STIE 66 Kendari Target Raih Akreditasi Unggul 2026, Luncurkan Program Kerjasama Pemerintah Daerah

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Dr. Abdul Hakim, S.E., M.S. (Kanan) dan Dr. La Ode Hamida, S.E., M.M. (Kiri) saat memberikan keterangan pers terkait target akreditasi Unggul STIE 66 Kendari.

Dr. Abdul Hakim, S.E., M.S. (Kanan) dan Dr. La Ode Hamida, S.E., M.M. (Kiri) saat memberikan keterangan pers terkait target akreditasi Unggul STIE 66 Kendari.

STIE 66 Kendari target raih akreditasi Unggul Juli 2026. Kampus ini akan luncurkan program  RPL untuk pejabat daerah.

Unaaha, PERSADA KITA.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari terus mengukuhkan posisinya sebagai kampus swasta unggulan di Sulawesi Tenggara. Tidak lagi sekadar mengejar jumlah mahasiswa, institusi ini kini berfokus pada peningkatan kualitas akademik dan perluasan akses bagi masyarakat daerah.

Tim Dosen Sosialisasi STIE 66 untuk Maba bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kab Konawe yang diketuai Dr H.Abdul Hakim, SE, MS bersama Dr Asraf, SE, MM, Dr Laode Hamida ,SE, MM dan Dr (cand) Sardiman, SE, S.Pd, MM memaparkan sejumlah terobosan strategis. Dr. Abdul Hakim, S.E., M.S., dan Dr. La Ode Hamida, S.E., M.M secara eksklusif mengungkap peta jalan kampus menuju status “Unggul” di hadapan sejumlah ASN lingkup Pemda Konawe, Minggu (14/6/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Abdul Hakim, S.E., M.S. (Kiri)

Dr. Abdul Hakim menegaskan, ketiga program studi—S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan S2 Magister Manajemen, saat ini telah meraih akreditasi “Baik Sekali”. Target selanjutnya, paling lambat, InsyaAllah awal Juli 2026, ketiganya akan naik peringkat menjadi “Unggul”.

STIE 66 tidak main-main dalam merancang kurikulum. Program S2 Magister Manajemen menyediakan tiga konsentrasi: Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, serta Manajemen Perbankan dan Keuangan. Sementara itu, S1 Manajemen unggul dengan empat konsentrasi. Adapun S1 Akuntansi memiliki tiga konsentrasi yakni, Akuntansi Publik, Keuangan, dan Perbankan.

Dr. La Ode Hamida, S.E., M.M. (Kiri)

Menurut salah satu dosen Tim Sosialisasi, Dr. La Ode Hamida, S.E., M.M., mengungkapkan salah satu daya tarik utama yang menjadi unique selling point (keunggulannya) adalah program  untuk mengakomodasi masyarakat di daerah, STIE 66 akan meluncurkan program kerjasama dengan pemerintah daerah. Mahasiswa tidak perlu lagi menempuh perjalanan panjang ke Kendari setiap hari.

Baca Juga:  Dari GIB Wawotobi ke Astacita: Bupati Yusran Komitmen Dukung Visi Pangan Prabowo-Gibran

“Kami hadir di sini dalam sosialisasi program, berupaya agar warga Konawe bisa kuliah tanpa harus datang ke Kendari. Ditambah lagi, ada program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau). Kalau program ini terealisasi,  jabatan tertentu bisa dikompensasi sebagai mata kuliah, kita tinggal tunggu kebijakan Pemerintah Kabupaten Konawe,” jelas La Ode Hamida.

Untuk urusan biaya, STIE 66 menerapkan kemudahan berupa sistem pembayaran SPP angsuran yang fleksibel. Hal ini akan sejalan dengan kebijakan program Pemerintah Kabupaten Konawe yang secara aktif memberikan beasiswa kuliah bagi putra-putri daerah yang memilih STIE 66 sebagai tempat menimba ilmu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati. Kebijakan beasiswa ini sangat meringankan beban orang tua. Harapan kami, kerja sama ini terus berlanjut dan semakin banyak warga Konawe yang menjadi bagian dari keluarga besar STIE 66,” tambah La Ode Hamida.

Berdasarkan data tracer study (sebaran alumni) terbaru, alumni STIE 66 tersebar luas tidak hanya di instansi pemerintah dan swasta di Sulawesi Tenggara, tetapi juga hingga di luar Sultra. Rata-rata lulusan mendapatkan pekerjaan dalam waktu relatif singkat setelah wisuda.

Dr. Abdul Hakim menutup wawancara dengan pernyataan visioner. “Kami di STIE 66 tidak hanya mengajarkan mahasiswa menjadi pekerja. Kami ingin mencetak pencipta lapangan kerja. Lihat saja alumni kami, banyak yang menjadi pengusaha sukses dan birokrat handal.”

Dengan lokasi strategis di pusat Kota Kendari, jadwal perkuliahan fleksibel (pagi dan malam), dan didukung oleh sekitar 3.000 mahasiswa aktif, STIE 66 optimistis menjadi kampus swasta pilihan utama di Bumi Anoa. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Semester I PAD Konawe Capai 52,81%, Bupati Yusran: Tapi Jangan Sampai Masyarakat Tertekan
Bupati Yusran Akbar Apresiasi Prof Najib usai Dikukuhkan Jadi Guru Besar UHO
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:20 WITA

Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD

Berita Terbaru