Warga Parauna Keluhkan Jalan Rusak, Akses Angkut Hasil Pertanian Terhambat

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Jalan Penghubung RW I dan RW IV Kel Parauna: Warga Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan kondisi jalan akses pertanian yang rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Akses Jalan Penghubung RW I dan RW IV Kel Parauna: Warga Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan kondisi jalan akses pertanian yang rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

“Jalan ini vital bagi petani, terutama saat musim hujan. Kondisinya sangat licin dan berbahaya bagi kendaraan pengangkut,”

PERSADA KITA.ID | KONAWE – Warga Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan kondisi jalan akses pertanian yang rusak dan berlumpur. Jalan sepanjang 2 km yang menghubungkan RW I dan RW IV ini menjadi satu-satunya akses warga untuk mengangkut hasil panen padi ke pasar.

Akses Jalan Menuju Ara Persawahan di Kel Parauna, Kec Anggaberi, Kab Konawe.

Lurah Parauna, Yuliasri, SSi, mengkonfirmasi bahwa keluhan tersebut telah disampaikan secara langsung oleh warga. “Jalan ini vital bagi petani, terutama saat musim hujan. Kondisinya sangat licin dan berbahaya bagi kendaraan pengangkut,” ujarnya, Rabu (6/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain jalan yang rusak, warga juga membutuhkan perbaikan drainase. Saluran air yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan genangan air dan memperparah kerusakan jalan. “Jika hujan deras, jalan ini seperti kubangan lumpur,” kata Yuli.

Baca Juga:  Kapolri: Penghargaan ITUC Bukti Sinergi Positif Polri dan Serikat Buruh

Kelurahan Parauna memiliki potensi pertanian yang besar, dengan luas wilayah 880 hektare dan 917 jiwa penduduk. Namun, infrastruktur yang buruk dinilai bisa menghambat produktivitas warga. “Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan,” tambah salah seorang warga.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, belum memberikan tanggapannya terkait keluhan ini. Namun, warga berharap agar perbaikan jalan dapat segera masuk dalam program prioritas Pemkab Konawe sesuai visi dan misi Konawe Bersahaja.

“Kami sudah beberapa kali melapor, tapi belum ada realisasi. Padahal, ini menyangkut hajat hidup banyak orang,” ungkap Ratina, seorang ibu rumah tangga yang suaminya bekerja sebagai petani.

Jika tidak segera ditangani, warga khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan mengganggu distribusi hasil pertanian. Mereka mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum musim panen berikutnya tiba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara
LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031
SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:18 WITA

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara

Minggu, 27 September 2026 - 10:21 WITA

LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 16:30 WITA

Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga

Berita Terbaru