Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (berbaju putih) didampingi Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua (kanan) meninjau langsung lahan sawah yang terendam banjir di Desa Amohalo, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Selasa (12/5/2026). Pemerintah menjanjikan bantuan benih dan alsintan untuk 2.000 hektare lahan terdampak.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (berbaju putih) didampingi Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua (kanan) meninjau langsung lahan sawah yang terendam banjir di Desa Amohalo, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Selasa (12/5/2026). Pemerintah menjanjikan bantuan benih dan alsintan untuk 2.000 hektare lahan terdampak.

“Kami datang untuk memberikan solusi. Terkait seluruh masalah pangan sudah kami putuskan semua,”

Kendari, PERSADA KITA.ID – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, turun langsung ke lokasi bencana banjir di Sulawesi Tenggara, Selasa (12/5/2026). Didampingi Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling., Mentan menyisir dua titik kritis: lahan pertanian terendam di Desa Amohalo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, serta pemukiman warga terdampak luapan Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Kunjungan kilat ini bukan sekadar simpati. Amran datang dengan membawa sejumlah keputusan penting dan bungan besar untuk pemulihan pasca-bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana haru saat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berjabat tangan dan berdialog dengan warga korban banjir di bantaran Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Mentan menyalurkan bantuan tunai Rp500 juta.

Bantuan Langsung Rp500 Juta untuk Warga Lepo-Lepo

Di tepian Kali Wanggu, suasana haru menyelimuti ketika Amran bertatap muka langsung dengan para korban banjir. Ia tidak hanya mendengarkan keluhan, tetapi langsung menyerahkan bantuan tunai segar.

“Terus ada juga untuk pembelian mi instan, karena saya pernah merasakan bencana. Ada Rp500 juta seadanya, karena ini adalah kampung halaman saya,” ujar Amran dengan nada penuh empati.

Selain uang tunai, pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga menggelontorkan bantuan pangan besar-besaran. Warga terdampak menerima 30 ton beras, 1,5 ton minyak goreng, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Petugas menurunkan bantuan puluhan ton beras dan minyak goreng yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk masyarakat terdampak banjir di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya.

Rp10 Miliar untuk Sektor Pertanian

Fokus utama Mentan adalah menyelamatkan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi warga. Ia mengumumkan paket pemulihan senilai total Rp10 miliar.

Baca Juga:  Langkah Strategis, Bupati Konawe Hibahkan Tanah & Bangunan untuk Perkuat Kinerja Bawaslu

“Alat mesin pertanian, benih, bibit untuk 2.000 hektare. Kurang lebih Rp10 miliar bantuan yang kami salurkan termasuk dryer (alat pengering) untuk gudang Bulog juga,” tegas Amran di hadapan para petani.

Bantuan tersebut akan mencakup:

Alat dan mesin pertanian (alsintan)

Benih dan bibit untuk lahan terdampak seluas 2.000 hektare

Alat pengering gabah (dryer) untuk gudang Bulog

Janji Perbaikan Tanggul Maksimal 2 Minggu

Lebih dari sekadar bantuan sembako dan benih, Mentan berkomitmen menyelesaikan akar masalah banjir. Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk pembangunan dan perbaikan tanggul di kawasan terdampak.

“Ini harus dibereskan sumber masalahnya semua. Tanggul dibangun, kami sudah telepon Dirjen Kementerian PU yang bertanggung jawab. Dananya siap, alatnya sudah siap. Kami minta satu minggu, paling lambat dua minggu selesai,” janjinya dengan tegas.

Amran juga menegaskan bahwa pemerintah akan mendukung program optimalisasi lahan sawah di wilayah terdampak untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian.

“Kami datang untuk memberikan solusi. Terkait seluruh masalah pangan sudah kami putuskan semua,” tutupnya.

Turut mendampingi Mentan dalam peninjauan tersebut antara lain Wali Kota Kendari, Plh Sekda Provinsi Sultra, Sekda Kota Kendari, Wakapolda Sultra, Kapolres Kendari, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”
Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama
Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe
Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih
Uang Kita Ada! Pemkab Konawe Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Agustus 2026
Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra
H-2 MTQ XXXI Sultra, Bupati Yusran Akbar Tinjau Eks STQ Unaaha: Pastikan Finalisasi Kesiapan
Menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe, Wabup Syamsul Ibrahim: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:11 WITA

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:03 WITA

Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:19 WITA

Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WITA

Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih

Senin, 22 Juni 2026 - 09:38 WITA

Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra

Berita Terbaru