Yusran Akbar-Syamsul Ibrahim Buka Isolasi Puriala, Panen Jagung Hibrida 8,3 Ton/Ha Tanpa Pupuk!

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Jagung Hibrida: Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST menyaksikan langsung produktivitas jagung pakan di Desa Tetehaka yang mencapai 8,3 ton/ha tanpa pupuk, sebuah rekor yang menjanjikan untuk swasembada pangan.

Panen Jagung Hibrida: Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST menyaksikan langsung produktivitas jagung pakan di Desa Tetehaka yang mencapai 8,3 ton/ha tanpa pupuk, sebuah rekor yang menjanjikan untuk swasembada pangan.

Menelusuri sungai berkelok dengan perahu katinting, berjalan kaki menyusuri kebun jagung seluas 75 hektar, Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim SE merasakan langsung jerih payah petani di pelosok Puriala. Dalam kunjungan bersejarah yang membuka keterisolasian Desa Tetehaka, mereka malah menemukan keajaiban: lahan jagung pakan yang mampu menghasilkan 8,3 ton per hektar tanpa pupuk kimia! Inilah pembuktian nyata potensi raksasa Konawe yang siap mendukung program ketahanan pangan nasional.

KONAWE, PERSADA KITA.ID – Sebuah perjalanan epik membuka keterisolasian justru mengungkap “harta karun pangan” di pelosok Konawe. Rabu (17/12/2025), Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim SE memimpin rombongan menuju jantung isolasi di Desa Tetehaka, Kecamatan Puriala. Medan berat harus ditaklukkan: menyusuri Sungai Konawe sejauh 2 km dengan perahu katinting, lalu berjalan kaki menembus area perkebunan jagung seluas 75 hektar. Tujuannya: membuktikan komitmen sekaligus merayakan kesuksesan panen raya jagung pakan varietas Bisi 2 yang mencengangkan.

Membuka Isolasi dengan Perahu: Medan berat menuju lokasi panen harus ditempuh dengan menyusuri Sungai Konawe sejauh 2 km menggunakan perahu katinting, menggambarkan tantangan infrastruktur yang dihadapi petani.

Di tengah hamparan kebun jagung itu, Bupati Yusran mengumumkan hasil luar biasa. “Luar biasa! Di sini, tanpa pupuk kimia sekali pun, petani kita bisa menghasilkan jagung kering hingga 8,3 ton per hektar. Bayangkan jika kita berikan dukungan penuh!” serunya penuh bangga. Angka ini mengalahkan rata-rata produksi di daerah lain yang dengan pupuk hanya mencapai 7 ton/ha. Rahasianya terletak pada kondisi pH tanah di pesisir Sungai Konaweha dan Rawaopa yang ideal, di atas angka 7.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang selaras dengan visi Konawe Bersahaja (Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, Berkelanjutan) ini juga menjadi wujud dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Melihat potensi Desa Tetehaka yang mencapai 600 hektar, Bupati Yusran optimis. “Desa ini saja bisa menutupi program 10 hektar per desa untuk 60 desa lainnya. Konawe adalah produsen jagung terbesar di Sultra, dan kita akan terus pacu!”

Baca Juga:  Malam Khidmat di TMP Asao Konawe: Apel Kehormatan untuk Pahlawan Kemerdekaan
Janji Infrastruktur: Bupati Yusran (tengah) berinteraksi dengan petani. Ia berjanji segera membangun Jalan Usaha Tani (JUT) usai panen untuk mempermudah distribusi hasil bumi.

Namun, di balik produktivitas tinggi, tantangan klasik masih membelit: isolasi dan infrastruktur. Selama ini, hasil panen harus diangkut dengan perahu katinting, hanya 500 kg per kali angkut. Menanggapi ini, Bupati Yusran langsung memberi instruksi tegas. “Usai panen, Dinas PU dan Pertanian segera survei untuk membangun Jalan Usaha Tani (JUT) di sini. Tidak ada lagi alasan hasil bumi terhambat distribusi!”

Komitmen pemkab tidak berhenti di jalan. Dukungan permodalan lewat KUR dari Bank Sultra dan BPR Bahteramas, jaminan serapan hasil oleh Bulog Sultra hingga kuota 1000 ton untuk Konawe, serta bantuan mesin pemipil jagung dan hand tractor akan segera digulirkan untuk tiga kelompok tani penggarap. “Petani jangan ragu. Pemerintah hadir memutus mata rantai kesulitan dari hulu ke hilir,” tegas Yusran.

Suknip, SP, MP, Kabid Hortikultura Dinas TPHP

Suknip, SP, MP, Kabid Hortikultura Dinas TPHP, mengungkapkan kesuksesan ini adalah buah pendampingan intensif selama 4 bulan, mulai dari CPCL hingga panen. Peran penyuluh pertanian sebagai “pejuang lapangan” dinilai krusial.

Kunjungan yang sarat simbol ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah prestasi, bahwa dari balik keterisolasian, Konawe siap menjadi benteng ketahanan pangan nasional, dimulai dari setongkol jagung hibrida di Desa Tetehaka. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”
Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama
Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe
Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih
Uang Kita Ada! Pemkab Konawe Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Agustus 2026
Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra
H-2 MTQ XXXI Sultra, Bupati Yusran Akbar Tinjau Eks STQ Unaaha: Pastikan Finalisasi Kesiapan
Menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe, Wabup Syamsul Ibrahim: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:11 WITA

Resmi Dibuka! MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe Dimulai, Sekda Sultra: Tiga Kunci Tema “Insan Qurani Bersahaja”

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:03 WITA

Bupati Konawe Sambut Hangat Peserta MTQ ke-31 Sultra, Serukan Tiga Pesan Utama

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:19 WITA

Meriah! Ribuan Kafilah Semarakkan Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias MTQ XXXI Sultra di Konawe

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WITA

Bupati Konawe Bersama Ketua DPRD dan Dandim 1417/Kendari Tinjau Lokasi MTQ Sultra Cek Kesiapan Venue hingga Gladi Bersih

Senin, 22 Juni 2026 - 09:38 WITA

Minggu Siang Hari hingga Senin Dini Hari, Wabup Syamsul Ibrahim Terima Kedatangan Delapan Kontingen Kafilah MTQ Sultra

Berita Terbaru