SMA Negeri Padangguni di Konawe Bertahan dengan Ruang Belajar Kelas Darurat

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruangan darurat SMA Negeri 1 Padangguni dibangun dari kayu bekas dan atap seng bekas. Meski sederhana, ruang ini menjadi saksi perjuangan 129 siswa untuk terus belajar.

Ruangan darurat SMA Negeri 1 Padangguni dibangun dari kayu bekas dan atap seng bekas. Meski sederhana, ruang ini menjadi saksi perjuangan 129 siswa untuk terus belajar.

Keterbatasan Tak Halangi Semangat Belajar

PERDASAKITA.ID | KONAWE — Suara riuh siswa SMA Negeri 1 Padangguni mengisi ruang kelas darurat yang berdinding kayu dan beratap seng bekas. Di tengah terik matahari Sulawesi Tenggara, mereka tetap bersemangat menimba ilmu, meski atap yang bocor kerap menjadi “langit-langit” tak terduga saat hujan turun.

Sekolah yang berdiri di Desa Mekar Jaya pada 2023 ini ibarat bayi yang harus berjalan cepat. Lahan seluas satu hektare itu hanya diisi tiga ruang permanen hasil dana aspirasi anggota DPRD Sultra. Satu ruang dipakai sebagai kantor, sementara dua lainnya harus bergantian menampung kelas X dan XI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siswa kelas belajar di kelas menyimak pelajaran di ruang darurat yang diterangi cahaya matahari lewat celah-celah dinding kayu. Keterbatasan fasilitas tak menyurutkan semangat mereka mengejar ilmu.

Sekolah ini seperti memainkan puzzle waktu. “Pagi untuk kelas X, siang untuk XI, dan kelas XII terpaksa menumpang di ruang darurat,” ujar Junaiddin, Kepala SMA Negeri 1 Padangguni, dengan senyum getir.

Ketika proposal bantuan ke pemerintah provinsi terus menguap tanpa realisasi, orang tua siswa dan guru tak tinggal diam. Dengan patungan dan tenaga, mereka mendirikan ruang darurat untuk kelas XII—dindingnya dari papan bekas, atapnya seng yang sudah keropos, namun penuh makna.

Baca Juga:  Wabup Konawe Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan di Wawotobi, Cek Data Penerima Agar Tepat Sasaran

“Kami tidak bisa menunggu. Anak-anak butuh ruang belajar yang layak, meski sederhana,” kata Siti, salah satu orang tua siswa yang turun langsung membangun kelas.

Junaiddin mengaku sudah lima kali mengajukan bantuan, namun selalu terbentur alasan “masih ada sekolah yang lebih prioritas”. Tahun ini, ia mencoba lagi, berbekal koordinasi dengan Dinas Pendidikan Sultra.

“Pak Kadis bilang akan coba bantu di perubahan anggaran. Tapi kalau belum dapat lagi? Ya, kami harus sabar,” ujarnya sambil tersenyum kecil.

Di sudut kelas darurat, seorang siswa menulis di papan: “Bukan gedung yang membuat kami pintar, tapi tekad kami untuk maju.” Mungkin, itu lah semangat yang terus mengaliri setiap jengkal SMA Negeri 1 Padangguni.

Kondisi SMA Negeri 1 Padangguni menjadi cermin ironi pendidikan di daerah tertinggal—antara keterbatasan dan semangat yang tak pernah padam. Sementara pemerintah masih sibuk dengan skala prioritas, guru, orang tua, dan siswa di Padangguni, Kabupaten Konawe memilih untuk bergerak, meski hanya dengan kayu bekas dan atap yang bocor. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Bupati Yusran Akbar Buka Kemah Bakti Wisata Bahari 2026 di Pesisir Tanjung Lalimbue
Dinkes Konawe Gencarkan GERMAS di Routa, Kadis Kesehatan: Kami Jemput Bola untuk Hidup Sehat
Bupati Konawe Yusran Akbar Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI dengan Upacara Penurunan Bendera
Kepahlawanan Tak Pernah Pudar, BupatiKonawe Yusran Akbar Beri Penghormatan Kepada Veteran di HUT ke-81 RI
Suasana Haru! I Bupati Yusran Akbar Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Konawe
Bupati Konawe Yusran Akbar Pimpin Langsung Penganugerahan Satyalancana Karya Satya kepada 29 ASN
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:25 WITA

Bupati Yusran Akbar Buka Kemah Bakti Wisata Bahari 2026 di Pesisir Tanjung Lalimbue

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Dinkes Konawe Gencarkan GERMAS di Routa, Kadis Kesehatan: Kami Jemput Bola untuk Hidup Sehat

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:56 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI dengan Upacara Penurunan Bendera

Berita Terbaru