Epik! Yusran-Syamsul Tempuh Sungai & Jalan Kaki, Panen Jagung 622,5 Ton Tanpa Pupuk

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebanggaan Hasil Bumi: Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menyaksikan langsung keajaiban panen jagung 8,3 ton/ha tanpa pupuk di lahan 75 hektar Desa Tetehaka, dengan total capaian 622,5 ton.

Kebanggaan Hasil Bumi: Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menyaksikan langsung keajaiban panen jagung 8,3 ton/ha tanpa pupuk di lahan 75 hektar Desa Tetehaka, dengan total capaian 622,5 ton.

Angka 622,5 ton jagung menggelegar dari Desa Tetehaka yang terisolasi. Itulah hasil nyata dari 75 hektar lahan yang dipanen Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim SE. Yang lebih mencengangkan, raihan fantastis 8,3 ton per hektar ini didapat TANPA pupuk kimia! Sebuah perjalanan epik menelusuri sungai dengan perahu katinting dan jalan kaki membuktikan: di balik medan terberat, tersembunyi lumbung pangan potensial Konawe yang siap menyangga program ketahanan pangan nasional.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Sebuah capaian monumental lahir dari balik keterisolasian. Total 622,5 ton jagung kering berhasil dipanen dari lahan seluas 75 hektar di Desa Tetehaka, Kecamatan Puriala, dalam sebuah panen raya yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim SE, Rabu (17/12/2025). Angka fantastis ini, dengan produktivitas mencapai 8,3 ton per hektar, menjadi bukti nyata potensi “harta karun pangan” Kabupaten Konawe yang selama ini terpendam.

Membuka Isolasi dengan Tekad: Medan berat dan isolasi wilayah harus ditaklukkan dengan menyusuri Sungai Konawe menggunakan perahu katinting, menunjukkan perjuangan untuk mencapai lumbung pangan potensial.

Untuk mencapai lokasi panen yang spektakuler ini, kedua pimpinan daerah beserta rombongan harus melakukan perjalanan epik. Mereka menyusuri kelok Sungai Konawe sejauh 2 kilometer menggunakan perahu katinting, dilanjutkan dengan berjalan kaki menembus area kebun jagung. Perjalanan berat itu terbayar lunas saat mereka menyaksikan hamparan keemasan jagung hibrida varietas Bisi 2 yang siap panen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Luar biasa! Ini adalah bukti kesuburan alam Konawe dan ketangguhan petani kita. Tanpa pupuk kimia, produktivitas kita mencapai 8,3 ton per hektar, mengalahkan daerah lain yang dengan pupuk hanya 7 ton,” seru Bupati Yusran Akbar dengan penuh kebanggaan. Ia mengungkapkan, rahasia kesuburan tersebut terletak pada kondisi pH tanah di pesisir Sungai Konaweha dan Rawaopa yang sangat ideal, yakni di atas angka 7.

Keberhasilan ini menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan visi Konawe Bersahaja serta mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat. Bupati Yusran melihat potensi yang jauh lebih besar. “Desa Tetehaka punya potensi lahan mencapai 600 hektar. Dengan program 10 hektar per desa, berarti desa ini sendiri sanggup menutupi kebutuhan 60 desa lainnya. Konawe siap menjadi penyangga pangan,” tegasnya.

Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahin saat memanen jagung hibrida di Desa Tetehaka

Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menegaskan komitmen pemkab untuk mendorong keberlanjutan produksi. “Kita harus fasilitasi kelompok tani agar kualitas jagung memenuhi standar Bulog. Alsin (alat dan mesin pertanian) serta benih unggul akan diprioritaskan untuk menjaga optimalisasi produksi yang berkesinambungan,” paparnya.

Bupati Yusran juga memberikan apresiasi tinggi kepada para Penyuluh Lapangan (PPL) yang menjadi ujung tombak pendampingan petani. “Mereka adalah pejuang di lapangan yang mengawal dari penyiapan lahan hingga pasca panen. Semangat dan kesehatan mereka adalah kunci kesuksesan ini,” ungkapnya.

Kepala Bank Sultra Cabang Unaaha, Indri Devi Yanti Saranani

Menyikapi kendala infrastruktur yang masih menjadi hambatan, datang dukungan konkret dari perbankan. Kepala Bank Sultra Cabang Unaaha, Indri Devi Yanti Saranani, berkomitmen mengalokasikan dana CSR untuk pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Tetehaka. “CSR Bank Sultra setiap tahun selalu ada. Kami siap berkoordinasi dengan Pemda kapanpun untuk mendukung pembangunan infrastruktur penopang produksi ini,” janjinya.

Panen raya 622,5 ton ini bukan sekadar angka. Ia adalah simbol kebangkitan pertanian Konawe dari daerah terisolasi, sekaligus pintu gerbang menuju ketahanan dan kedaulatan pangan yang sesungguhnya. JM

Berita Terkait

Forum UKM-IKM Konawe Gelar Konsolidasi Pengurus Baru, Rita Harmasan Papua Pimpin 300 Anggota
Security PT OSS Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Mess Karyawan
Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik
Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja
Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging
Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala BWS Wil IV Kendari Teken Berita Acara Hibah Lahan Eksklusif 7,39 hektar dari Pusat
Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging
Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:22 WITA

Lawan Korupsi Desa, Mendagri Andalkan ABPEDNAS: “Mekanisme Pengawasan dari Bawah Lebih Penting”

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:10 WITA

Bamsoet Soroti Bencana Sumatera, Ajak Para Konglomerat dan Pengusaha KADIN Ikut “Bahu Membahu” Dukung Kebijakan Prabowo

Sabtu, 29 November 2025 - 23:06 WITA

Prabowo Geram, Perintahkan Pembangunan 300 Ribu Jembatan: “Anak-anakku Sabar, Saya Sedang Bekerja!”

Kamis, 20 November 2025 - 23:39 WITA

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran dan Empat Proyek Strategis, Bukti Komitmen Konektivitas Nasional

Senin, 29 September 2025 - 20:28 WITA

KADIN Siapkan RUU Revisi UU 1987, Bamsoet Dorong Masuk Prolegnas 2026

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:21 WITA

Bamsoet: Kepemimpinan Generasi Muda Penentu Daya Tahan Indonesia di Era Disrupsi Teknologi dan Geopolitik

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:13 WITA

Prabowo Tegas, Bamsoet Dukung Penuh: Ini 5 Langkah Strategis yang Diapresiasi

Berita Terbaru