250 Hektar Lahan di Padangguni Akan Jadi Kawasan Tematik Durian Konawe

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST menegaskan penetapan kawasan Tematik Durian  berdasarkan SK Bupati dan RTRW untuk memastikan pembangunan tertib dan berkelanjutan.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST menegaskan penetapan kawasan Tematik Durian berdasarkan SK Bupati dan RTRW untuk memastikan pembangunan tertib dan berkelanjutan.

“Dampak multiplier-nya besar. Saat agrowisata ramai, infrastruktur pendukung akan terbangun dengan sendirinya,”

KONAWE, PERSADA KITA.ID – Kabupaten Konawe sedang mempersiapkan kejutan manis yang harum semerbak bagi pencinta durian. Sebanyak 250 hektar lahan potensial di Kecamatan Padangguni akan segera ditransformasi menjadi Kawasan Tematik “Kampung Taman Durian”, sebuah lompatan strategis dalam mewujudkan visi “Konawe Bersahaja”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., akan secara resmi mencanangkan kawasan yang mencakup 11 desa ini pada 28 Januari 2026 mendatang, memberikan landasan hukum yang kuat bagi pengembangannya. “Penetapan kawasan tematik durian ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Konawe, yang tentunya merujuk pada Tata Ruang Daerah sebagai pedoman utama. Ini adalah komitmen kami untuk membangun secara tertib, terencana, dan berkelanjutan,” tegas Bupati Yusran Akbar di Unaaha, Rabu (7/1/2026).

Penetapan ini bukanlah langkah serampangan, melainkan implementasi dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Konawe. Fokus awal pengembangan akan terpusat pada lahan percontohan seluas 25 hektar milik Kelompok Tani Giri Utama di Desa Alosika, yang akan menjadi epicentrum aktivitas dan pembelajaran.

“Tanaman durian sangat cocok di daerah dengan kontur ketinggian seperti di Padangguni. Ini potensi besar yang harus kita kelola secara serius, tidak hanya untuk ketahanan pangan tetapi juga untuk pariwisata,” ungkap Plt. Kepala Bidang Hortikultura, Suknip, SP., MP., menegaskan keseriusan pemerintah.

Baca Juga:  Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST Dorong Desa Lalombonda Jadi Kampung Tematik Kelengkeng

Pencanangan nanti, rencananya acara akan dimeriahkan dengan Panen Raya Durian yang spektakuler, memamerkan tujuh varietas unggul sekaligus: Musangking, Bawor, Duri Hitam, Kane, Montong, Gepeng, plus varietas lokal unggul yang masih terjaga kelestariannya. Semua desa dalam kawasan itu diundang untuk berkontribusi memamerkan hasil panen terbaiknya.

 

Dampak ekonomi yang diincar sangat nyata. “Dengan harga durian yang bisa mencapai Rp 30.000 per kilogram, dampak ekonomi bagi petani sangat signifikan,” papar Suknip. Keyakinannya bulat, agrowisata durian ini akan menjadi mesin penggerak berkelanjutan yang meningkatkan pendapatan petani, menekan angka kemiskinan, dan menarik wisatawan.

“Dampak multiplier-nya besar. Saat agrowisata ramai, infrastruktur pendukung akan terbangun dengan sendirinya,” tambahnya penuh optimisme.

Secara teknis, petani setempat telah memulai perjalanan dengan perbanyakan tanaman secara generatif. Meski membutuhkan kesabaran selama 3 hingga 5 tahun untuk berbuah optimal, bergantung pada perawatan dan nutrisi, langkah awal ini adalah investasi jangka panjang yang menjanjikan kemakmuran.

Dengan langkah strategis ini, Pemkab Konawe tidak hanya membayangkan Padangguni sebagai sentra produksi durian semata, tetapi sebagai destinasi agrowisata baru yang lengkap—tempat di mana aroma durian matang menyatu dengan senyum sejahtera petani, mengerek perekonomian daerah, dan mewujudkan mimpi Konawe Bersahaja dalam rasa dan kenyataan. (JM/Persada Kita)

Berita Terkait

Panen Raya Kemenimipas Cetak Rekor 123 Ton, Konawe Jadi Pusat Kontribusi di Sultra
Hari Desa Nasional, Bupati Konawe Sampaikan Apresiasi dan Lima Kunci Sukses untuk Kades
Cek Kesehatan Gratis dan Posyandu, Tim Puskesmas Unaaha Bawa Harapan Sehat untuk Warga Kelurahan Unaaha
Konawe Siap Jadi Tuan Rumah: Wabup Pimpin Rapat Percepatan Persiapan MTQ Provinsi Sultra
Puskesmas Anggaberi Gelar Cek Kesehatan Gratis, Wujudkan Konawe Bersahaja di Bidang Kesehatan
Konawe Bergerak Cepat: Dinsos Turun Langsung Usai Puting Beliung Porak-Porandakan Saponda Laut
Bupati Yusran Akbar Tekankan Inovasi dan Evaluasi Ketat Capaian Kinerja OPD Konawe di Awal 2026
Bupati Konawe Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Sultra Perkuat Jaminan Pekerja Rentan
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:55 WITA

Panen Raya Kemenimipas Cetak Rekor 123 Ton, Konawe Jadi Pusat Kontribusi di Sultra

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:43 WITA

Hari Desa Nasional, Bupati Konawe Sampaikan Apresiasi dan Lima Kunci Sukses untuk Kades

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:51 WITA

Cek Kesehatan Gratis dan Posyandu, Tim Puskesmas Unaaha Bawa Harapan Sehat untuk Warga Kelurahan Unaaha

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:31 WITA

Konawe Siap Jadi Tuan Rumah: Wabup Pimpin Rapat Percepatan Persiapan MTQ Provinsi Sultra

Senin, 12 Januari 2026 - 21:45 WITA

Konawe Bergerak Cepat: Dinsos Turun Langsung Usai Puting Beliung Porak-Porandakan Saponda Laut

Senin, 12 Januari 2026 - 12:13 WITA

Bupati Yusran Akbar Tekankan Inovasi dan Evaluasi Ketat Capaian Kinerja OPD Konawe di Awal 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:22 WITA

Bupati Konawe Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Sultra Perkuat Jaminan Pekerja Rentan

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:22 WITA

Bupati Yusran Akbar Pimpin Langsung Kebut 24 Jam: Taman hingga Lampu Penerangan dan Jaringan Internet di KNMP Sorue Dibenahi Total untuk Prabowo

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x