Bupati Yusran Akbar Genjot Kebersihan Unaaha, Targetkan Adipura 2025!

- Penulis

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST terus mendorong aparat dan masyarakatnya agar terus menjaga kebersihan Kota Unaaha, Ibukota Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dalam rangka penilaian Penilaian Adipura Baru 2025. Timeline strategis menuju Adipura 2025. Pemantauan titik pantau dimulai November 2025, dengan penilaian resmi Januari 2026. Setiap tahap harus dikerjakan dengan presisi tinggi.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST terus mendorong aparat dan masyarakatnya agar terus menjaga kebersihan Kota Unaaha, Ibukota Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dalam rangka penilaian Penilaian Adipura Baru 2025. Timeline strategis menuju Adipura 2025. Pemantauan titik pantau dimulai November 2025, dengan penilaian resmi Januari 2026. Setiap tahap harus dikerjakan dengan presisi tinggi.

Di tengah hiruk-pikuk persiapan menuju penilaian Adipura 2025 yang dijadwalkan Januari 2026 mendatang, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, menunjukkan komitmennya yang tak tergoyahkan. Dengan tegas, ia memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk bergerak serentak dalam upaya menyulap Kota Unaaha menjadi kota bersih, indah, dan layak huni.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Bupati Yusran Akbar tidak main-main dalam misinya. Penilaian Adipura 2025 bukanlah acara tahunan biasa, melainkan ujian ketat yang akan menentukan reputasi Konawe di mata nasional.

Strategi jitu Bupati Yusran telah mengidentifikasi sejumlah lokasi kritis sejak Juli lalu, yang akan menjadi fokus utama penilaian, mulai dari pemukiman seperti Jl. A. Yani-Kel. Arombu, Jl. Simin-Kel. Tumpas, Jl. Tohamba-Kel. Asinua dan Desa Ahuhu, pertokoan di Jl. Sultan Hasanuddin, hingga fasilitas publik seperti RSUD Konawe, UPTD Pasar Asinua, dan bahkan Pantai Toronipa. Setiap titik ini akan menjadi barometer keberhasilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, saat turun langsung memantau kegiatan pembersihan di area Pasar Asinua — salah satu titik pantau Adipura 2025. Bersama “Pasukan Hijau” DLH, ia memastikan kerja sistematis dan berkelanjutan, bukan sekadar gotong royong sesaat.

Untuk meraihnya, Bupati Yusran Akbar, tidak hanya mengandalkan gotong royong, tetapi membangun sistem. Ini mencakup alokasi anggaran minimal 3% dari APBD yang akan menjadi rencana besarnya-termasuk penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang modern, dan implementasi Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) yang akan menjadi target capaian selanjutnya.

Untuk memastikan kepatuhan, Bupati mengeluarkan “Warning” bagi pihak-pihak yang masih melakukan pembuangan sampah terbuka secara sembarangan dan mengabaikan peringatan dan himbauan “buanglah sampah pada tempatnya”. Tentunya, Predikat “Kota Kotor” juga menjadi momok yang harus dihindari.

Semangat kolosal! “Pasukan Hijau” Dinas Lingkungan Hidup Konawe membersihkan kanal dan drainase di sekitar Pasar Asinua — zona kritis penilaian Adipura. Mereka adalah garda terdepan dalam operasi penyelamatan reputasi Unaaha.

Meskipun harapan besar, tantangannya juga tidak kecil. Standar Adipura sangat tinggi. Nilai pemantauan sistem pengelolaan sampah dan kebersihan harus mencapai skor minimal 73 untuk Adipura, dan 75 untuk Adipura Kencana. Selain itu, cakupan layanan pengangkutan sampah di wilayah perkotaan harus melebihi 75%.

Baca Juga:  Bupati Yusran Akbar Pimpin Rangkaian Lengkap HUT KORPRI: Apel, Anugerah, hingga Bakti Sosial Donor Darah

Dengan peta titik lokasi yang jelas, ia mengarahkan seluruh kekuatan pemerintah dan masyarakat untuk fokus pada titik pantau kritis yang akan menjadi penentu nasib penilaian Adipura 2025. “Ini bukan lagi soal gotong royong biasa, tapi operasi penyelamatan reputasi daerah,” tegas Bupati Yusran saat wawancara dengan PERSADA KITA.ID, Minggu (16/11/2025), sambil menunjuk pada daftar lokasi yang telah ditandai sebagai zona titik pantau kebersihan.

Warga diajak aktif menjaga kebersihan melalui kampanye “Buang Sampah pada Tempatnya”. Bupati Yusran menekankan: keberhasilan Adipura 2025 bukan hanya tugas pemerintah, tapi misi bersama.

Setiap lokasi, dari sudut pemukiman hingga ujung pantai wisata, telah menjadi area fokus utama bagi para pejabat, warga, dan pedagang untuk membuktikan komitmen mereka terhadap kebersihan. “Ini adalah misi bersama. Titik-titik ini adalah cermin kita semua,” tegas Bupati Yusran, menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang untuk lalai dan abai.

Gerakan Bupati Yusran Akbar adalah langkah berani yang bisa mengubah wajah Unaaha. Namun, kesuksesannya tidak terletak pada semangat Bupati saja, tetapi pada partisipasi aktif seluruh masyarakat. Jika semua pihak berkomitmen, maka mimpi meraih Adipura 2025 bukan lagi sekadar harapan, melainkan realitas yang dapat diraih. Mari bersama-sama menjaga kebersihan, demi masa depan Konawe yang lebih hijau dan berprestasi menuju Konawe Bersahaja.

Simbol Harapan: Pohon & Sampah Terpilah
Penanaman pohon di Taman Permata Unaaha oleh Bupati Yusran Akbar, disertai peluncuran Sosialisasi Lingkungan Bersih. Dua simbol kuat: hijau (keberlanjutan) dan bersih (pengelolaan sampah terpadu) — core values dari visi “Konawe Bersahaja”.

Simak Titik Pantau Penilaian Adipura 2025 Per Zona:

Zona Pemukiman & Pasang Surat (10 Lokasi): Fokus besar diberikan pada wilayah permukiman, terutama di Kelurahan Arombu, Tumpas, dan Asinua, serta Desa Ahuhu dan Bajo Indah. Ini menunjukkan bahwa Bupati ingin memastikan kebersihan dimulai dari akar rumput. Jalan-jalan seperti Jl. A. Yani dan Jl. Simin akan menjadi barometer kebersihan sehari-hari warga.

Zona Pertokoan & Jalan Raya (13 Lokasi): Pertokoan di Jl. Sultan Hasanuddin dan Jl. Jendral Sudirman, serta jalan-jalan utama seperti Jl. Sapati dan Jl. Diponegoro, menjadi sorotan utama. Ini adalah area yang paling terlihat oleh pengunjung dan tim penilai. Kebersihan di sini akan menjadi cerminan citra Kota Unaaha.

Zona Fasilitas Publik Kritis (24 Lokasi): Ini adalah zona paling sensitif. Pasar-pasar seperti UPTD Pasar Asinua dan Wawotobi, yang sering menjadi masalah, kini menjadi lokasi penting. Demikian juga RSUD Konawe dan Puskesmas-puskesmas, yang harus menjadi contoh kebersihan. Bahkan 11 sekolah, dari SD hingga SMA, termasuk di dalamnya, menunjukkan bahwa pendidikan kebersihan dimulai sejak dini.

Zona Lingkungan & Wisata (17 Lokasi): Kebersihan perairan seperti Kanal Tuoy dan Sungai Konawe eha, serta taman-taman kota seperti Taman Permata dan Hutan Kota, menjadi indikator kesehatan lingkungan. Terakhir, 6 pantai wisata, termasuk Pantai Cikal dan Toronipa, adalah aset pariwisata yang harus dijaga. Kebersihan di sini bukan hanya soal sampah, tapi juga soal citra daerah. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rezeki Tak Tertukar! Tiga Peserta MTQ Sultra 2026 Berhasil Meraih Tiket Umrah dari Tangan Gubernur Bersama Travel Safaroh
Gubernur Andi Sumangerukka Tutup MTQ Sultra di Konawe: Beduk Bergema, Konawe Raih Juara Umum
Peresmian Madrasah Pesantren UMUSABRI di Unaaha, Bupati Konawe: Pendidikan Karakter Lebih Penting dari Sekadar Nilai
Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”
Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama
Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe
Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih
Uang Kita Ada! Pemkab Konawe Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Agustus 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 09:03 WITA

Rezeki Tak Tertukar! Tiga Peserta MTQ Sultra 2026 Berhasil Meraih Tiket Umrah dari Tangan Gubernur Bersama Travel Safaroh

Senin, 29 Juni 2026 - 02:01 WITA

Gubernur Andi Sumangerukka Tutup MTQ Sultra di Konawe: Beduk Bergema, Konawe Raih Juara Umum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:07 WITA

Peresmian Madrasah Pesantren UMUSABRI di Unaaha, Bupati Konawe: Pendidikan Karakter Lebih Penting dari Sekadar Nilai

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:11 WITA

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:19 WITA

Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe

Berita Terbaru