Bupati Yusran Akbar Tegaskan Konawe Terapkan Strategi Baru Pengelolaan Sampah

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST., meninjau fasilitas TPST Mataiwoi didampingi Plt. Kepala DLH Konawe Syahrul, S.KM., M.M., dan Sekda Ferdinand Sapaan, Senin (19/10/2026).

Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST., meninjau fasilitas TPST Mataiwoi didampingi Plt. Kepala DLH Konawe Syahrul, S.KM., M.M., dan Sekda Ferdinand Sapaan, Senin (19/10/2026).

“Persoalan sampah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh perangkat daerah,”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Pemerintah Kabupaten Konawe memperkuat komitmen pengelolaan sampah berkelanjutan. Dalam kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kelurahan Mataiwoi, Senin (19/10/2026), Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST., menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup semata, melainkan seluruh perangkat daerah dan masyarakat.

Fasilitas pemilah sampah di TPST Mataiwoi yang ditargetkan mampu mengolah 16 ton sampah per hari.

Bau sampah tidak lagi menjadi pemandangan yang dibiarkan. Di TPST Mataiwoi, Bupati Yusran Akbar didampingi Plt. Kepala DLH Konawe, Syahrul, S.KM., M.M., serta Sekretaris Daerah Ferdinand Sapaan dan sejumlah kepala OPD, meninjau langsung fasilitas pengolahan yang menjadi ujung tombak pengurangan sampah ke TPA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) per 8 Agustus 2026 menunjukkan rata-rata sampah yang masuk ke TPA Mataiwoi mencapai 23,8 ton per hari. Dari jumlah itu, pemerintah menargetkan 70 persen atau sekitar 16,66 ton dapat dipilah dan dimanfaatkan kembali. Sementara 30 persen atau 7,14 ton diperkirakan menjadi sampah residu yang membutuhkan penanganan lanjutan.

“Persoalan sampah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh perangkat daerah,” tegas Bupati Yusran Akbar di hadapan para pejabat yang hadir.

Kunjungan tersebut dihadiri sejumlah kepala OPD, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, KasatPol PP, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika, bersama pejabat dan P3K DLH Konawe.
Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan sistem terintegrasi, dari lingkungan perkantoran pemerintah, fasilitas publik, permukiman, hingga pusat aktivitas ekonomi.

Bupati Konawe menyampaikan arahan kepada kepala OPD dan pejabat DLH Konawe.

Pemerintah daerah juga mendorong perubahan pola penanganan sampah yang selama ini berorientasi pada pengumpulan dan pembuangan, menjadi sistem yang mengutamakan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali material yang masih bernilai guna.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Konawe menegaskan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang melarang praktik open dumping di TPA, serta Surat Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Tahun 2026 tentang Penyampaian Penghentian Praktik Open Dumping di TPA.

Baca Juga:  Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Bupati Konawe Turun Langsung Pantau Gerakan Pangan Murah di Pasar Tutuwi Motaha

Seluruh stakeholder dan masyarakat wajib melakukan langkah konkret melalui pemilahan sampah dan penguatan kelembagaan sampah berbasis masyarakat dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), sehingga sampah yang masuk ke TPA hanya sampah residu.

“Dengan penutupan open dumping TPA, peluang kita untuk mengelola sampah rumah tangga, sampah rumah makan, atau di pasar-pasar bisa dikelola dengan baik lagi. Ini momentum kita untuk berbenah. Kita tidak boleh lagi membuang sampah sembarangan. Kita harus kelola dari sumbernya,” ujar Bupati.

Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe memberikan apresiasi penuh kepada masyarakat dan inovator daerah yang berhasil mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomis. Pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui daur ulang.

“Kita mendorong peningkatan kapasitas sarana dan prasarana di TPA Mataiwoi, agar tempat tersebut tidak hanya sekadar tempat menumpuk sampah, tetapi dilengkapi fasilitas pemilah dan pengolah sampah modern yang mampu mengolah sampah sebanyak 16 ton per hari. Ini bentuk keseriusan kita sejalan dengan arahan Bapak Presiden dalam menangani isu lingkungan,” jelasnya.

Meski target 70 persen pemilahan menjadi angin segar, persentase tersebut masih merupakan asumsi perhitungan, bukan hasil pengukuran komposisi sampah aktual yang terverifikasi.

Diperlukan pendataan dan pengukuran langsung untuk mengetahui komposisi sampah organik, plastik, logam, kaca, serta material lain yang benar-benar dapat diolah atau didaur ulang. Sampah organik dapat diarahkan pada metode pengolahan sesuai karakteristiknya, sedangkan sampah anorganik bernilai ekonomis dapat dipilih untuk didaur ulang.

Dengan total layanan mencakup 6 kecamatan, tantangan ke depan adalah memastikan sistem pengumpulan, pengangkutan, pemilahan, dan pengolahan sampah berjalan efektif. Kolaborasi DLH, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, petugas kebersihan, hingga masyarakat menjadi prasyarat utama. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinas Perikanan Konawe Raih Penghargaan Nasional, Sahruddin: Ini Bukti Sinergi Mutu Kampung Nelayan
Menko Pangan Zulhas Kunjungi Sultra, Tinjau Pasar Murah hingga Pelantikan Pengurus DPW PAN
Bupati Konawe Perpanjang Kontrak 4 Tahun Bagi 2.771 P3K, Tegaskan Peran Krusial di Balik Pertumbuhan Ekonomi 14,94%
Pelantikan Kades Lerehoma: Bupati Yusran Akbar Tekankan Kolaborasi dan Pemanfaatan Potensi Desa
Dinkes Konawe Skrining Kesehatan Ratusan Warga Binaan Rutan Unaaha, Kadis Yones: Ini Langkah Strategis Konawe Bersahaja!
Bupati Konawe Yusran Akbar Serahkan Hibah Lahan 43,839 m2 untuk Balai Pemasyarakatan
Wabup Syamsul Ibrahim Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Usai Upacara Pemda Konawe Serahkan Santunan BPJS
Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:18 WITA

Bupati Yusran Akbar Tegaskan Konawe Terapkan Strategi Baru Pengelolaan Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Dinas Perikanan Konawe Raih Penghargaan Nasional, Sahruddin: Ini Bukti Sinergi Mutu Kampung Nelayan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:51 WITA

Menko Pangan Zulhas Kunjungi Sultra, Tinjau Pasar Murah hingga Pelantikan Pengurus DPW PAN

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:39 WITA

Bupati Konawe Perpanjang Kontrak 4 Tahun Bagi 2.771 P3K, Tegaskan Peran Krusial di Balik Pertumbuhan Ekonomi 14,94%

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pelantikan Kades Lerehoma: Bupati Yusran Akbar Tekankan Kolaborasi dan Pemanfaatan Potensi Desa

Berita Terbaru

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji saat meninjau fasilitas produksi PT Xinyi Glass Indonesia di Kawasan Industri JIIPE KEK Gresik, Jawa Timur. (Foto: Kemenperin)

EKONOMI & BISNIS

Kemenperin Genjot Daya Saing Kaca Lembaran Nasional lewat TKDN 73,69%

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:19 WITA