Pemerintah Konawe Perluas Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Informal dan UMKM

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand membuka Rapat Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Ruang Rapat Bupati, di Unaaha, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya di sektor informal dan UMKM, melalui program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand membuka Rapat Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Ruang Rapat Bupati, di Unaaha, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya di sektor informal dan UMKM, melalui program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

Upaya Kolaboratif Tingkatkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

 

PERSADA KITA.ID|KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand membuka Rapat Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Ruang Rapat Bupati, di Unaaha, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya di sektor informal dan UMKM, melalui program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam rapat ini Asisten III Setda Konawe, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), serta Kepala Inspektorat Kabupaten Konawe. Turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, Gatot Prabowo, yang memaparkan perkembangan kepesertaan Jamsostek di wilayah Konawe.

Sekda Ferdinand menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk meningkatkan cakupan Jamsostek. “Program ini adalah bentuk perlindungan dasar bagi pekerja, terutama yang bergerak di sektor informal, agar mereka memiliki jaminan kesehatan, keselamatan kerja, dan pensiun,” ujarnya.

Gatot menambahkan, pekerja rentan adalah kelompok yang bekerja dengan upah rendah, kondisi tidak stabil, dan berpenghasilan di bawah standar, termasuk kategori miskin/miskin ekstrem. “Ini menjadi fokus kami untuk mengurangi kemiskinan baru dan menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka,” jelasnya.

Baca Juga:  Kolaborasi Elite Konawe: Bupati, Wabup, hingga Eks Bupati Pimpin Kebangkitan Pramuka Lewat Retret Bela Negara

BPJS Ketenagakerjaan merujuk pada sejumlah regulasi, termasuk UU No. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Instruksi Presiden No. 2/2021, dan Permendagri No. 10/2023. Gatot juga menyoroti Surat Kemendagri No. 100.2.1.6/2379/OTDA tentang percepatan pembentukan hukum daerah untuk UCJ.

Data per 30 April 2025 menunjukkan, dari 79.388 angkatan kerja non-ASN di Konawe, baru 34,81% (27.636 orang) yang aktif menjadi peserta Jamsostek. Sebanyak 51.752 pekerja belum terdaftar.

Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen memperkuat pendataan melalui kolaborasi dengan kecamatan dan desa. “Kami akan mengoptimalkan peran pemerintah desa serta mendorong kepatuhan perusahaan dalam membayar iuran,” tegas Ferdinand.

Rapat ini menghasilkan rekomendasi, antara lain: Optimalisasi pendataan berbasis desa, Sinergi dengan pelaku usaha untuk kepatuhan iuran dan Sosialisasi intensif kepada pekerja sektor informal.

Dengan langkah ini, Pemerintah Konawe berharap cakupan Jamsostek meningkat signifikan, mendorong kesejahteraan pekerja dan pengurangan kemiskinan ekstrem. (JM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara
LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031
SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:18 WITA

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara

Minggu, 27 September 2026 - 10:21 WITA

LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 16:30 WITA

Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga

Berita Terbaru