Karina Icha & Rasya Anton Timbang Tuangkan Emosi di Lokasi Syuting Film Komedi Horor Garapan Sutradara Irham Acho Bachtiar

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karina Icha dan Rasya Anton Timbang menghayati konflik emosional antara ibu dan anak dalam adegan inti di sebuah sekolah di Andabia. Ekspresi keduanya menangkap kompleksitas drama keluarga yang menjadi tulang punggung cerita film ini.

Karina Icha dan Rasya Anton Timbang menghayati konflik emosional antara ibu dan anak dalam adegan inti di sebuah sekolah di Andabia. Ekspresi keduanya menangkap kompleksitas drama keluarga yang menjadi tulang punggung cerita film ini.

“Ini adalah jantung emosional dari film kita. Di balik semua tawa dan ketegangan horor, ada cerita manusia yang sangat manusiawi. Karina dan Rasya membawakan adegan ini dengan intensitas yang luar biasa.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Suasana haru dan tegang menyelimuti dari halaman hingga ruang kelas SD di Kelurahan Andabia, Kecamatan Anggaberi, Senin (9/2/2026). Di tengah setting sekolah yang ramai, Karina Icha, sang bintang film yang belakangan ini tampil di sejumlah film horor nasional, menghayati peran sebagai ibu dari karakter Bio (Rasya Anton Timbang) dalam sebuah adegan konflik keluarga yang penuh beban emosional. Syuting hari kelima film horor komedi garapan Irham Acho Bachtiar ini bergeser dari suasana jenaka ke dalam dimensi drama yang dalam dan menyentuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adegan ini menjadi titik balik penting dalam alur cerita, yang mengungkap latar belakang keluarga Bio dan menyentuh akar konflik yang melatari kisah horor komedi ini. Sutradara Irham Acho Bachtiar dengan cermat mengarahkan kedua aktor untuk mengeksplorasi dinamika hubungan ibu dan anak yang penuh misteri yang penuh luka masa lalu, sekaligus harapan yang tersisa.

“Ini adalah jantung emosional dari film kita. Di balik semua tawa dan ketegangan horor, ada cerita manusia yang sangat manusiawi. Karina dan Rasya membawakan adegan ini dengan intensitas yang luar biasa. Mereka berhasil menciptakan momen yang jujur dan memilukan,” ujar Acho, usai mengambil beberapa kali take untuk menyempurnakan adegan tersebut.

Baca Juga:  Semarak HUT RI ke-80 di Konawe, Gerak Jalan 17 KM dengan Pesona Monumen Kalosara & Spirit "Konawe Bersahaja"
Karina Icha

Karina Icha, yang dikenal dengan aktingnya yang mendalam, menyatakan kekagumannya pada tim produksi dan cerita yang diangkat. “Sangat menarik bisa terlibat dalam film yang tidak hanya mengandalkan jumpscare atau lelucon, tetapi juga punya pesan dan konflik keluarga yang kuat. Berakting dengan Rasya yang penuh semangat dan talenta muda lokal di sini memberi energi berbeda,” tuturnya.

Menariknya, di tengah tensi adegan yang tinggi, hadir talenta muda lokal Konawe, Muhammad Arga Lasambira (sebagai Perry), yang diberi peran pendamping. Arga berhasil memberikan sentuhan komedi segar yang tepat di sela-sela adegan berat, menunjukkan bagaimana film ini dengan piawai mencampur genre. “Peran Arga ini seperti penyegar. Di saat penonton mungkin sudah menahan napas atau terhanyut dalam emosi, kehadiran karakter yang dibawanya akan mengembalikan nuansa ringan yang khas film ini,” jelas asisten sutradara, Edwin Asdar Lasahari.

Lokasi sekolah di Andabia dipilih karena arsitektur dan atmosfernya yang sesuai dengan kilas balik cerita. Proses syuting berlangsung lancar dengan dukungan penuh warga sekitar, yang antusias menyaksikan proses kreatif film besar yang mengambil lokasi di kampung mereka.

Shooting hari kelima ini semakin mengukuhkan bahwa film kolaborasi Sultra Cinema Investama dan Rumah Semut Film ini tidak hanya sekadar komedi horor biasa, tetapi sebuah karya yang berani menyelami psikologi keluarga dan trauma, dengan balutan kultur lokal Konawe yang kental. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Tuntas: Bukan Siapa Siapa Juara, 62 Tim Berebut Rp15 Juta
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
23 Barisan Meriahkan Gerak Jalan Indah, Adu Kekompakan di HUT ke-81 RI di Anggaberi
Tarian Mondotambe dan Atraksi Tamalaki Meriahkan Pembukaan Porseni Kecamatan Anggaberi
Bukan Sekadar Juara! Kapolres Konawe Ungkap Makna di Balik Porseni HUT RI ke-81 Tongauna Utara
Pekan Olah Raga Kecamatan Routa, Kapolres Konawe: Kalah Menang di Lapangan, Persaudaraan Tetap Milik Kita Bersama
“Pasangan Serasi di Garis Depan: Bupati Berbusana Diponegoro, Istri Kenakan Kostum Pejuang Wanita”
Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:28 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Tuntas: Bukan Siapa Siapa Juara, 62 Tim Berebut Rp15 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:44 WITA

23 Barisan Meriahkan Gerak Jalan Indah, Adu Kekompakan di HUT ke-81 RI di Anggaberi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:07 WITA

Tarian Mondotambe dan Atraksi Tamalaki Meriahkan Pembukaan Porseni Kecamatan Anggaberi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Bukan Sekadar Juara! Kapolres Konawe Ungkap Makna di Balik Porseni HUT RI ke-81 Tongauna Utara

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memberikan sambutan sekaligus meresmikan Rumah Dilan Bersahaja. Turut mendampingi, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe.

EKONOMI & BISNIS

Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:11 WITA