“Konawe dan Kolaka ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan dalam peta pembangunan Sultra. Apa yang maju di Kolaka, dampaknya akan dirasakan juga oleh Konawe, begitu pun sebaliknya. Karena itu, kehadiran kami hari ini adalah wujud komitmen untuk terus menjaga tali silaturahmi dan sinergi yang sudah terbangun dengan sangat baik selama ini,”
Kolaka, PERSADA KITA.ID – Semangat kebersamaan dan sinergi pembangunan antar kabupaten di Sulawesi Tenggara kembali terpancar kuat melalui kehadiran langsung Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., bersama Ibu Bupati Konawe, Hj. Hania, S.Pd., M.Pd., Gr., dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Kolaka yang berlangsung khidmat di Alun-Alun 19 November Kolaka, Sabtu (28/2/2026).

Momen bersejarah bagi Kabupaten Kolaka ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya para pemimpin daerah dari berbagai kabupaten yang menunjukkan solidaritas tinggi, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembangunan Sulawesi Tenggara tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi dan komunikasi lintas wilayah yang solid dan harmonis. Upacara yang dimulai sejak pagi hari itu tidak hanya dihadiri oleh pasangan Bupati Konawe, tetapi juga tampak hadir Bupati Konawe Utara, Wakil Bupati Konawe Selatan, serta jajaran pejabat daerah lainnya yang kompak mengenakan pakaian adat dan dinas terbaik, menciptakan pemandangan megah dan penuh wibawa di pusat Kota Kolaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, tampil dengan penuh kharisma memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh ribuan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Kolaka. Dalam amanatnya yang disampaikan dengan gaya khasnya yang lugas dan membumi, Wagub Hugua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadikan peringatan HUT sebagai seremonial tahunan, tetapi sebagai momentum strategis untuk merefleksikan sejauh mana pembangunan telah menyentuh kebutuhan rakyat.
Ia menekankan bahwa kekuatan utama pembangunan daerah terletak pada sinergi yang kokoh antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali. “Mari kita jadikan usia ke-66 Kabupaten Kolaka ini sebagai loncatan semangat untuk terus memperkuat kolaborasi, bukan hanya di internal pemerintah, tetapi juga dengan seluruh pemangku kepentingan. Karena pembangunan yang maju dan merata hanya bisa diwujudkan jika kita semua bahu-membahu tanpa sekat,” ujar Ir. Hugua disambut tepuk tangan meriah dari ribuan hadirin.

Kehadiran Bupati Konawe dan sejumlah kepala daerah lainnya dalam upacara ini mendapat apresiasi khusus dari masyarakat Kolaka yang memadati area Alun-Alun 19 November. Banyak warga yang menyaksikan langsung dan mengaku bangga melihat para pemimpin dari berbagai kabupaten bisa duduk bersama, berdiri tegak, dan mengikuti rangkaian upacara dengan penuh khidmat. Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kehadirannya bersama rombongan adalah bentuk penghormatan dan dukungan moril terhadap kemajuan Kabupaten Kolaka yang merupakan saudara dekat bagi Konawe.

“Konawe dan Kolaka ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan dalam peta pembangunan Sultra. Apa yang maju di Kolaka, dampaknya akan dirasakan juga oleh Konawe, begitu pun sebaliknya. Karena itu, kehadiran kami hari ini adalah wujud komitmen untuk terus menjaga tali silaturahmi dan sinergi yang sudah terbangun dengan sangat baik selama ini,” ungkap Yusran Akbar didampingi Ibu Hj. Hania yang tampak anggun mengenakan pakaian adat khas Tolaki. Sementara itu, Bupati Konawe Utara dan Wakil Bupati Konawe Selatan yang turut hadir juga menyatakan hal senada, bahwa koordinasi lintas wilayah adalah fondasi utama dalam mewujudkan visi besar pembangunan Sulawesi Tenggara yang berkelanjutan.

Rangkaian acara HUT ke-66 Kabupaten Kolaka tidak hanya berhenti pada upacara bendera, tetapi juga dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sosial dan budaya yang melibatkan masyarakat luas. Kehadiran para pimpinan daerah dari berbagai kabupaten ini menjadi simbol nyata bahwa Sulawesi Tenggara adalah rumah bersama yang harus dijaga dan dibangun secara kolektif. Masyarakat Kolaka yang hadir pun menyambut antusias para tamu kehormatan tersebut, bahkan banyak di antaranya yang menyempatkan diri berfoto bersama sebagai bentuk kebanggaan dan dukungan terhadap kepemimpinan yang kolaboratif.
Dengan semangat kebersamaan yang terpancar jelas di Alun-Alun 19 November, peringatan HUT ke-66 Kabupaten Kolaka tahun ini benar-benar menjadi momentum pengikat persaudaraan antar daerah yang diharapkan akan terus terjaga dan melahirkan berbagai terobosan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara secara keseluruhan. JM
















