahkan untuk Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha Lokal
Berita ini 5 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:49 WITA

Demi Ketahanan Pangan, H. Yusran Akbar ST: “Gunakan Alsintan Ini Sebaik-baiknya, Jangan Dijual!”

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:54 WITA

Harga Pangan Stabil, Ekonomi Bergerak: Bupati Konawe dan Bulog Unaaha Salurkan Bantuan Pangan 2026 untuk 30 Ribu Keluarga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:24 WITA

Bupati Konawe Bersama Kadin dan IMI Tebar Berkah Ramadan di Pesantren Daarullsolah Wawotobi

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:15 WITA

HUT ke-66 Konawe: Gubernur Sultra Beri Arahan Tegas di Tengah Semangat “Desa Unggul, Kota Berkembang”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:55 WITA

Sinergi Lintas Daerah Membangun Bumi Anoa: Bupati Konawe Yusran Akbar Hadiri Upacara HUT ke-66 Kolaka dengan Penuh Khidmat

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:27 WITA

Bukan di Ruang Seremonial Biasa: Bupati Konawe Yusran Akbar Lantik Pejabat di TPA, Ini Pesan Simbolisnya

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:46 WITA

Matangkan Persiapan HUT ke-66 Konawe, Wakil Bupati Syamsul Ibrahim Pimpin Rapat Koordinasi Akhir

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:04 WITA

Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Bupati Konawe Turun Langsung Pantau Gerakan Pangan Murah di Pasar Tutuwi Motaha

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x