250 Hektar Lahan di Padangguni Akan Jadi Kawasan Tematik Durian Konawe

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST menegaskan penetapan kawasan Tematik Durian  berdasarkan SK Bupati dan RTRW untuk memastikan pembangunan tertib dan berkelanjutan.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST menegaskan penetapan kawasan Tematik Durian berdasarkan SK Bupati dan RTRW untuk memastikan pembangunan tertib dan berkelanjutan.

“Dampak multiplier-nya besar. Saat agrowisata ramai, infrastruktur pendukung akan terbangun dengan sendirinya,”

KONAWE, PERSADA KITA.ID – Kabupaten Konawe sedang mempersiapkan kejutan manis yang harum semerbak bagi pencinta durian. Sebanyak 250 hektar lahan potensial di Kecamatan Padangguni akan segera ditransformasi menjadi Kawasan Tematik “Kampung Taman Durian”, sebuah lompatan strategis dalam mewujudkan visi “Konawe Bersahaja”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., akan secara resmi mencanangkan kawasan yang mencakup 11 desa ini pada 28 Januari 2026 mendatang, memberikan landasan hukum yang kuat bagi pengembangannya. “Penetapan kawasan tematik durian ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Konawe, yang tentunya merujuk pada Tata Ruang Daerah sebagai pedoman utama. Ini adalah komitmen kami untuk membangun secara tertib, terencana, dan berkelanjutan,” tegas Bupati Yusran Akbar di Unaaha, Rabu (7/1/2026).

Penetapan ini bukanlah langkah serampangan, melainkan implementasi dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Konawe. Fokus awal pengembangan akan terpusat pada lahan percontohan seluas 25 hektar milik Kelompok Tani Giri Utama di Desa Alosika, yang akan menjadi epicentrum aktivitas dan pembelajaran.

“Tanaman durian sangat cocok di daerah dengan kontur ketinggian seperti di Padangguni. Ini potensi besar yang harus kita kelola secara serius, tidak hanya untuk ketahanan pangan tetapi juga untuk pariwisata,” ungkap Plt. Kepala Bidang Hortikultura, Suknip, SP., MP., menegaskan keseriusan pemerintah.

Baca Juga:  Disdukcapil Konawe Integrasikan Layanan Digital: Puluhan Dokumen Tuntas dalam Dua Pekan

Pencanangan nanti, rencananya acara akan dimeriahkan dengan Panen Raya Durian yang spektakuler, memamerkan tujuh varietas unggul sekaligus: Musangking, Bawor, Duri Hitam, Kane, Montong, Gepeng, plus varietas lokal unggul yang masih terjaga kelestariannya. Semua desa dalam kawasan itu diundang untuk berkontribusi memamerkan hasil panen terbaiknya.

 

Dampak ekonomi yang diincar sangat nyata. “Dengan harga durian yang bisa mencapai Rp 30.000 per kilogram, dampak ekonomi bagi petani sangat signifikan,” papar Suknip. Keyakinannya bulat, agrowisata durian ini akan menjadi mesin penggerak berkelanjutan yang meningkatkan pendapatan petani, menekan angka kemiskinan, dan menarik wisatawan.

“Dampak multiplier-nya besar. Saat agrowisata ramai, infrastruktur pendukung akan terbangun dengan sendirinya,” tambahnya penuh optimisme.

Secara teknis, petani setempat telah memulai perjalanan dengan perbanyakan tanaman secara generatif. Meski membutuhkan kesabaran selama 3 hingga 5 tahun untuk berbuah optimal, bergantung pada perawatan dan nutrisi, langkah awal ini adalah investasi jangka panjang yang menjanjikan kemakmuran.

Dengan langkah strategis ini, Pemkab Konawe tidak hanya membayangkan Padangguni sebagai sentra produksi durian semata, tetapi sebagai destinasi agrowisata baru yang lengkap—tempat di mana aroma durian matang menyatu dengan senyum sejahtera petani, mengerek perekonomian daerah, dan mewujudkan mimpi Konawe Bersahaja dalam rasa dan kenyataan. (JM/Persada Kita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan
Bupati Konawe Tutup Orientasi PPPK, Sampaikan Pesan Penting untuk Peserta
7 Daerah Waspada, Gubernur Sultra Peringatkan Kesiapan Nyata
Dinas Perikanan Konawe Latih Wanita Nelayan di KNMP Sore Jaya
Dinas Ketahanan Pangan Konawe Salurkan 21,57 Ton Beras untuk 719 Keluarga di Routa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Senin, 21 September 2026 - 14:06 WITA

Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Rabu, 2 September 2026 - 11:45 WITA

Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:03 WITA

Bupati Konawe Tutup Orientasi PPPK, Sampaikan Pesan Penting untuk Peserta

Berita Terbaru