Bupati Konawe Pelopori Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Industri Nikel dan BLK di Sulawesi Tenggara

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE, MSi menjadi sorotan dalam audiensi strategis bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025). Rapat koordinasi ini juga tiga kepala daerah Sulawesi Tenggara ini membahas terobosan pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE, MSi menjadi sorotan dalam audiensi strategis bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025). Rapat koordinasi ini juga tiga kepala daerah Sulawesi Tenggara ini membahas terobosan pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal

“Target kami, tahun 2027 tidak ada lagi lulusan SMK di Konawe yang menganggur. Semua terserap industri atau wirausaha mandiri,”

PERSADA KITA.ID | JAKARTA – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST bersama Wakil Bupati, H. Syamsul Ibrahim, SE, MSi menjadi sorotan dalam audiensi strategis bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025). Pertemuan yang dihadiri empat kepala daerah Sulawesi Tenggara ini membahas terobosan pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal, dengan Konawe memimpin inisiatif hilirisasi nikel dan pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK).

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST bersama Wakil Bupati, H. Syamsul Ibrahim, SE, MSi menjadi sorotan dalam audiensi strategis bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025).

Bupati Yusran Akbar menekankan, “Konawe tak hanya fokus pada bantuan sosial, tapi menciptakan lapangan kerja melalui industrialisasi nikel dan BLK berstandar industri. Ini solusi jangka panjang untuk mengatasi kemiskinan struktural di daerah dengan 28,7% penduduk berpendidikan maksimal SD.” Gagasan ini langsung mendapat respons positif dari Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data BP Taskin menunjukkan, Konawe menyumbang 22% rumah tangga miskin di Sulawesi Tenggara. Yusran mengusulkan skema khusus: “Kami akan kolaborasikan program BLK dengan perusahaan nikel untuk menjamin penyerapan tenaga kerja lokal, sekaligus mendorong UMKM pendukung industri.” ujarnya. Data BPS 2024 menunjukkan, dari 28.750 rumah tangga miskin di Konawe, sebanyak 16.775 (58,3%) hanya mengenyam pendidikan dasar. Ini menjadi landasan kebijakan BLK yang diusung Bupati Yusran Akbar.

Baca Juga:  Peringatan Hardiknas 2025 di Konawe Semarak dengan Nuansa Kebhinekaan

Inisiatif Konawe ini dinilai strategis oleh Wakil Kepala BP Taskin, Nanik S. Deyang: “Pendekatan Bupati Yusran mengintegrasikan pengentasan kemiskinan dengan pembangunan industri, sesuai target Perpres No.163/2024. Ini bisa menjadi model nasional.”

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST bersama Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim saat audiensi strategis bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025).

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim melaporkan Konawe butuh pendekatan berbeda terhadap terobosan pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal. Salah satunya, melalui industrialisasi, mengingat potensi nikelnya yang menyumbang 35% produksi nasional.

BP Taskin mengonfirmasi akan memberikan perhatian khusus pada Konawe pada pelatihan vokasi. “Kami dukung penuh inovasi Bupati Yusran dengan mengintegrasikan BLK Konawe dalam jaringan pelatihan nasional,” tegas Budiman.

Pertemuan juga mengungkap rencana konkret atas pembangunan BLK spesialis industri nikel di Konawe hingga akhir 2026. “Ini akan menyerap ribuan tenaga kerja muda tiap tahun,” papar Yusran.

Komitmen Bupati Konawe ini dianggap menjawab akar masalah kemiskinan di Sulawesi Tenggara. Data BPS menunjukkan, tingginya rumah tangga miskin di wilayah ini bergantung pada sektor informal dengan produktivitas rendah.

Sebagai tindak lanjut, BP Taskin merespons upaya Pemda Konawe dalam memastikan keterkaitan industri nikel dengan program pengentasan kemiskinan.

“Target kami, tahun 2027 tidak ada lagi lulusan SMK di Konawe yang menganggur. Semua terserap industri atau wirausaha mandiri,” tutup Yusran Akbar penuh keyakinan, menandai dimulainya babak baru pengentasan kemiskinan berbasis industri di Sulawesi Tenggara.

Dengan penanganan terfokus di Konawe yang menyumbang 22,1% kemiskinan Sultra, setiap 10% penurunan RTS miskin di kabupaten ini akan berdampak pada 2,2% penurunan angka kemiskinan regional. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara
LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031
SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
7 Daerah Waspada, Gubernur Sultra Peringatkan Kesiapan Nyata
Bupati Konawe Yusran Akbar Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI dengan Upacara Penurunan Bendera
Kepahlawanan Tak Pernah Pudar, BupatiKonawe Yusran Akbar Beri Penghormatan Kepada Veteran di HUT ke-81 RI
Suasana Haru! I Bupati Yusran Akbar Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Konawe
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:18 WITA

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara

Minggu, 27 September 2026 - 10:21 WITA

LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:51 WITA

7 Daerah Waspada, Gubernur Sultra Peringatkan Kesiapan Nyata

Berita Terbaru