“Perang Dukun” Kocak Meriahkan Syuting: Ali Murdani Hingga Brocil Adu Akting di Hadapan Bupati Konawe

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adegan dimana Ali Murdani (Pak Desa) saat

Adegan dimana Ali Murdani (Pak Desa) saat "perang tanding" antara Rully Sarjana dan Ater melawan trio dukun Brocil, Alkes, dan Herman Bubuta.

Sangat menantang sekaligus mengasyikkan menyutradarai adegan dengan banyak komedian sekaligus

Konawe, PERSADA KITA.ID – Lokasi syuting di Kelurahan Andabia berubah menjadi arena “pertarungan” metafisik yang justru penuh kelucuan, Rabu (11/2/2026). Di hari ketujuh pengambilan gambar, film horor komedi garapan sutradara Irham Acho Bachtiar menghadirkan adegan puncak komedi dengan mempertemukan para komedian ternama dan karakter lokal dalam sebuah adegan “perang dukun” yang dipastikan bakal memecah tawa penonton.

Bupati Yusran Akbar ditemani sutradara Irham Acho Bachtiar yang juga tersenyum menyaksikan adegan para pemain.

Ali Murdani sebagai Kepala Desa yang bijaksana, Rully Sarjana sebagai Ege dengan keluguannya, dan Ater sebagai Sapri yang ceplas-ceplos, harus berhadapan dengan trio “dukun” tangguh. Mereka adalah Arfan Sulseltara (Brocil) sebagai dukun dari Selatan, Alkes sebagai dukun dari seberang pulau, dan Herman Bubuta sebagai dukun lokal Konawe. Pertemuan enam karakter dengan latar belakang dan gaya komedi yang berbeda ini menciptakan chemistry yang spontan dan jenaka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Palang Merah (PMI) Kabupaten Konawe, Sarnina Yusrin Usbar berbincang bersama sutradara Irham Acho Bachtiar di lokasi syuting di Kelurahan Andabia, Kab Konawe, Sulawesi Tenggara

“Sangat menantang sekaligus mengasyikkan menyutradarai adegan dengan banyak komedian sekaligus. Masing-masing punya warna dan timing komedi yang unik. Ali Murdani dengan kelucuan otoritatifnya, Rully dengan ekspresi khasnya, Ater dengan gaya blak-blakannya, lalu ditambah dengan tiga ‘dukun’ dengan karakter fisik dan logat yang sangat kuat. Improvisasi mereka di lokasi seringkali melampaui skrip dan itu justru emas bagi film kita,” ujar Irham Acho Bachtiar.

Yang membuat hari syuting ini semakin spesial, adalah kunjungan ulang Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST. Usai melakukan monitoring kondisi infrastruktur jalan di wilayah Anggaberi, termasuk meninjau akses menuju destinasi wisata alam Air Terjun Kumapodahu di Desa Lerehoma, Bupati menyempatkan diri kembali ke lokasi shooting di Andabia. Kedatangannya kali ini bertepatan dengan pengambilan adegan komedi terpanas tersebut.

Baca Juga:  Pekan Olah Raga Kecamatan Routa, Kapolres Konawe: Kalah Menang di Lapangan, Persaudaraan Tetap Milik Kita Bersama

“Saya sengaja mampir lagi karena dengar hari ini ada adegan yang seru. Ternyata benar, langsung disuguhi pertunjukan komedi langsung dari para master. Ini luar biasa. Melihat potensi lokal kita, baik tempat maupun orang-orangnya, bisa dikolaborasikan dengan talenta nasional dan menghasilkan karya seperti ini, membuat saya semakin optimis dengan sektor kreatif di Konawe,” kata Bupati Yusran sambil tersenyum menikmati proses syuting.

Arfan Sulseltara atau Brocil, mengungkapkan kebanggaannya bisa terlibat. “Ini pengalaman pertama main film bersama pemain berbakat. Suasana dan dukungannya lain. Apalagi didukung langsung oleh Pak Bupati, rasanya kita benar-benar dihargai. Adegannya seru, kita saling lempar karakter dan ekspresi. Dijamin ketawa ngakak,” ujar komedian asal Sulawesi Selatan itu.

Potret bersama di sela syuting bersama para crew yang mengapit komedian (Ali Murdani, Rully Sarjana, Ater, Brocil, Alkes, Herman Bubuta yang masih dalam kostum dan make-up karakter.

Shooting hari ketujuh ini semakin mengukuhkan film ini sebagai melting pot komedi Nusantara, yang tetap berakar pada konflik drama keluarga dan horor urban legend di Bumi Kalosara. Kolaborasi antar-komedian dari berbagai daerah ini diharapkan dapat menjangkau pasar penonton yang lebih luas dan beragam. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Tuntas: Bukan Siapa Siapa Juara, 62 Tim Berebut Rp15 Juta
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
23 Barisan Meriahkan Gerak Jalan Indah, Adu Kekompakan di HUT ke-81 RI di Anggaberi
Tarian Mondotambe dan Atraksi Tamalaki Meriahkan Pembukaan Porseni Kecamatan Anggaberi
Bukan Sekadar Juara! Kapolres Konawe Ungkap Makna di Balik Porseni HUT RI ke-81 Tongauna Utara
Pekan Olah Raga Kecamatan Routa, Kapolres Konawe: Kalah Menang di Lapangan, Persaudaraan Tetap Milik Kita Bersama
“Pasangan Serasi di Garis Depan: Bupati Berbusana Diponegoro, Istri Kenakan Kostum Pejuang Wanita”
Bupati Yusran Akbar Kunjungi Lokasi Shooting: Apresiasi Tinggi untuk Film yang Angkat Pariwisata dan Budaya Konawe
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:28 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Tuntas: Bukan Siapa Siapa Juara, 62 Tim Berebut Rp15 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:44 WITA

23 Barisan Meriahkan Gerak Jalan Indah, Adu Kekompakan di HUT ke-81 RI di Anggaberi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:07 WITA

Tarian Mondotambe dan Atraksi Tamalaki Meriahkan Pembukaan Porseni Kecamatan Anggaberi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Bukan Sekadar Juara! Kapolres Konawe Ungkap Makna di Balik Porseni HUT RI ke-81 Tongauna Utara

Berita Terbaru