“Sengaja saya pilih tempat ini karena TPA mengajarkan kita tentang tanggung jawab. Di sinilah akhir dari perjalanan sampah yang kita hasilkan. Jika sampah saja harus dikelola dengan baik agar tidak merusak lingkungan, maka pelayanan publik yang kita berikan kepada masyarakat harus jauh lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan menyentuh seluruh aspek kehidupan, termasuk yang paling kotor sekalipun,”
Konawe, PERSADA KITA.ID – Sebuah langkah berani dan sarat makna diambil oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., dalam menggelar prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe. Berbeda dengan tradisi pelantikan yang biasanya digelar di ruang pola atau aula kantor yang megah dan formal, kali ini sang Bupati memilih lokasi yang tidak lazim namun penuh filosofi: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Konawe, Jumat (20/2/2026). Pelantikan yang berlangsung sederhana namun khidmat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk membawa perubahan paradigma dalam tata kelola pemerintahan, sekaligus menegaskan bahwa persoalan kebersihan dan pengelolaan lingkungan adalah prioritas utama yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Langkah Bupati Yusran Akbar ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat luas. Alih-alih memilih tempat nyaman dengan pendingin ruangan, ia justru menggiring para pejabat yang akan dilantik beserta para tamu undangan, termasuk Sekretaris Daerah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran ASN lainnya, untuk berkumpul di area TPA. Suasana sederhana namun penuh wibawa tercipta di lokasi yang selama ini identik dengan tumpukan sampah dan aroma kurang sedap. Namun, justru di situlah pesan moral terkuat disampaikan: bahwa pelayanan publik harus menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk persoalan paling mendasar dan sering terabaikan seperti pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe. Satu per satu pejabat yang dilantik, baik struktural maupun fungsional, mengikuti pembacaan sumpah dengan penuh kesungguhan dan khidmat. Mata mereka tertuju pada teks sumpah, sementara hati mereka tentu berdegup kencang menyadari besarnya amanah yang kini diemban di pundak masing-masing. Pengucapan sumpah jabatan tersebut bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan penegasan integritas, loyalitas, serta kesiapan moral dan spiritual untuk melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Suasana haru dan sakral terasa menyelimuti area TPA yang biasanya sunyi dan sepi dari hiruk pikuk kegiatan pemerintahan.

Dalam sambutannya usai melantik para pejabat, Bupati Yusran Akbar menjelaskan makna mendalam di balik pemilihan TPA sebagai lokasi pelantikan. Menurutnya, TPA adalah titik akhir dari seluruh rangkaian aktivitas masyarakat, tempat di mana semua sisa kegiatan dikumpulkan dan dikelola agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. “Sengaja saya pilih tempat ini karena TPA mengajarkan kita tentang tanggung jawab. Di sinilah akhir dari perjalanan sampah yang kita hasilkan. Jika sampah saja harus dikelola dengan baik agar tidak merusak lingkungan, maka pelayanan publik yang kita berikan kepada masyarakat harus jauh lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan menyentuh seluruh aspek kehidupan, termasuk yang paling kotor sekalipun,” tegas Yusran Akbar dengan nada penuh penghayatan.

Lebih jauh, Bupati Konawe menjelaskan bahwa TPA juga merepresentasikan proses transformasi yang luar biasa. Sampah yang awalnya dianggap tidak bernilai, bahkan menjadi masalah, dapat dikelola dan diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat melalui sistem dan manajemen yang tepat, seperti kompos, biogas, atau bahkan energi listrik. “Ini pelajaran berharga bagi para pejabat yang baru dilantik. Kalian harus mampu membawa perubahan positif, mentransformasi organisasi perangkat daerah yang kalian pimpin dari biasa menjadi luar biasa. Ubah masalah menjadi peluang, ubah tantangan menjadi kekuatan. Tingkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat, perkuat tata kelola pemerintahan, dan jadikan sektor kebersihan serta lingkungan hidup sebagai prioritas utama karena ini menyangkut martabat dan kesehatan kita bersama,” pesannya.

Pelantikan pejabat di TPA ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama pada sektor kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Rotasi dan pengangkatan pejabat yang dilakukan kali ini didasarkan pada evaluasi kinerja yang objektif dan kebutuhan organisasi yang mendesak, guna mendukung percepatan pembangunan daerah.
Dengan ditempatkannya sejumlah pejabat baru di pos-pos strategis, termasuk yang membidangi lingkungan hidup dan kebersihan, diharapkan penanganan persoalan sampah di Kabupaten Konawe dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan. Para pejabat yang dilantik pun mengaku terkesan dan termotivasi dengan lokasi pelantikan yang tidak biasa ini. Mereka berjanji akan bekerja keras dan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya, serta menjadikan momen unik ini sebagai pengingat bahwa pelayanan publik harus berorientasi pada penyelesaian masalah riil yang dihadapi masyarakat, sekecil dan sebesar apa pun itu. JM
















