Bupati Yusran Akbar: Kebijakan Kampung Tematik Durian Diharapkan Dongkrak Pendapatan Rp146 Milyar dari Rumah Tangga Petani

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST., secara langsung memantau perkembangan program Kampung Tematik Durian yang menjadi bagian dari visi Konawe Bersahaja. Program ini mengoptimalkan pekarangan rumah dengan penanaman 3-8 pohon durian varietas unggul per rumah tangga.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST., secara langsung memantau perkembangan program Kampung Tematik Durian yang menjadi bagian dari visi Konawe Bersahaja. Program ini mengoptimalkan pekarangan rumah dengan penanaman 3-8 pohon durian varietas unggul per rumah tangga.

Upaya konkret meningkatkan ekonomi rumah tangga sekaligus mendukung ketahanan pangan, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST., meluncurkan program strategis “Kampung Tematik Durian”. Program yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Visi Konawe Bersahaja ini dimulai sebagai proyek percontohan di dua kecamatan penghasil durian andalan, Padangguni dan Latoma, dengan total populasi pohon yang ditanam mendekati 10.000 batang.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., menegaskan komitmennya untuk membangun ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui program terobosan “Kampung Tematik Durian”. Kebijakan yang ditetapkan di tujuh kecamatan ini mulai diimplementasikan secara intensif di dua wilayah sebagai proyek percontohan, yakni Kecamatan Padangguni dan Kecamatan Latoma. Dan secara bertahap pada lima kecamatan lainnya yakni Kecamatan Abuki, Asinua, Tongauna, Tongauna Utara dan Besulutu.

“Program ini adalah bagian integral dari visi Konawe Bersahaja dan upaya nyata kita mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dari level paling dasar, yaitu rumah tangga,” tegas Bupati Yusran Akbar dalam penjelasannya, kepada Persada Kita.Id di Unaaha, Jumat (26/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua varietas unggulan nasional, Musangking dan Bawor, dipilih karena produktivitas tinggi dan adaptasi yang cocok dengan kondisi geografis Konawe.

Bupati Yusran Akbar menjelaskan, pemilihan dua kecamatan awal tersebut bukan tanpa alasan. Latoma, yang dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Konaweha, diharapkan dapat menjadi tanaman penyangga untuk menjaga ketersediaan air. Sementara itu, kedua kecamatan secara historis telah menjadi sentra durian yang produknya dipasarkan hingga Kota Kendari.

“Salah satu sasaran Program Kawasan Tematik Durian ini juga diprediksi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dari setiap rumah tangga sekaligus dapat menekan lajunya tingkat kemiskinan di wilayah sasaran program ini,” ungkap Bupati Yusran.

Baca Juga:  Kapolres Konawe dan Awak Media Jalin Sinergi Lewat Kopi Break
Dengan perawatan optimal, satu pohon durian dapat menghasilkan 30-50 biji dengan bobot 8-10 kg per biji, berpotensi memberikan pendapatan sekitar Rp 12 juta per pohon per musim.

Secara teknis, program ini dijalankan dengan memanfaatkan pekarangan rumah warga. plt Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Konawe, M. Suknip, SP., MP., memaparkan bahwa setiap rumah tangga menanam 3 hingga 8 pohon durian, disesuaikan dengan luasan lahan.

“Kami fokus pada dua varietas unggul nasional, yaitu bibit durian varietas Musangking dan Bawor, yang sangat cocok dengan kondisi geografis dan agro-klimat di sini. Dengan pemeliharaan dan pemupukan yang tepat, pohon dapat berproduksi dalam 3,5 hingga 5 tahun,” jelas Suknip.

Potensi ekonominya sangat menjanjikan. Satu pohon durian dewasa diperkirakan dapat menghasilkan 30 sampai 50 biji per musim, dengan bobot per biji mencapai 8-10 kg. “Dengan harga pasar yang stabil, petani berpotensi mendapatkan penghasilan kotor sekitar Rp 12 juta per pohon per musim. Kunci utamanya adalah pemberian nutrisi, khususnya pemupukan NPK setelah panen,” tambah Suknip.

Petani sedang merawat pohon durian muda di pekarangan rumah. Program ini mengoptimalkan pekarangan rumah warga

Artinya, kata Suknip dari 12.170 bibit durian ini saat usia panen normal dikalkulasikan akan menghasilkan pendapatan kotor bagi rumah tangga petani sebesar Rp 146 milyar dari hasil panen durian yang ditanam di pekarangan setiap rumah warga.

Untuk memastikan keberhasilan program, Dinas TPHP melakukan pengawalan ketat melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang mendampingi petani secara teknis. Saat ini, di Kecamatan Latoma telah tertanam 4.000 dari total populasi 5.170 pohon, sementara di Padangguni telah tertanam 6.000 dari total populasi 7.000 pohon. Sisanya masih dalam tahap pembenahan dan persiapan lahan.

Program Kampung Tematik Durian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga mengokohkan posisi Konawe sebagai penghasil durian berkualitas unggul di wilayah Sulawesi Tenggara, sekaligus menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis komoditas lokal yang berkelanjutan. JM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara
LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031
Jumat Seru-Seruan di Dishub Konawe, ASN dan P3K Adu Bola Gotong hingga Lari Karung
SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:18 WITA

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara

Minggu, 27 September 2026 - 10:21 WITA

LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031

Jumat, 25 September 2026 - 13:57 WITA

Jumat Seru-Seruan di Dishub Konawe, ASN dan P3K Adu Bola Gotong hingga Lari Karung

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Berita Terbaru