Ketua Kwarcab Pramuka Konawe, Syamsul Ibrahim, resmi kukuhkan pengurus tujuh Kwarran. Targetkan tak ada lagi alasan untuk menghidupkan Pramuka di tiap kecamatan.
Konawe, PERSADA KITA.ID – Gerakan Pramuka di Kabupaten Konawe memasuki babak baru dengan pengukuhan pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Kwartir Ranting (Kwarran) dari tujuh kecamatan sekaligus.
Ketujuh wilayah yang dikukuhkan tersebut adalah Kecamatan Morosi, Sampara, Bondoala, Anggalomoare, Soropia, Lalonggasumeeto, dan Kapoiala. Prosesi pengukuhan berlangsung di kawasan Kemah Bakti Lalimbue, Kecamatan Kapoiala, pada Sabtu (29/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengukuhan periode 2026–2029 ini dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Konawe, H. Syamsul Ibrahim. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan, seraya menegaskan bahwa ini adalah langkah vital untuk membangkitkan kembali gairah kepramukaan.
“Dengan adanya pengukuhan ini, berarti tidak ada lagi alasan untuk tidak menghidupkan Gerakan Pramuka di wilayah masing-masing,” tegas Syamsul.

Menurutnya, semangat membangun Pramuka harus lahir dari niat kolektif. Gerakan ini bukan sekadar tentang kegiatan kepanduan, melainkan sarana untuk mengajarkan nilai-nilai luhur kebersamaan dan kepedulian sosial. “Pramuka mengajarkan kita indahnya kebersamaan. Pramuka adalah jiwa sosial yang luar biasa,” ujarnya.
Syamsul yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Konawe menargetkan seluruh struktur Mabiran hingga Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dapat rampung pada tahun ini. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Gerakan Pramuka dan program pemerintah daerah, khususnya dalam mempromosikan potensi wisata di setiap wilayah.

“Kita mencoba menyandingkan program pemerintah. Utamanya wilayah yang berpotensi menjadi objek wisata, kita perkenalkan dan kita booming-kan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syamsul menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah inti dari tugas Pramuka, yang harus dilakukan secara tulus dan ikhlas tanpa memandang usia. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergabung dan berkontribusi dalam pembinaan generasi muda.
“Semua yang ada di sini harus merasa terpanggil untuk bergabung di Pramuka. Ini adalah langkah awal untuk memperluas dan memperlebar persaudaraan kita, intinya kami ingin membangun Pramuka Konawe dalam suasana bingkai kekeluargaan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syamsul Ibrahim mengungkapkan kesiapan Kwarcab Konawe untuk menjadi tuan rumah Perkemahan Wira Karya Pramuka tingkat nasional yang direncanakan pada 2027. Dua lokasi menjadi opsi utama, yaitu wilayah Lambuya dan kawasan Ulu Lalimbue, Kecamatan Kapoiala.
“Titiknya ada dua, yakni wilayah Lambuya atau di wilayah sini,” jelas Syamsul.

Ia menegaskan bahwa jika amanah ini diberikan, seluruh jajaran Pramuka Konawe harus bahu-membahu menyukseskannya. “Kita semua, jika mendapat amanah ini, adalah kerja-kerja kita semua,” tegasnya.
Perkemahan Wira Karya nasional tersebut direncanakan digelar setelah Hari Raya Idulfitri 2027. Syamsul mengingatkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya bergantung pada Kwarcab, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari seluruh jajaran hingga tingkat kecamatan. “Ujung tombak di lapangan nantinya DKC, kemudian kakak-kakak sekalian,” pungkasnya. (JM)
















