Konawe Punya Ikon Baru: Padangguni Resmi Jadi Kampung Durian, Dukung Visi Agrowisata & Ekonomi Berkelanjutan

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, menanam bibit Durian Hitam di Desa Langgea, tanda dimulainya pencanangan Kampung Durian

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, menanam bibit Durian Hitam di Desa Langgea, tanda dimulainya pencanangan Kampung Durian

Dalam upaya mewujudkan Konawe sebagai destinasi agrowisata unggulan, Bupati Yusran Akbar mencanangkan Kecamatan Padangguni sebagai Kampung Durian. Ditanam perdana Durian Duri Hitam, simbol komitmen pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Bayangkan sebuah kawasan di mana aroma durian segar memenuhi udara, pohon-pohon rindang berbaris rapi di setiap pekarangan, dan petani tersenyum lebar karena hasil panen diburu hingga ke luar provinsi. Itulah wajah baru Konawe, kini sedang ditulis di Kecamatan Padangguni.

Pada 22 Agustus 2025, sejarah baru dicatat: Padangguni resmi dicanangkan sebagai Kampung Durian, ikon agrowisata unggulan Kabupaten Konawe. Dengan penanaman simbolis Durian Hitam oleh Bupati Yusran Akbar, mimpi menjadikan Konawe sebagai pusat durian terbaik di Sulawesi Tenggara mulai menjadi kenyataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangka mendukung program strategis Bupati H. Yusran Akbar ST dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE, MSi, yang menekankan pada penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Konawe kini fokus mengembangkan sektor pertanian unggulan—khususnya durian—sebagai pilar utama agrowisata dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Penetapan Padangguni sebagai Kampung Durian bukan sekadar simbol. Ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan visi “Konawe Bersahaja, Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan”.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST didampingi Ketua TP PKK Hj. Hania, Kepala Dinas Pertania, Camat Padangguni, Dermawan dan perwakilan petani menunjukkan bibit durian unggulan yang akan disebar ke seluruh desa di kecamatan.

Acara pencanangan digelar di Desa Langgea, disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Konawe Hj. Hania, para pimpinan OPD, Camat Padangguni, kepala desa, dan ratusan masyarakat yang antusias. Suasana khidmat namun penuh semangat memenuhi lokasi, menandai dimulainya era baru bagi pertanian Konawe.

Pemilihan Durian Hitam sebagai bibit unggulan tidaklah sembarangan. Varietas ini dikenal memiliki daging buah tebal, rasa manis legit, aroma khas, dan daya simpan lebih lama—faktor penting dalam distribusi ke pasar luar daerah.

“Hari ini kita tidak hanya menanam pohon, tapi menanam harapan,” tegas Bupati Yusran Akbar dalam sambutannya. “Durian bukan sekadar buah, tapi simbol kemandirian ekonomi. Dengan menanam durian di pekarangan, kita memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan menciptakan nilai tambah bagi petani.”

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antar desa dan OPD dalam mengembangkan ekosistem agribisnis durian—mulai dari hulu (bibit dan budidaya) hingga hilir (pengolahan, branding, dan pemasaran digital).

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Pendidikan Bintara Polri 2025 Bentuk Karakter Unggul dan Berintegritas

Padangguni: Dari Lokal ke Pasar Regional
Kecamatan Padangguni kini menjadi poros utama pengembangan durian di Konawe. Menurut Camat Padangguni, Dermawan, masyarakat setempat telah membudidayakan tujuh jenis durian unggulan, termasuk Durian Lokal, Musang King, Bawor, dan tentu saja Durian Hitam.

Beberapa desa seperti Langgea, Laloa, dan Mekar Jaya telah mengembangkan perkebunan durian hingga mencapai 50 hektare. Yang lebih menggembirakan, produk durian Padangguni kini sudah menembus pasar Kolaka, Morowali, Bombana, hingga Buton.

“Kami ingin Padangguni bukan hanya sentra produksi, tapi juga destinasi agrowisata,” ujar Dermawan. “Bayangkan wisatawan datang, memetik durian langsung dari pohon, menikmati olahan durian, dan membawa pulang oleh-oleh khas Konawe.”

Mendukung Visi Konawe Bersahaja dan Berdaya Saing
Pencanangan Kampung Durian ini sejalan dengan program unggulan Pemkab Konawe:

  1. Penguatan Sektor Pertanian Berkelanjutan
  2. Pemberdayaan Petani dan UMKM Lokal
  3. Pengembangan Agrowisata Terpadu
  4. Digitalisasi Pemasaran Produk Lokal

Melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, dan TP PKK, pemerintah daerah juga berencana meluncurkan festival durian tahunan, pelatihan pengolahan hasil tani (seperti dodol durian, es krim durian, dan keripik durian), serta sistem e-commerce desa untuk memperluas jangkauan pasar.

Harapan untuk Masa Depan: Durian sebagai Ikon Kemajuan
“Kami ingin durian Padangguni menjadi ikon baru Konawe yang bisa membanggakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan,” tutup Camat Dermawan.

Dengan dukungan penuh dari kepemimpinan Bupati Yusran Akbar dan Wabup Syamsul Ibrahim, Konawe tidak lagi hanya dikenal dari tambang, tapi juga dari hasil bumi yang berkualitas dan lestari.

Di tengah hiruk-pikuk pembangunan industri, Konawe memilih jalur keseimbangan: maju secara ekonomi, tapi tetap bersahaja dan berkelanjutan.

Dengan langkah nyata seperti ini, Konawe membuktikan bahwa pembangunan tidak harus selalu tentang beton dan aspal—kadang, ia tumbuh dari akar, dari tanah, dari sebatang pohon durian yang dirawat dengan cinta.

Mari dukung terus Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan. Karena di balik setiap buah durian yang matang, ada mimpi besar yang sedang dipetik. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”
Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama
Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe
Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih
Uang Kita Ada! Pemkab Konawe Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Agustus 2026
Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra
H-2 MTQ XXXI Sultra, Bupati Yusran Akbar Tinjau Eks STQ Unaaha: Pastikan Finalisasi Kesiapan
Menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe, Wabup Syamsul Ibrahim: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:11 WITA

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:03 WITA

Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:19 WITA

Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WITA

Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih

Senin, 22 Juni 2026 - 09:38 WITA

Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra

Berita Terbaru