Panen Raya Mataiwoi, Wakil Ketua DPRD Konawe: Petani Harus Jadi Profesi Kebanggaan Generasi Muda

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Konawe kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan Sulawesi Tenggara melalui kegiatan Panen Raya di Kelurahan Mata Iwoi, Kecamatan Tongauna, Senin (26/5/2025). Acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra, Bupati Konawe Yusran Akbar, ST, serta Wakil Ketua DPRD Konawe Nuryadin Tombili bersama sejumlah anggota legislatif lainnya, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun ketahanan pangan daerah.

Kabupaten Konawe kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan Sulawesi Tenggara melalui kegiatan Panen Raya di Kelurahan Mata Iwoi, Kecamatan Tongauna, Senin (26/5/2025). Acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra, Bupati Konawe Yusran Akbar, ST, serta Wakil Ketua DPRD Konawe Nuryadin Tombili bersama sejumlah anggota legislatif lainnya, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun ketahanan pangan daerah.

“Kami siap menjadikan Konawe sebagai penyangga pangan Sultra. Kuncinya ada di regenerasi petani dan modernisasi sistem,”

PERSADA KITA.ID|KONAWE – Kabupaten Konawe kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan Sulawesi Tenggara melalui kegiatan Panen Raya di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Tongauna, Senin (26/5/2025). Acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra, Bupati Konawe Yusran Akbar, ST, serta Wakil Ketua DPRD Konawe Nuryadin Tombili bersama sejumlah anggota legislatif lainnya, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun ketahanan pangan daerah.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST saat memaparkan potensi pertanian Kabupaten Konawe saat panen raya padi di Mataiwoi, Tongauna, Senin (26/5/2025).

Wakil Ketua I DPRD Konawe, Nuryadin Tombili, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya meningkatkan martabat petani sebagai profesi yang membanggakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus mengubah paradigma bahwa bertani itu ketinggalan zaman. Justru petani adalah pahlawan pangan yang menjamin ketahanan nasional. Generasi muda harus bangga melanjutkan warisan leluhur ini,” tegas Nuryadin.

Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesejahteraan petani. “DPRD akan terus mendukung program yang memudahkan akses petani terhadap teknologi, modal, dan pasar. Ini langkah konkret untuk membuat profesi petani semakin diminati,” tambahnya.

Konawe sebagai Lumbung Pangan Sultra
Bupati Konawe, Yusran Akbar, melaporkan bahwa wilayahnya memiliki 26.000 hektare sawah fungsional dengan potensi pengembangan hingga 38.000 hektare. “Dua infrastruktur utama, Bendung Wawotobi dan Bendungan Ameroro, menjadi tulang punggung irigasi kami. Ke depan, kami akan tingkatkan jaringan untuk optimalisasi produksi,” jelas Yusran.

Baca Juga:  Pemkab Konawe Siapkan Pasar Induk Pangan

Gubernur Sultra dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya revolusi mindset terhadap profesi petani. “Lihatlah bagaimana profesi chef kini jadi bergengsi. Suatu saat, petani juga harus bisa setara. Ini butuh dukungan teknologi, infrastruktur, dan kebijakan yang berpihak,” ujarnya.

Panen raya di Tongauna—salah satu sentra padi terbesar Konawe—menjadi bukti keberhasilan sinergi pemerintah dan petani. Dengan produktivitas mencapai 6,5 ton/hektare, wilayah ini menjadi contoh bagaimana pembangunan irigasi dan pendampingan teknis mampu meningkatkan hasil pertanian.

Wakil Ketua I DPRD Konawe, Nuryadin Tombili bersama sejumlah anggota Legislatif daerah ini.

“Kami siap menjadikan Konawe sebagai penyangga pangan Sultra. Kuncinya ada di regenerasi petani dan modernisasi sistem,” pungkas Nuryadin Tombili, menyambut antusiasme ratusan petani yang hadir.

Kegiatan ini ditutup dengan simbolis penyerahan bantuan alat pertanian dan penandatanganan komitmen bersama antara pemkab, provinsi, dan disaksikan pimpinan dan anggota DPRD Konawe. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan pertanian Konawe akan terus diprioritaskan untuk mencapai kedaulatan pangan berkelanjutan.

Dengan semangat ini, Konawe bertekad tak hanya menjadi penyuplai beras, tapi juga pelopor kebangkitan pertanian modern yang menginspirasi generasi muda. (PERSADA KITA.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BULOG Unaaha Salurkan 985 Ton Beras Bansos Sekaligus 3 Bulan, Jangkau 32.861 KPM di Konawe
Bupati Yusran Akbar Resmi Buka Job Fair Konawe 2026, 31 Perusahaan Sediakan Ratusan Loker
Polres Konawe Gelar Apel Siaga Bencana Terpadu, Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Banjir
Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”
Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:15 WITA

BULOG Unaaha Salurkan 985 Ton Beras Bansos Sekaligus 3 Bulan, Jangkau 32.861 KPM di Konawe

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:33 WITA

Bupati Yusran Akbar Resmi Buka Job Fair Konawe 2026, 31 Perusahaan Sediakan Ratusan Loker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:06 WITA

Polres Konawe Gelar Apel Siaga Bencana Terpadu, Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Banjir

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:54 WITA

Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Berita Terbaru