Pemerintah Mengutuk Keras Aksi Kekerasan di Kab. Yahukimo Papua

- Penulis

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan

Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan

“Pemerintah akan terus melakukan peningkatan pengamanan di daerah-daerah rawan di Papua agar masyarakat dapat segera beraktivitas normal kembali

PERSADA KITA.ID | Jakarta
Pemerintah melalui Kementerian Koordinasi Bidang Politik dan Keamanan mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua. Akibat kejadian ini, 11 orang meninggal dunia yang dilakukan oleh oknum bersenjata di Papua.

“Pemerintah mengutuk keras kekerasan yang terjadi di Yahukimo, Papua pada tanggal 5 sampai 8 April 2025 yang mengakibatkan tewasnya 11 orang oleh oknum bersenjata di Papua. Tragedi ini menunjukkan pelaku tidak memiliki rasa kemanusiaan dan melakukan pembunuhan secara sadis dan sporadis,” ujar Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan di Jakarta, Kamis (10/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Menko Polkam, aksi teror yang dilakukan oknum bersenjata ini membuat masyarakat ketakutan untuk beraktivitas. “Saat ini, fokus pemerintah adalah melakukan evakuasi para korban dan memulangkannya ke keluarga. Proses evakuasi sempat terhambat karena kondisi geografis dan cuaca di Lokasi,” kata Budi Gunawan.

Mantan Kepala BIN ini menyampaikan, sejak kejadian, Menko Polkam telah mendorong Jajaran Polkam untuk mengambil langkah-langkah segera dalam rangka evakuasi korban dan peningkatan pengamanan. Hal ini disampaikan melalui rapat koordinasi yang dihadiri pejabat tinggi di Lingkungan Kemenko Polkam serta Kementerian dan Lembaga terkait seperti Kemendagri, TNI, Polri, BIN, Komdigi, PMK, KSP, dan PCO untuk mengambil langkah-langkah penanganan kekerasan di Papua.

Baca Juga:  Bhayangkara Sport Day Dibuka, Kapolri Tegaskan Soliditas APH untuk Indonesia

“Pemerintah akan terus melakukan peningkatan pengamanan di daerah-daerah rawan di Papua agar masyarakat dapat segera beraktivitas normal kembali, serta meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Papua untuk tidak memberikan ruang terhadap pihak-pihak yang melakukan kekerasan di Papua,” kata Menko Polkam.

Menko menegaskan, Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua dan tidak memberikan ruang bagi para pelaku teror, serta terus melakukan penegakan hukum kepada pihak-pihak yang terlibat.

“Pemerintah menyampaikan duka yang mendalam. Semoga para korban tenang di sisi Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Menko Polkam Budi Gunawan.

Sebelumnya, Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Rahmadani mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengetahui identitas enam pendulang emas yang menjadi korban pembunuhan KKB.

Keenam pendulang emas yang identitasnya sudah didapatkan tersebut antara lain Aidil, Sahruddin, Stenli, Wawan, Feri, dan Bungsu, sementara lima lainnya masih belum diketahui.

“Identitas para korban itu diperoleh dari para pendulang yang selamat dari aksi penyerangan dan pembunuhan para pendulang di pedalaman Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,” kata Faizal di Jayapura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tasyakuran PAN ke-28, dari Aksi Sosial di Sultra hingga Peluncuran Program Lapor PAN di Jakarta
Ketua DPW PAN Sultra Serahkan SK Pengurus DPD Kab/Kota, Tegaskan Sinergi Partai-Pemerintah
Paripurna HUT ke-81 RI, Inflasi Terendah se-Sultra! Bupati Konawe: Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Kapolda Riau: 39 Jembatan Desa Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Rakyat
Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik
Rakorwil PAN Sultra Digelar, Yusran Akbar Tegaskan Konsolidasi Internal Bukan Panggung Politik Eksternal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:01 WITA

Tasyakuran PAN ke-28, dari Aksi Sosial di Sultra hingga Peluncuran Program Lapor PAN di Jakarta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WITA

Ketua DPW PAN Sultra Serahkan SK Pengurus DPD Kab/Kota, Tegaskan Sinergi Partai-Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:24 WITA

Paripurna HUT ke-81 RI, Inflasi Terendah se-Sultra! Bupati Konawe: Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:20 WITA

Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memberikan sambutan sekaligus meresmikan Rumah Dilan Bersahaja. Turut mendampingi, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe.

EKONOMI & BISNIS

Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:11 WITA