“Rahmat Lagaligo merupakan salah satu putra-putri terbaik Bumi Kalosara yang memiliki talenta luar biasa di bidang taekwondo. Kami sangat bangga karena di tengah persaingan ketat, ia mampu mengharumkan nama Konawe di ajang provinsi hingga internasional,”
Kendari, PERSADA KITA.ID – Atlet taekwondo Kabupaten Konawe, Rahmat Lagaligo, raih medali emas di Kejurprov Taekwondo Sultra 2026 usai kalahkan atlet Kendari. Igho Lagaligo juga sumbang perak beregu. Konawe total 4 emas, 4 perak, 6 perunggu.
Pertandingan yang berlangsung pada 3-4 Juli 2026 itu mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Di kelas unggulannya, Igho Lagaligo yang turun di nomor Poomsae Senior Individual Putra Recognize tampil memukau dengan gerakan presisi dan kekuatan mental yang matang, hingga akhirnya berhasil mengungguli lawannya dari Kota Kendari di babak final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan ini menambah panjang daftar prestasi atlet kelahiran Anggaberi, Kabupaten Konawe, tersebut. Sebelumnya, Igho Lagaligo juga pernah mencatatkan namanya di kancah internasional dengan meraih medali emas di Gwangju Open International Taekwondo Championships 2025 di Korea Selatan, serta terpilih mewakili Indonesia di 22nd Japan WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang.

Tak hanya di kelas individual, Igho Lagaligo juga turun di nomor beregu Poomsae dan berhasil menyumbangkan medali perak bagi kontingen Konawe. Secara keseluruhan, kontingen Taekwondo Kabupaten Konawe menorehkan hasil gemilang dengan raihan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 6 medali perunggu.
Rincian perolehan medali emas dipersembahkan oleh:
Rahmat Lagaligo (Kelas Senior Individual Recognize Putra),
Muh Rafah Saranani (Kelas Junior Individual Putra Recognize),
Iqra Putri Islami (Kelas Cadet Individual Putri Recognize), dan
Aiman AL Gazali (Kelas Cadet U49 kg Putra Kyorugi).

Sementara itu, empat medali perak diraih oleh Tim Poomsae Senior Beregu Putra (Rahmat Lagaligo, Ridwan Wijaksono, dan Muh. Rafah Saranani),
Tim Poomsae Junior Beregu Putri (Nur Aisyah Risky R, Iqra Putri Islami, dan Isa Rahma Nur Fahmi),
Fatimah Azzahra (Kelas Cadet U55 kg Putri), serta
Rifky Ardiansyah (Kelas Cadet U57 kg Putra).

Adapun enam medali perunggu disumbangkan oleh:
Qyara Malaika Aquina (Kelas Cadet U44 kg Putri),
Rahel Andini (Kelas Cadet U41 kg Putri),
Fahry (Kelas Junior U51 Putra),
Wirya Arhan Triawan (Kelas Junior U59 kg Putra),
Lhuna Djarmany Anwar (Kelas Senior U62 kg Putri), serta
Rafdi (Kelas Senior U74 kg Putra).

Sebagai seorang atlet taekwondo, Igho Lagaligo menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mempersembahkan medali emas ini untuk Kabupaten Konawe. Pertandingan melawan atlet Kendari itu berjalan sangat ketat, tapi saya sudah berlatih maksimal dan fokus sejak jauh-jauh hari. Ini adalah hasil kerja keras bersama tim dan pelatih. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Konawe yang selalu mendoakan dan mendukung saya. Medali ini adalah untuk kalian semua,” ungkapnya di Kendari, Minggu (5/7/2026).

Apresiasi tinggi juga mengalir dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST secara khusus memberikan penghormatan atas prestasi yang diraih oleh sang atlet sekaligus seluruh kontingen.
“Rahmat Lagaligo merupakan salah satu putra-putri terbaik Bumi Kalosara yang memiliki talenta luar biasa di bidang taekwondo. Kami sangat bangga karena di tengah persaingan ketat, ia mampu mengharumkan nama Konawe di ajang provinsi hingga internasional,” ujar Yusran Akbar kepada awak media, Minggu (5/7/2026).

Lebih lanjut, Bupati Yusran memberikan dukungan penuh kepada seluruh jajaran Pengurus Pengda Taekwondo Kabupaten Konawe beserta para pelatih yang dinilainya terus konsisten membina dan mengorbitkan kader-kader atlet Konawe.
“Kepada Ketua dan Pengurus Pengda Taekwondo Konawe serta seluruh pelatih, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Teruslah berinovasi dalam pembinaan. Kami di pemerintah daerah akan selalu memberikan perhatian dan dukungan penuh untuk kemajuan olahraga di Konawe,” tegasnya.
Tidak lupa, orang nomor satu di Konawe itu juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua atlet.
“Saya juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para orang tua atlet yang telah memberikan doa, dukungan moril, dan mengizinkan putra-putri mereka berjuang mengharumkan nama daerah. Dukungan orang tua adalah pilar penting di balik kesuksesan ini,” pungkas Yusran Akbar.
Dengan capaian gemilang ini, nama Igho Lagaligo kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet taekwondo andalan Kabupaten Konawe yang tidak hanya bersinar di tingkat provinsi, tetapi juga telah menembus kancah nasional dan internasional.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang pemanasan yang baik bagi tim Konawe untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV mendatang. Prestasi ini juga menjadi bukti nyata bahwa sistem pembinaan yang dilakukan Pengda Taekwondo Konawe berjalan efektif dalam melahirkan atlet-atlet tangguh di berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga senior. JM

















