Konawe Punya Ikon Baru: Padangguni Resmi Jadi Kampung Durian, Dukung Visi Agrowisata & Ekonomi Berkelanjutan

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 08:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, menanam bibit Durian Hitam di Desa Langgea, tanda dimulainya pencanangan Kampung Durian

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, menanam bibit Durian Hitam di Desa Langgea, tanda dimulainya pencanangan Kampung Durian

Dalam upaya mewujudkan Konawe sebagai destinasi agrowisata unggulan, Bupati Yusran Akbar mencanangkan Kecamatan Padangguni sebagai Kampung Durian. Ditanam perdana Durian Duri Hitam, simbol komitmen pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Bayangkan sebuah kawasan di mana aroma durian segar memenuhi udara, pohon-pohon rindang berbaris rapi di setiap pekarangan, dan petani tersenyum lebar karena hasil panen diburu hingga ke luar provinsi. Itulah wajah baru Konawe, kini sedang ditulis di Kecamatan Padangguni.

Pada 22 Agustus 2025, sejarah baru dicatat: Padangguni resmi dicanangkan sebagai Kampung Durian, ikon agrowisata unggulan Kabupaten Konawe. Dengan penanaman simbolis Durian Hitam oleh Bupati Yusran Akbar, mimpi menjadikan Konawe sebagai pusat durian terbaik di Sulawesi Tenggara mulai menjadi kenyataan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangka mendukung program strategis Bupati H. Yusran Akbar ST dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE, MSi, yang menekankan pada penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Konawe kini fokus mengembangkan sektor pertanian unggulan—khususnya durian—sebagai pilar utama agrowisata dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Penetapan Padangguni sebagai Kampung Durian bukan sekadar simbol. Ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan visi “Konawe Bersahaja, Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan”.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST didampingi Ketua TP PKK Hj. Hania, Kepala Dinas Pertania, Camat Padangguni, Dermawan dan perwakilan petani menunjukkan bibit durian unggulan yang akan disebar ke seluruh desa di kecamatan.

Acara pencanangan digelar di Desa Langgea, disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Konawe Hj. Hania, para pimpinan OPD, Camat Padangguni, kepala desa, dan ratusan masyarakat yang antusias. Suasana khidmat namun penuh semangat memenuhi lokasi, menandai dimulainya era baru bagi pertanian Konawe.

Pemilihan Durian Hitam sebagai bibit unggulan tidaklah sembarangan. Varietas ini dikenal memiliki daging buah tebal, rasa manis legit, aroma khas, dan daya simpan lebih lama—faktor penting dalam distribusi ke pasar luar daerah.

“Hari ini kita tidak hanya menanam pohon, tapi menanam harapan,” tegas Bupati Yusran Akbar dalam sambutannya. “Durian bukan sekadar buah, tapi simbol kemandirian ekonomi. Dengan menanam durian di pekarangan, kita memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan menciptakan nilai tambah bagi petani.”

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antar desa dan OPD dalam mengembangkan ekosistem agribisnis durian—mulai dari hulu (bibit dan budidaya) hingga hilir (pengolahan, branding, dan pemasaran digital).

Baca Juga:  Kemenko Polkam Apresiasi Penggagalan 16 Kasus Penyelundupan dalam Operasi Jaring Sriwijaya-Wallacea

Padangguni: Dari Lokal ke Pasar Regional
Kecamatan Padangguni kini menjadi poros utama pengembangan durian di Konawe. Menurut Camat Padangguni, Dermawan, masyarakat setempat telah membudidayakan tujuh jenis durian unggulan, termasuk Durian Lokal, Musang King, Bawor, dan tentu saja Durian Hitam.

Beberapa desa seperti Langgea, Laloa, dan Mekar Jaya telah mengembangkan perkebunan durian hingga mencapai 50 hektare. Yang lebih menggembirakan, produk durian Padangguni kini sudah menembus pasar Kolaka, Morowali, Bombana, hingga Buton.

“Kami ingin Padangguni bukan hanya sentra produksi, tapi juga destinasi agrowisata,” ujar Dermawan. “Bayangkan wisatawan datang, memetik durian langsung dari pohon, menikmati olahan durian, dan membawa pulang oleh-oleh khas Konawe.”

Mendukung Visi Konawe Bersahaja dan Berdaya Saing
Pencanangan Kampung Durian ini sejalan dengan program unggulan Pemkab Konawe:

  1. Penguatan Sektor Pertanian Berkelanjutan
  2. Pemberdayaan Petani dan UMKM Lokal
  3. Pengembangan Agrowisata Terpadu
  4. Digitalisasi Pemasaran Produk Lokal

Melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, dan TP PKK, pemerintah daerah juga berencana meluncurkan festival durian tahunan, pelatihan pengolahan hasil tani (seperti dodol durian, es krim durian, dan keripik durian), serta sistem e-commerce desa untuk memperluas jangkauan pasar.

Harapan untuk Masa Depan: Durian sebagai Ikon Kemajuan
“Kami ingin durian Padangguni menjadi ikon baru Konawe yang bisa membanggakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan,” tutup Camat Dermawan.

Dengan dukungan penuh dari kepemimpinan Bupati Yusran Akbar dan Wabup Syamsul Ibrahim, Konawe tidak lagi hanya dikenal dari tambang, tapi juga dari hasil bumi yang berkualitas dan lestari.

Di tengah hiruk-pikuk pembangunan industri, Konawe memilih jalur keseimbangan: maju secara ekonomi, tapi tetap bersahaja dan berkelanjutan.

Dengan langkah nyata seperti ini, Konawe membuktikan bahwa pembangunan tidak harus selalu tentang beton dan aspal—kadang, ia tumbuh dari akar, dari tanah, dari sebatang pohon durian yang dirawat dengan cinta.

Mari dukung terus Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan. Karena di balik setiap buah durian yang matang, ada mimpi besar yang sedang dipetik. JM

Berita Terkait

Kocak, Misterius, dan Menyentuh: Film Komedi Horor Nasional Syuting Perdana di Rujab Bupati Konawe
Panen Raya Kemenimipas Cetak Rekor 123 Ton, Konawe Jadi Pusat Kontribusi di Sultra
Hari Desa Nasional, Bupati Konawe Sampaikan Apresiasi dan Lima Kunci Sukses untuk Kades
Cek Kesehatan Gratis dan Posyandu, Tim Puskesmas Unaaha Bawa Harapan Sehat untuk Warga Kelurahan Unaaha
Konawe Siap Jadi Tuan Rumah: Wabup Pimpin Rapat Percepatan Persiapan MTQ Provinsi Sultra
Puskesmas Anggaberi Gelar Cek Kesehatan Gratis, Wujudkan Konawe Bersahaja di Bidang Kesehatan
Konawe Bergerak Cepat: Dinsos Turun Langsung Usai Puting Beliung Porak-Porandakan Saponda Laut
Bupati Yusran Akbar Tekankan Inovasi dan Evaluasi Ketat Capaian Kinerja OPD Konawe di Awal 2026
Berita ini 60 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:55 WITA

Panen Raya Kemenimipas Cetak Rekor 123 Ton, Konawe Jadi Pusat Kontribusi di Sultra

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:43 WITA

Hari Desa Nasional, Bupati Konawe Sampaikan Apresiasi dan Lima Kunci Sukses untuk Kades

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:51 WITA

Cek Kesehatan Gratis dan Posyandu, Tim Puskesmas Unaaha Bawa Harapan Sehat untuk Warga Kelurahan Unaaha

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:07 WITA

Puskesmas Anggaberi Gelar Cek Kesehatan Gratis, Wujudkan Konawe Bersahaja di Bidang Kesehatan

Senin, 12 Januari 2026 - 21:45 WITA

Konawe Bergerak Cepat: Dinsos Turun Langsung Usai Puting Beliung Porak-Porandakan Saponda Laut

Senin, 12 Januari 2026 - 12:13 WITA

Bupati Yusran Akbar Tekankan Inovasi dan Evaluasi Ketat Capaian Kinerja OPD Konawe di Awal 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:22 WITA

Bupati Konawe Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Sultra Perkuat Jaminan Pekerja Rentan

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:22 WITA

Bupati Yusran Akbar Pimpin Langsung Kebut 24 Jam: Taman hingga Lampu Penerangan dan Jaringan Internet di KNMP Sorue Dibenahi Total untuk Prabowo

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x