“Pemerintah hadir tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui perlindungan sosial. Bantuan ini adalah wujud nyata sinergi pusat dan daerah untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok,”
Konawe, PERSADA KITA.ID – Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Perum Bulog Kantor Cabang Unaaha resmi memulai penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (PBP) alokasi Februari dan Maret tahun 2026, dengan meluncurkan distribusi 616.940 kilogram beras dan 123.388 liter minyak goreng yang diperuntukkan bagi 30.847 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 28 kecamatan, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Kompleks Pergudangan Tuoy, Kamis (26/3/2026).

Peluncuran yang digelar serentak ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah Konawe. Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., secara simbolis menyerahkan langsung paket bantuan kepada perwakilan masyarakat dari Kelurahan Tuoy dan Kelurahan Tobeu, didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan instansi vertikal terkait. Acara ini juga dimeriahkan dengan pelepasan armada truk logistik yang akan mengantarkan bantuan hingga ke pelosok desa, memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat yang berhak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menekankan bahwa bantuan pangan ini merupakan bagian dari strategi nasional yang diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah. Bupati Yusran juga menjelaskan bahwa selain untuk menanggulangi kemiskinan dan kerawanan pangan, program ini juga berfungsi sebagai instrumen pengendali inflasi dan gejolak harga di pasar. “Pemerintah hadir tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui perlindungan sosial. Bantuan ini adalah wujud nyata sinergi pusat dan daerah untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Bupati Yusran Akbar di hadapan para hadirin.

Mantan Ketua Kadin Konawe ini juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim, seluruh stake holder dan Forkopimda yang bekerja kolaborasi membantu percepatan pembangunan daerah, membantu percepatan penurunan angka kemiskinan. “Mari kita bersama-sama membangun daerah kita menuju kearah yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Tahun 2026 mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah penerima bantuan di Kabupaten Konawe. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) melonjak drastis sebesar 64% dibandingkan tahun sebelumnya, dari 18.757 penerima di tahun 2025 menjadi 30.847 penerima di tahun 2026. Penambahan sebanyak 12.090 penerima ini menunjukkan perluasan cakupan perlindungan sosial yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran distributor di lapangan untuk memastikan ketepatan sasaran.

Kepala Cabang Bulog Unaaha, Hendra Dionisius, dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan mekanisme distribusi yang efisien. Mengacu pada petunjuk teknis dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), penyaluran untuk dua bulan alokasi (Februari-Maret) dilakukan secara one shoot atau sekali pengiriman. Setiap penerima mendapatkan jatah sebanyak 20 kilogram beras kualitas premium dan 4 liter minyak goreng. “Kami di Bulog berkomitmen penuh untuk menjalankan amanah ini dengan transparan dan bertanggung jawab. Total beras yang kami distribusikan mencapai 616.940 kg dan minyak goreng 123.388 liter, dan kami pastikan barang sampai dalam kondisi baik kepada 30.847 penerima yang tersebar di 348 desa dan kelurahan se-Kabupaten Konawe,” tegas Hendra Dionisius.

Kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh unsur Forkopimda yang kompak menunjukkan dukungannya terhadap program pemerintah. Tampak hadir Kajari Konawe, Fachrizal, S.H., perwakilan dari Kepolisian Resor Konawe, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, serta Anggota DPRD Konawe dari Komisi III, Jemi Syafrul Imran. Kehadiran para pimpinan daerah dan aparat penegak hukum ini dinilai penting untuk memberikan pengawasan dan memastikan kelancaran keamanan selama proses distribusi berlangsung hingga ke tingkat desa.
Tidak hanya melibatkan unsur legislatif dan yudikatif, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe serta para camat. Kehadiran mereka menegaskan komitmen kolaboratif antara eksekutif, legislatif, dan pihak ketiga seperti Bulog dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Para kepala OPD diharapkan dapat melakukan pendampingan di lapangan untuk memastikan bahwa data penerima yang ada di lapangan sesuai dengan basis data terpadu yang telah ditetapkan.

Masyarakat penerima bantuan yang hadir pada acara peluncuran menyambut antusias kegiatan ini. Salah satu warga Kelurahan Tuoy mengungkapkan rasa syukurnya karena bantuan ini sangat meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah dinamika perekonomian saat ini. Dengan sistem distribusi yang langsung dan transparan seperti ini, warga merasa lebih tenang karena kebutuhan pokok dapat terpenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar untuk mengambil bantuan di lokasi yang jauh.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan kelanjutan dari program stimulus ekonomi yang digulirkan pemerintah pusat. Dengan adanya tambahan alokasi dan peningkatan jumlah penerima, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan potensi kerawanan pangan dapat diminimalisir. Sinergi antara Bulog, Pemerintah Daerah, dan aparat keamanan menjadi kunci utama agar bantuan yang bernilai besar ini dapat sampai tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait akan terus melakukan monitoring secara berkala. Bupati Yusran Akbar berpesan agar para aparatur di tingkat desa dan kelurahan proaktif dalam mengawal distribusi. “Jangan sampai ada warga yang berhak namun tidak mendapatkan. Kita ingin seluruh rangkaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi kita semua membawa manfaat nyata bagi masyarakat Konawe,” pungkasnya mengakhiri arahan sebelum melepas secara simbolis truk-truk yang membawa harapan baru bagi ribuan keluarga di Bumi Kalosara. JM
















